4 Alasan Pentingnya Liburan Saat Sudah Jenuh Bekerja
wolipop
Selasa, 06 Mei 2014 17:42 WIB
Jakarta
-
Dengan banyaknya tekanan dan tumpukan pekerjaan, tak sedikit karyawan yang dilanda stres dan merasa butuh hiburan. Cara paling cepat dan mudah untuk menghibur diri sejenak mungkin adalah dengan pergi berbelanja atau mengunjungi tempat karaoker bersama teman. Kegiatan tersebut bisa saja melepas sedikit rasa lelah atau kesal Anda.
Namun pernahkan Anda merasa masih belum puas dan butuh refreshing yang lebih lama? Mungkin itulah saatnya Anda butuh cuti liburan dengan jangka waktu yang cukup panjang. Dengan berwisata setidaknya satu minggu, rasa segar bahkan semangat kerja bisa Anda dapatkan kembali. Berikut adalah alasan-alasan lainnya yang bisa menguatkan tekad Anda untuk segara liburan:
1. Otak Butuh Istirahat
Setiap hari dipakai untuk berpikir, otak pasti merasa lelah. Terlebih jika Anda bekerja pada bidang-bidang yang membutuhkan kreatifitas dan pemecahan masalah. Dikutip dari situs CNN, penelitian telah menunjukkan bahwa produktivitas seseorang mencapai batasnya ketika Ia sudah bekerja antara 35 sampai 50 jam seminggu. Riset lain juga menyebutkan bahwa menjauhi masalah secara fisik dan jarak malah bisa memunculkan solusi-solusi peyelesaian yang lebih kreatif.
2. Demi Kesehatan
Terlalu hanyut sampai terbawa stress berlebihan dalam pekerjaan juga bisa sebabkan gangguan kesehatan. Banyak studi yang telah membuktikannya. Sebuah riset juga menemukan bahwa wanita yang mengambil setidaknya dua kali liburan dalam satu tahun lebih terhindari dari rasa depresi dan memiliki hubungan pernikahan yang lebih memuaskan.
3. Waktu untuk Keluarga
Bagi Anda yang telah bersuami dan memiliki anak, membawa mereka pada saat liburan adalah sebuah keharusan bukan? Bahkan sebagian orang turut serta melibatkan anggota keluarga lainnya seperti orang tua, nenek-kakek, atau sepupu saat berekreasi. Hal tersebut memang sangat bermanfaat untuk menjaga hubungan keluarga. Dalam sebuah survei, ditemukan bahwa 97% orang tua membagikan hal baru mengenai diri mereka saat berlibur bersama anak-anak. Studi lain juga menyebutkan 54% orang tua mengatakan keluarga menjadi lebih akrab dan lebih menyayangi satu sama lain setelahnya.
Jika pekerjaan sedang menumpuk dan tidak bisa ditinggalkan, mungkin Anda bisa menunda liburan dan memulihkan kondisi tubuh dengan cara memiliki istirahat yang berkualiatas. Dengan tidur yang cukup dan diimbangi dengan pola hidup yang sehat setiap harinya, stress dan penyakit akibat pekerjaan akan bisa dihindarkan.
(ami/eny)
Namun pernahkan Anda merasa masih belum puas dan butuh refreshing yang lebih lama? Mungkin itulah saatnya Anda butuh cuti liburan dengan jangka waktu yang cukup panjang. Dengan berwisata setidaknya satu minggu, rasa segar bahkan semangat kerja bisa Anda dapatkan kembali. Berikut adalah alasan-alasan lainnya yang bisa menguatkan tekad Anda untuk segara liburan:
1. Otak Butuh Istirahat
Setiap hari dipakai untuk berpikir, otak pasti merasa lelah. Terlebih jika Anda bekerja pada bidang-bidang yang membutuhkan kreatifitas dan pemecahan masalah. Dikutip dari situs CNN, penelitian telah menunjukkan bahwa produktivitas seseorang mencapai batasnya ketika Ia sudah bekerja antara 35 sampai 50 jam seminggu. Riset lain juga menyebutkan bahwa menjauhi masalah secara fisik dan jarak malah bisa memunculkan solusi-solusi peyelesaian yang lebih kreatif.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Terlalu hanyut sampai terbawa stress berlebihan dalam pekerjaan juga bisa sebabkan gangguan kesehatan. Banyak studi yang telah membuktikannya. Sebuah riset juga menemukan bahwa wanita yang mengambil setidaknya dua kali liburan dalam satu tahun lebih terhindari dari rasa depresi dan memiliki hubungan pernikahan yang lebih memuaskan.
3. Waktu untuk Keluarga
Bagi Anda yang telah bersuami dan memiliki anak, membawa mereka pada saat liburan adalah sebuah keharusan bukan? Bahkan sebagian orang turut serta melibatkan anggota keluarga lainnya seperti orang tua, nenek-kakek, atau sepupu saat berekreasi. Hal tersebut memang sangat bermanfaat untuk menjaga hubungan keluarga. Dalam sebuah survei, ditemukan bahwa 97% orang tua membagikan hal baru mengenai diri mereka saat berlibur bersama anak-anak. Studi lain juga menyebutkan 54% orang tua mengatakan keluarga menjadi lebih akrab dan lebih menyayangi satu sama lain setelahnya.
Jika pekerjaan sedang menumpuk dan tidak bisa ditinggalkan, mungkin Anda bisa menunda liburan dan memulihkan kondisi tubuh dengan cara memiliki istirahat yang berkualiatas. Dengan tidur yang cukup dan diimbangi dengan pola hidup yang sehat setiap harinya, stress dan penyakit akibat pekerjaan akan bisa dihindarkan.
(ami/eny)
Pakaian Wanita
Tren Gamis Bini Orang Viral! 3 Rekomendasi Cantik yang Banyak Dilirik untuk Lebaran 2026
Home & Living
Rekomendasi Pisau Dapur Multifungsi! Tajam dan Praktis untuk Masak Menu Sehari-hari
Perawatan dan Kecantikan
Bibir Lembab dan Terlindungi dengan 3 Lip Balm SPF yang Wajib Ada di Tas Kamu!
Elektronik & Gadget
Lebaran Makin Seru dengan KiiP Wireless Y8 Bluetooth Portable Karaoke yang Bikin Suasana Bareng Keluarga Jadi Hidup!
Artikel Terkait
ARTIKEL LAINNYA
7 Keuntungan Menjadi Perawat Home Care Dibanding Perawat Rumah Sakit
Mengenal Manfaat Lanyard Id Card dan Rekomendasi Tempat Memesannya
Motivasi Kerja Mulai Pudar? Bangkitkan Lagi dengan 5 Langkah Ini
Mooryati Soedibyo, Pionir Jamu dan Kosmetik Tradisional di Indonesia
Petinju Wanita Nangis Setelah Dipukul 278 Kali, Netizen Salut Semangatnya
Most Popular
1
Goddess Beauty, Jun Ji Hyun Tebar Pesona Anggun di Paris Fashion Week 2026
2
Tampil Sederhana, Pekerjaan Wanita Ini Ternyata Bikin Kaget
3
Potret Vanesha Prescilla Umrah, Tampil Beda Dengan Hijab & Cadar
4
Morning Shed, Beauty Hack Viral TikTok Pakai Lem Mulut & Chin Strap saat Tidur
5
Foto: Margot Robbie Pamer Rambut Bob Pendek di Paris Fashion Week
MOST COMMENTED











































