5 Tanda Anda Terancam Dipecat dari Perusahaan
wolipop
Senin, 20 Okt 2014 17:12 WIB
Jakarta
-
Perjalanan karir memang tak bisa selama mulus. Ada saja tatangan, kesulitan, atau peristiwa yang membuat kehidupan kerja Anda 'lebih berwarna'. Mungkin salah satu hal yang paling tak bisa dilupakan seorang karyawan adalah ketika Ia merasa akan dipecat. Rasa takut, khawatir, bingung, serta rendah diri pun pasti dialaminya.
Kekhawatiran akan dikeluarkan dari perusahaan umumnya bukan tanpa alasan. Ketakutan itu dipicu oleh berbagai hal, mulai dari terjadinya kesalahan fatal sampai perusahaan akan bangkrut. Lalu apa tanda-tanda yang semakin meyakinkan bahwa seorang pekerja akan dipecat? Simak lima tandanya yang dikutip dari situs BBC berikut ini:
1. Lowongan Diiklankan
Salah satu tanda paling jelas jika Anda terancam dipecat adalah beredarnya iklan lowongan kerja dengan posisi yang sedang Anda tempati sekarang. Kemungkinan adanya penambahan karyawan memang mungkin terjadi namun apakah mungkin Anda tak mengetahui informasi ini? Terlebih jika sebelumnya sudah ada pembicaraan yang bernada kurang positif terhadap performa kerja.
Ketika hal ini terjadi sebaiknya, jangan dulu berkecil hati dan merasa rendah diri. Tanyakan terlebih dahulu tentang iklan lowongan itu pada atasan atau manager. Minta mereka bersikap jujur dengan dalih supaya Anda bisa bersiap-siap mencari kerja baru jika benar akan dikeluarkan dari perusahaan.
2. Tugas Mulai Berkurang
Sebagian pekerja curiga akan segera dipecat ketika tugas harian mereka perlahan mulai berkurang. Atau mulai diperintah untuk mengajarkan tugas kepada rekan lainnya. Dua hal ini memang merupakan pertanda kuat bahwa karyawan tersebut tidak akan dipertahankan atau akan dipindahkan.
Namun jangan dulu berpikir negatif. Bisa saja bos menyuruh Anda untuk membagi ilmu kepada rekan sehingga tak kewalahan ketika nanti Anda cuti panjang. Atau bos Anda memang pemimpin Anda belum menjadi atasan yang berpengalaman. "Para atasan yang memiliki ke tim yang baik tak akan menyuruh bawahannya mengajarkan tugas ke rekannya yang tidak memiliki potensi di bidang itu," s
3. Tidak Diundang Meeting Penting
Umumnya setiap karyawan dilibatkan dalam setiap pertemuan divisi yang bermaksud membedah sebuah persoalan atau pengambilan keputusan penting. Jika kehadiran Anda dalam meeting-meeting tidak lagi dianggap diperhatikan, ada baiknya agar Anda segera berjaga-jaga. Jika ingin mengetahui situasi yang sebenarnya, ada baiknya bicara pada manajer tentang apa yang tengah terjadi. Tanyakan apa yang bisa Anda lakukan jika memang telah terjadi kesalahan yang tidak Anda sadari.
4. Atasan Bersikap Aneh
Tak sedikit dari karyawan yang kemudian dipecat merasa para kolega mendadak bersikap aneh serta dingin. Sikap tersebut umumnya dilakukan oleh atasan. Untuk menganalisasi sikap ini ada dua cara yang bisa dilakukan, yakni dengan bertanya langsung atau membaca bahasa tubuh. Amati ketika mereka berjalan, berbicara, melihat, serta memberi perhatikan kepada Anda.
5. Sering Meeting Pribadi
Salah satu hal yang paling bisa diandalkan sebagai tanda seorang karyawan akan dipecat adalah Ia sering dipanggil secara pribadi. Terlebih jika pertemuan tersebut kesannya formal dan rahasia dengan melibatkan atasan dan pihak HRD serta dilakukan dengan di ruang tertutup. Di saat seperti ini, memang wajar jika Anda mendadak merasa kecewa, rendah diri, atau marah. Namun cobalah tetap bersikap positif dengan mengingat hal-hal baik dan pengembangan potensi yang pernah didapat selama bekerja di sana.
