Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network

Alasan Selebgram Hijab Hapus Komentar Haters: Rusak Mood Hingga Picu Konflik

wolipop
Rabu, 04 Jun 2014 12:36 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Dok. Instagram
Jakarta -

Tidak menutup kemungkinan apa yang Anda lakukan menimbulkan pro dan kontra. Hal tersebut sering dialami oleh selebriti maupun orang-orang yang populer di dunia maya. Selebriti Instagram (selebgram) termasuk orang yang populer di jejaring sosial.

Biasanya mereka memiliki banyak followers atau pengagum tapi juga diikuti oleh sekelompok orang yang kontra, biasa disebut haters. Saat Wolipop bertemu dengan beberapa selebgram di acara silaturahmi hijabers akhir Mei lalu, mereka sedikit bercerita mengenai haters.

Semua selebgram serta fashion blogger berhijab yang ditemui Wolipop kala itu mengatakan tidak terlalu ambil pusing mengenai komentar haters. Mereka biasanya langsung menghapus komentar serta memblokir akun haters. Apa yang membuat para selebgram harus menghapus komentar tersebut? Ini alasannya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

1. Merusak Mood
Salah satu penyebab para selebgram menghapus komentar haters karena merusak mood mereka. Fashion blogger sekaligus selebgram asal Malaysia, Shea Rasol, mengatakan bahwa komentar tersebut merusak mood-nya. Untuk mengembalikan mood yang buruk, Shea harus menghapus serta memblokir akun haters.

"Saya block kalau di Instagram setelah di-delete. Komen itu kan bikin mood jelek. Bagi saya haters itu hanya cari kesalahan, dia kurang kerjaan, didikan, dan membayangkan haters buat blogging jadi tak fun," tutur Shea ketika berbincang dengan Wolipop di Senayan City, Jakarta Pusat.

2. Membuat Marah
Terkadang komentar haters bisa menyakiti hati seseorang. Beberapa selebgram mengaku merasa sakit hati ketika komentar haters sudah menyinggung keluarga. Menurut mereka, haters boleh menjelek-jelekkan dirinya tapi tidak perlu membawa keluarga. Hal itu dialami oleh selebgram yang dikenal dengan gaya nyentriknya, Rizky Amelia atau yang kerap disapa Iymel.

"Mereka terkadang bawa dalil, ayat, tapi kalau lihat orangnya yaelah nggak kerudungan, anak SMA, kadang ketawa sendiri. Tapi kalau sudah bawa keluarga menyakitkan sih kayak waktu itu aku posting foto kecil sama keluarga terus dimasukin lagi ke akunnya haters buat jadi bahan bully-an, itu aku marah," cerita Iymel kepada Wolipop.

Selain Iymel, fashion blogger dan selebgram asal Malaysia, Nadila Sabrina, juga mengatakan hal serupa. Sabrina mengatakan pernah ada komentar haters mengenai buah hatinya yang meninggal 12 jam setelah ia melahirkan.

Putra pertamanya yang diberinama 'Jibril' itu kemudian menjadi bahan bullying haters di dunia maya. Hal tersebut membuat Sabrina sedih dan murka. Bahkan tidak hanya Sabrina, suaminya pun ikut membalas komentar haters tersebut karena merasa tersinggung. Setelahnya ia segera menghapus komentar tersebut.

"Waktu itu ada menyentuh nama anak saya, orang pada ramai bicarakan, ada yang bilang anak kamu tak layak untuk hidup karena nama dia terlalu tinggi. Itu buat saya dan suami marah, suami langsung reply panjang. Mereka senang cari sensasi yang menyinggung orang lain," ujar Sabrina.

3. Memicu Komentar Lain
Meskipun komentar negatif dilontarkan oleh orang lain tapi bila didiamkan bisa membuat Anda berdosa. Mengapa? Menurut selebgram cantik, Zahratul Jannah, komentar haters bisa memicu konflik antar followers. Terkadang komentar negatif tersebut akan menimbulkan perdebatan dengan followers yang pro terhadap Anda. Itu sama saja menciptakan forum untuk saling menjelekkan dan dalam Islam tidak diperbolehkan.

Oleh karena itu, Zahra menyarankan agar menghapus komentar yang memicu perdebatan. "Ada yang bilang komen jelek dihapus, yang bagus tidak. Saya bukan nggak mau komen jelek di situ tapi setiap komen jelek pasti terjadi perdebatan di foto itu. Menciptkaan suatu forum yang menjadi tempat perdebatan seperti itu kita dosa juga. Sebaiknya memang dihapus, kita bijak saja sih menghadapinya," tutup wanita 31 tahun itu.

(aln/aln)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Artikel Fokus Selanjutnya
Artikel Terkait
Detiknetwork
Hide Ads