Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network

Memulai Bisnis Modal Minim

Bisakah Mulai Usaha dengan Rp 0? Wanita Ini Buktikan Bisa Melakukannya

Eny Kartikawati - wolipop
Jumat, 23 Jan 2015 16:26 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Foto: Dok. Pribadi
Jakarta -

Risti Hendradi bersama tiga temannya membuktikan mendirikan usaha bisa dimulai tanpa modal uang sedikitpun. Mereka membangun Brainue Strategic Visual yang bergerak di bidang visual branding agency hanya dengan modal laptop pribadi.

Perusahaan yang berkantor di kawasan Lebak Bulus, Jakarta Selatan itu dirintis Risti dan tiga temannya, Rizky Gumilar, Robert Thenu dan Satria Rangga Cipta, pada September 2008. Saat itu dia kebetulan sedang tidak bekerja setelah keluar dari pekerjaan lamanya. Empat orang tersebut memulai usaha dengan mengerjakan sebuah proyek desain untuk salah satu perusahan produk nutrisi untuk ibu hamil dan menyusui serta anak-anak.

Pekerjaan pertama itu dikerjakan Risti dan kawan-kawan dengan bermodalkan laptop pribadi masing-masing. "Bisa dibilang kita mulai dengan nol rupiah. Jadi apa yang kita punya dipakai dulu," ujar wanita 33 tahun lulusan Fakultas Sosiologi Universitas Indonesia itu saat diwawancara Wolipop pada Selasa (20/1/2015).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Risti menceritakan saat itu proyek desain pertama yang dikerjakan oleh timnya belum di bawah nama PT Brainue Citta Samitra. Barulah setelah mendapat bayaran dari pekerjaan tersebut, uangnya digunakan untuk mendaftarkan nama perusahaan dan membeli perlengkapan kantor.

"Kita patungan uang yang didapat dari project itu untuk beli komputer, meja dan kursi kantor, jumlahnya masing-masing satu untuk satu orang," kenang Risti yang setelah perusahaannya mulai mendapat banyak proyek desain mulai merekrut seorang karyawan untuk menjadi desainer dan seorang office boy.

Kini Brainue sudah berjalan kurang lebih enam tahun. Risti dan tiga temannya pastinya jatuh bangun untuk membuat perusahaan mereka terus berputar. Sebagai orang yang berbisnis di industri kreatif perjuangan yang harus dijalaninya adalah memperkenalkan perusahaannya dari pintu ke pintu.

"Kita datang ke calon klien, menawarkan door by door. Ngajak mereka ketemuan. Kalau belum tertarik nggak apa-apa," ujarnya mengingat bagaimana usahanya dulu pada 2009 hingga 2011 berusaha mempromosikan perusahaannya.

Risti dan tiga temannya di Brainue pada akhirnya bisa memetik buah kerja keras mereka kini. Bermula dari memulai usaha hanya dengan uang Rp 0, kini perusahaanya sukses meningkatkan penjualan hingga 24 kali lipat dari pendapatan mereka di tahun pertama berdiri. Karyawan yang tadinya juga hanya dua orang pada 2014 ini bertambah hingga menjadi 13 orang.

Usaha yang dijalani Risti dan teman-temannya ini bukan berarti dijalani tanpa rintangan. Pada 2011-2012, ibu dua anak itu merasa perusahaannya tidak berkembang pertumbuhan omzetnya. Saat itu dia hampir saja menyerah. Namun kemudian dia yakin Yang Maha Kuasa membantunya memberikan jalan keluar.

Pada 2012, Risti memutuskan melanjutkan sekolah menempuh pendidikan S-2 di Prasetiya Mulya Business School jurusan manajemen bisnis. Rupanya selama kuliah yang didapatnya bukan hanya ilmu tapi juga klien potensial. Melalui perluasan koneksi, saat ini klien-klien dari Brainue di antaranya, AQUA, Mizone, Sari Husada, Ceres, DuPont, Heinz ABC, Indolakto serta Pertamina.

Bagi wanita berhijab ini apa yang dicapai perusahaannya bisa didapat karena kerja keras dia dan timnya. Menurutnya yang juga penting ketika memulai bisnis dari nol seperti perusahaannya adalah pelakunya harus yakin dengan produk mereka.

"Produk itu nomor satu. Kita harus yakin produk kita bagus. Dari mana bisa yakin? Kalau industri kreatif kayak perusahaan aku, bisa dibandingkan dengan kompetitor. Kalau makanan atau pakaian, bisa dites dulu ke teman-teman," ujarnya.

Yang menurut Risti juga penting dalam merintis sebuah bisnis adalah pelakunya harus berani mengambil risiko dan tidak mudah menyerah. Ketika misalnya mendapatkan rintangan atau usahanya stagnan, lakukan evaluasi dan cari solusinya.

(eny/fer)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Artikel Fokus Selanjutnya
Artikel Terkait
Detiknetwork
Hide Ads