Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network

Liputan Khusus Persaingan Kerja

Ketika Dijatuhkan Rekan Kerja, Ini Cara Agar Bisa Bangkit Kembali

Intan Kemala Sari - wolipop
Jumat, 20 Mar 2015 10:10 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Dok. Thinkstock
Jakarta -

Di era globalisasi ini, setiap orang berlomba-lomba untuk mendapatkan pekerjaan terbaik sesuai dengan minat dan keterampilan yang dimilikinya. Namun hal tersebut tidaklah mudah untuk diraih, ia harus berhadapan dengan banyak orang yang juga menginginkan posisi yang sama.

Bahkan berbagai langkah diupayakan agar jabatan tersebut bisa ditempatkannya walau dengan cara yang bisa dibilang licik dan menyalahi aturan. Jika Anda tengah mengalami hal ini, motivator Andrie Wongso turut berbagi tips agar bisa bangkit kembali saat 'dijatuhkan' oleh rekan kerja. Seperti apa?

1. Berkaca Diri
Motivator yang sering menjadi pembicara di beberapa perusahaan ternama mengatakan, ada dua kemungkinan yang terjadi saat dijatuhkan oleh lawan. Yang pertama, diri kita memang masih belum mampu untuk melakukan suatu pekerjaan seperti yang dikerjakan oleh lawan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Tetapi jangan melihat hal ini sebagai sesuatu yang menjatuhkan, anggap saja memang diri kita belum mampu. Ya sudah belajar lagi. Jangan menyalahkan orang luar karena yang rugi adalah diri kita. Berkacalah ke dalam diri kita, itu yang benar," papar Andrie saat ditemui di kantornya di Jl. KH Hasyim Ashari No. 125, Jakarta Pusat, Selasa (17/3/2015).

2. Sabar
Kemungkinan kedua adalah, diri kita benar tapi tetap disalahkan. Hal ini biasanya sering terjadi kepada karyawan baru. Pria kelahiran 6 Desember 1954 ini menyarankan untuk tetap bersabar dan menerimanya sebagai masukan dengan rendah hati. Pada kenyataannya, pekerjaan yang kita kerjakan memang dinilai oleh orang luar. Maka dari itu tak perlu frontal dalam menyikapinya.

Sebagai seorang individu, kita harus mempunyai suatu kondisi positif berupa kesabaran yang harus selalu menerima dengan lapang dada. "Jadi kalau kita salah, benar, baik, buruk, mendapat kritikan, ambil saja nilai positifnya. Terapkan ilmu itu. Nantinya orang yang 'sok' menyalahkan kita lama-lama jadi sungkan dan kita yang menang," katanya.

3. Introspeksi
Jika di dalam suatu perusahaan Anda masih berstatus sebagai karyawan baru, jika merasa dijatuhkan oleh lawan atau rekan kerja sebaiknya tidak perlu banyak bicara. Introspeksi atau mengoreksi diri dan terus bersabar sambil mengambil nilai positifnya adalah satu hal yang tepat untuk dilakukan.

"Setiap orang perlu memiliki jiwa dan hati yang besar. Dengan demikian kariernya bisa terus maju dan tidak terhambat. Jadi semuanya balik lagi dengan cara kita melihat suatu permasalahan dan menghadapinya," jelas pria yang memulai kariernya sebagai pembicara sejak tahun 1989 silam itu.

4. Tingkatkan Nilai Kepercayaan
Dapatkan nilai kepercayaan dari pimpinan melalui prestasi yang telah Anda raih. Jika ada pekerjaan yang kurang sempurna, teruslah kerjakan sampai hasilnya maksimal. Tunjukkan bahwa Anda adalah orang yang memiliki integritas tinggi hingga nantinya jika menjadi pemimpin, Anda dapat mengajarkan nilai-nilai positif kepada anak buah.

(int/aln)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Hide Ads