Ollie Salsabeela Ajak Wanita Lihat IT Bukan Sebagai Dunia 'Maskulin'
Dunia IT (information tehcnology) umumnya lebih banyak didominasi kaum pria. Namun di tengah dominasi ini, ada satu sosok wanita yang cukup menonjol di bidang yang kerap dianggap 'maskulin' ini, yaitu Ollie Salsabeela.
Penulis dan pendiri startup (perusahaan baru yang bergerak di bidang teknologi informasi dan menggunakan media internet) ini sudah menelurkan 27 buku tentang IT. Ia juga sering diajak ke berbagai konferensi serta forum internasional berkat kelihaiannya di bidang teknologi.
Dunia IT memang kerap dianggap kurang menyenangkan bagi sebagian besar wanita. Sebagai satu dari sedikit dari mereka yang bergelut dalam bidang tersebut, Ollie mengerti betul akan hal ini. Ia pun mengakui sendiri jika wanita seperti 'alergi' dan kadang mudah menyerah ketika belajar tentang IT. Menurutnya hal itu disebabkan metode pembelajaran yang terlalu 'maskulin' sehingga kurang diminati wanita.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Meski begitu, Ollie melihat kini semakin banyak wanita yang terjun di bidang ini. Menurutnya, hal tersebut dibantu oleh banyaknya gerakan serta panutan baik dari dalam maupun luar negeri. Sebagai seseorang yang memutuskan untuk menjadi salah satu role model bagi wanita yang ingin berkarier di IT, ia pun berusaha untuk memberi gambaran mengenai dunia ini. Salah satu wujud usahanya adalah dengan menjadi mentor dan kakak asuh di sebuah sekolah gratis yakni SMK Itaco Bekasi.
"Saya mendorong agar mereka mengerti dunia IT nggak seperti dunia kelam. Jadi kita kasih lihat dalamnya asyik loh. Coding tidak menakutkan," tambah Ollie.
Meski sering menjadi satu-satunya wanita di tempat kerja, Ollie tidak pernah merasa risih. Ia mengaku sudah terbiasa berkumpul dengan pria sejak di bangku kuliah. Wanita berhijab itu juga mengaku tidak pernah mengalami pelecehan. Menurutnya pria-pria dalam dunia tersebut kebanyakan adalah geekie sehingga mungkin tidak tertarik berlaku seperti itu.
Berbeda ketika harus menghadiri acara internasional, ia mengaku sering mendapat 'perhatian' karena mengenakan kerudung. Namun hal itu tidak menjadi hambatan. Bahkan Ollie mengaku dia menikmati jadi pusat atensi.
Selain sering diundang menjadi pembicara di forum internasional, Ollie juga pernah diajak mengikuti sebuah workshop wirausahawan. Pengalaman itu, ia anggap sebagai sebuah peristiwa yang mengubah hidupnya. Karena di situ, ia diberi bekal mengenai cara mengenal diri sendiri.
"Salah satu pengalaman spiritual ya kalau bisa dibilang. Aku diundang ke Amerika untuk tiga minggu di Washington, New York, Portland, Texas. Ada 20 entrepreneur yang diajak. Aku di situ diarahkan kalau sebelum bisnis kita harus kenal diri sendiri," ujar Ollie.
(ami/hst)










