(ami/eny)
Kekhawatiran akan dikeluarkan dari perusahaan umumnya bukan tanpa alasan. Ketakutan itu dipicu oleh berbagai hal, mulai dari terjadinya kesalahan fatal sampai perusahaan akan bangkrut. Lalu apa tanda-tanda yang semakin meyakinkan bahwa seorang pekerja akan dipecat? Simak lima tandanya yang dikutip dari situs BBC berikut ini:
1. Lowongan Diiklankan
Salah satu tanda paling jelas jika Anda terancam dipecat adalah beredarnya iklan lowongan kerja dengan posisi yang sedang Anda tempati sekarang. Kemungkinan adanya penambahan karyawan memang mungkin terjadi namun apakah mungkin Anda tak mengetahui informasi ini? Terlebih jika sebelumnya sudah ada pembicaraan yang bernada kurang positif terhadap performa kerja.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
2. Tugas Mulai Berkurang
Sebagian pekerja curiga akan segera dipecat ketika tugas harian mereka perlahan mulai berkurang. Atau mulai diperintah untuk mengajarkan tugas kepada rekan lainnya. Dua hal ini memang merupakan pertanda kuat bahwa karyawan tersebut tidak akan dipertahankan atau akan dipindahkan.
Namun jangan dulu berpikir negatif. Bisa saja bos menyuruh Anda untuk membagi ilmu kepada rekan sehingga tak kewalahan ketika nanti Anda cuti panjang. Atau bos Anda memang pemimpin Anda belum menjadi atasan yang berpengalaman. "Para atasan yang memiliki ke tim yang baik tak akan menyuruh bawahannya mengajarkan tugas ke rekannya yang tidak memiliki potensi di bidang itu," s
3. Tidak Diundang Meeting Penting
Umumnya setiap karyawan dilibatkan dalam setiap pertemuan divisi yang bermaksud membedah sebuah persoalan atau pengambilan keputusan penting. Jika kehadiran Anda dalam meeting-meeting tidak lagi dianggap diperhatikan, ada baiknya agar Anda segera berjaga-jaga. Jika ingin mengetahui situasi yang sebenarnya, ada baiknya bicara pada manajer tentang apa yang tengah terjadi. Tanyakan apa yang bisa Anda lakukan jika memang telah terjadi kesalahan yang tidak Anda sadari.
4. Atasan Bersikap Aneh
Tak sedikit dari karyawan yang kemudian dipecat merasa para kolega mendadak bersikap aneh serta dingin. Sikap tersebut umumnya dilakukan oleh atasan. Untuk menganalisasi sikap ini ada dua cara yang bisa dilakukan, yakni dengan bertanya langsung atau membaca bahasa tubuh. Amati ketika mereka berjalan, berbicara, melihat, serta memberi perhatikan kepada Anda.
5. Sering Meeting Pribadi
Salah satu hal yang paling bisa diandalkan sebagai tanda seorang karyawan akan dipecat adalah Ia sering dipanggil secara pribadi. Terlebih jika pertemuan tersebut kesannya formal dan rahasia dengan melibatkan atasan dan pihak HRD serta dilakukan dengan di ruang tertutup. Di saat seperti ini, memang wajar jika Anda mendadak merasa kecewa, rendah diri, atau marah. Namun cobalah tetap bersikap positif dengan mengingat hal-hal baik dan pengembangan potensi yang pernah didapat selama bekerja di sana.
(ami/eny)
Elektronik & Gadget
Rumah Lebih Nyaman & Bersih Tanpa Ribet? Ini 3 Produk Andalan yang Wajib Kamu Punya!
Fashion
Pilihan Flat Shoes Wanita Ini Nyaman Dipakai Seharian! Cocok untuk Hangout, Bahkan Dipakai Kerja
Fashion
Kemeja Wanita Ini Bisa Dipakai di Berbagai Suasana, Cek Produknya untuk Lengkapi Fashion Tahun Barumu!
Hobbies & Activities
Ini 5 Alasan Kenapa Kamu Harus Punya Sonix Incline Treadmill STR01 di Rumah!
Artikel Terkait
ARTIKEL LAINNYA
7 Keuntungan Menjadi Perawat Home Care Dibanding Perawat Rumah Sakit
Mengenal Manfaat Lanyard Id Card dan Rekomendasi Tempat Memesannya
Motivasi Kerja Mulai Pudar? Bangkitkan Lagi dengan 5 Langkah Ini
Mooryati Soedibyo, Pionir Jamu dan Kosmetik Tradisional di Indonesia
Petinju Wanita Nangis Setelah Dipukul 278 Kali, Netizen Salut Semangatnya
Most Popular
1
First Lady Muslim New York Tampil Memukau, Pakai Coat dari Desainer Palestina
2
Kisah Aktris Korea yang Wajahnya Hancur karena Oplas, Kini Jadi Begini
3
Cantiknya Lisa Blackpink Bangun Tidur, Pamer Wajah Polos Jelang Tahun Baru
4
Daddoa YouTuber KBeauty Meninggal di Usia 29, Pernah Curhat Soal Bullying
5
Awal Tahun, Saatnya Berubah: 7 Resolusi Skincare 2026 yang Bikin Glowing
MOST COMMENTED











































