4 Hal yang Sebaiknya Dihindari dalam Menulis Lamaran Kerja
Masih belum dapat panggilan kerja? Perhatikan lagi CV dan lamaran yang sering Anda kirimkan. Jangan-jangan ada kesalahan dalam tata bahasanya yang membuat pihak HRD jadi tak tertarik untuk memanggil Anda.
Walau tidak dilakukan dengan sengaja, tulisan dengan kalimat yang kurang jelas dan berkesan negatif biasanya tidak dipilih para pencari karyawan. Mereka akan berpikir bahwa orang tersebut tidak memiliki kemampuan bahasa yang mumpuni atau kurang cerdas. Inilah beberapa hal yang harus dihindari dalam menulis lamaran kerja yang dikutip dari situs BBC:
1. Terkesan Sombong
Dalam CV atau surat lamaran, 'mengiklankan' diri adalah hal yang wajar. Namun usahakan jangan sampai menyatakan bahwa Anda bisa mengerjakan semua hal. Meski pun memang Anda cukup memiliki cukup banyak kemampuan, hindari untuk terkesan sombong. Memfokuskan keahlian pada satu bidang justru akan memperlihatkan bahwa Anda seseorang yang professional.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bagi Anda yang memiliki banyak pengalaman atau pendidikan informal, tak perlu menuliskan semuanya dalam CV atau lamaran. Begitu juga dengan tugas-tugas yang pernah dikerjakan ketika magang atau pada pekerjaan sebelumnya. Cantumkan saja beberapa yang paling penting dan paling terkait dengan bidang yang tengah atau akan digeluti.
3. Bahasa Sulit Dipahami
Ketika menuliskan permohonan kerja pada lamaran atau ringkasan riwayat hidup pada CV, pastikan bahwa kalimatnya jelas dan mudah dipahami. Karena tak jarang dari para pelamar yang ingin membuat pihak HRD terkesan dengan menggunakan bahasa yang tinggi namun menjadi kurang dimengerti. Anda juga bisa menghindari timbulnya kesalahan dengan tidak memaksakan menulisnya dengan bahasa asing yang sebenarnya kurang dipahami.
4. Tata Bahasa yang Kuno dan Membosankan
Menggunakan tata bahasa yang formal dan sopan memang kewajiban ketika menulis surat lamaran. Namun ada baiknya agar Anda memilih cara penyampaian yang tidak terlalu kaku dan lebih atraktif. Untuk menilai apakah tulisan sudah cukup baik, Anda bisa mencoba menbacakannya dengan bersuara. Jika masih belum bisa memastikan apakah kalimat-kalimat itu sudah enak dibaca, Anda bisa menyuruh beberapa orang mendengarkan lamaran tersebut kemudian meminta penilaian mereka.
(ami/eny)
Kesehatan
Jangan Tunggu Sakit! Sekarang Cek Gula Darah & Kolesterol Bisa dari Rumah dengan Cara Praktis Ini
Kesehatan
Ternyata Ini Rahasia Recovery Otot Setelah Workout! Whey Protein Jadi Solusinya
Kesehatan
Jalani Puasa Tetap Kuat Meski Aktivitas Padat! Ini Rahasia Jaga Imun Selama Ramadan
Pakaian Pria
Sambut Lebaran Lebih Berkelas & Mewah dengan Sepatu Kulit Pria Blake Brogues Black - Nappa Milano!
7 Keuntungan Menjadi Perawat Home Care Dibanding Perawat Rumah Sakit
Mengenal Manfaat Lanyard Id Card dan Rekomendasi Tempat Memesannya
Motivasi Kerja Mulai Pudar? Bangkitkan Lagi dengan 5 Langkah Ini
Mooryati Soedibyo, Pionir Jamu dan Kosmetik Tradisional di Indonesia
Petinju Wanita Nangis Setelah Dipukul 278 Kali, Netizen Salut Semangatnya
Most Pop Sepekan: Permintaan Gubernur Terkaya di Indonesia Saat Pesan Kebaya
Maddox Kini Tinggalkan Nama Belakang Brad Pitt, Ikut Jejak Adik-adik
Viral YouTuber Merasa Dirinya Jelek, Kini Kisah Cintanya Bikin Iri Netizen
Gaya Dramatis Demi Moore di Milan Fashion Week, Tak Dikenali dengan Rambut Bob











































