Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network

5 Tips Seimbangkan Pekerjaan dan Kehidupan Keluarga

wolipop
Selasa, 29 Apr 2014 07:03 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Dok. Thinkstock
Jakarta - Wanita yang bekerja kantoran kerap dipusingkan ketika harus memilih antara karir dan keluarga. Kebanyakan dari mereka akhirnya mengorbankan pekerjaan dan memilih mengurus rumah tangga ketika kewalahan mengurus keduanya. Sebenarnya, keseimbangan antara karir dan keluarga bisa diusahakan. Meski tetap harus ada beberapa aspek yang dikorban, jika tahu caranya Anda tetap dapat menjalankan peran ibu rumah tangga dan wanita karir secara bersamaan. Berikut adalah lima caranya yang bisa Anda lakukan dikutip dari situs BBC:

1. Fokus Pada Yang Lebih Penting
Pertama buanglah jauh-jauh anggapan bahwa Anda bisa mengurus segalanya secara sempurna. Jika belum memiliki rencana pengaturan yang matang, bisa-bisa Anda berujung kecewakan kedua belah pihak. Coba pikirkan terlebih dulu, mana bidang yang paling Anda kuasai. Tak ada salahnya ketika Anda akhirnya memilih karir namun jangan lupa untuk mendiskusikan hal ini dengan pasangan untuk menghindari terjadinya persilihan. Mintalah bantuan orang tua atau pekerjakan pembantu rumah tangga untuk urusi rumah selama Anda bekerja.

2. Tentukan Batasan
Sebagai seorang istri dan ibu, tak jarang keluarga kerap merasa tersisihkan ketika Anda harus mengurus masalah pekerjaan ketika tengah menghabiskan waktu dengan mereka. Sebaiknya, atur batasan dimana Anda bisa terima telfon atau email dari kantor sehingga waktu bersama keluarga juga bisa lebih dinikmati. Bicarakan dengan rekan mengenai masalah ini agar mereka juga bisa mengerti dan menyesuaikan. Jika memang harus tangani urusan kerja, mintalah ijin keluarga agar mereka merasa dihargai.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

3. Atur Porsi Kerja
Ketika tugas kantor dan rumah tangga sudah mulai membuat kewalahan, ada baiknya untuk mengurangi porsi salah satunya. Bila Anda memilih untuk memprioritaskan keluarga, kurangilah jam kerja. Negosiasikan dengan rekan dan atasan untuk membagi tugas agar waktu Anda tidak habis untuk urusi karir. Jika bisa, ajukan agar kerja Anda bisa dijadikan kerja part time.

4. Cari Tempat Kerja Yang Lebih Fleksibel
Kantor tidak bisa membantu Anda seimbangkan kerja dan keluarga? Mungkin jalan terbaiknya adalah resign dan mencari karir baru yang lebih fleksibel. Bila Anda tertarik dalam berwirausaha, hal tersebut juga bisa dipertimbangkan. Banyak ibu rumah tangga yang mengembangkan hobi menjadi usaha yang menjanjikan namun tetap bisa bekerja di rumah dan urus rumah tangga.

5. Pekerjakan Asisten
Jika Anda termasuk wanita sibuk dengan jabatan karir yang tinggi, tak ada salahnya untuk mempekerjakan seorang asisten pribadi. Asisten tersebut akan membantu Anda dalam mengatur jadwal pekerjaan dan keluarga secara lebih profesional. Ketika Anda sibuk bekerja, asisten dapat merencanakan jadwal liburan dengan keluarga dan pertemuan kantor penting supaya tak saling bertabrakan.

(ami/eny)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Artikel Fokus Selanjutnya
Artikel Terkait
Detiknetwork
Hide Ads