5 Cara Hadapi Perilaku Bos yang Kurang Menyenangkan
Sebagian dari Anda mungkin tengah dipusingkan dengan masalah pekerjaan saat ini. Ada yang mengeluhkan tumpukan tugas yang menyiksa, ada juga yang bermasalah dengan pilihan jalan karirnya. Namun bagaimana jika masalah terletak bukan pada pekerjaan tapi pada bos atau atasan? Atasan memang memiliki pengaruh yang cukup besar terhadap performa kerja. Entah bos Anda adalah orang yang kurang sopan, tidak pengertian, atau terlalu 'bossy'. Hal-hal ini bisa menggangu performa kerja dan membuat suasana kantor menjadi tak nyaman. Jika Anda tengah mengalami hal seperti ini dan sudah tak tahan lagi, inilah lima cara menghapinya:
1. Diskusikan dengan Manager
Ketika tingkah bos sudah membuat Anda dan karyawan lainnya tidak tahan, Anda punya hak untuk mengutarakan keluhan. Jangan hanya membicarakannya dengan rekan-rekan kerja, diskusikan juga dengan manajer agar bisa segera ditemukan solusinya. Sebagai pemimpin tim, Ia wajib membantu menangani masalah seperti ini. Jika tak berani untuk pergi sendiri, ajak juga rekan-rekan yang merasakan hal yang sama untuk menghadap bersama sehingga opini bisa lebih didengar. Jangan lupa untuk mendiskusikan masalah secara baik-baik dan tidak agresif.
2. Minta Bantuan Mantan Atasannya
Mengadu dan meminta solusi kepada manajer tak selalu berjalan mulus. Sebagai bawahan, terkadang tak banyak yang bisa dilakukan seorang manajer. Ketika hal ini terjadi, langkah selanjutnya yang bisa Anda ambil adalah dengan meminta bantuan mantan atasan. Hal ini dilakukan agar ia bisa menyadarkan dan memberi masukan kepada juniornya tersebut. Dikutip dari situs BBC, trik ini bisa berhasil karena ada kemungkinan bos Anda akan mendengarkan saran dari mantan atasannya. Ia juga bisa meminta bagian HRD untuk memberikan pelatihan khusus pada atasan yang mungkin masih belajar bagaimana menjadi bos yang baik.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jika sudah tidak kuat atau malah memicu perselisihan, ada baiknya Anda minta untuk dipindahkan. Utarakan kepada bagian HRD bahwa Anda ingin tetap memberikan kontribusi pada perusahan, namun di bidang atau bagian yang berbeda. Dengan begini, Anda tak lagi berada di bawah kepemimpinan bos yang menyiksa.
4. Coba Untuk Tetap Sabar
Kunci utama dalam menghadapi persoalan seperti ini adalah untuk tetap tenang dan bersabar. Usahakan tidak terlalu terbawa emosi yang bisa berujung penyesalan di kemudian hari. Jangan karena masalah yang sebenarnya bisa diselesaikan secara baik-baik, Anda jadi kehilangan mata pencaharian dan dicap negatif oleh perusahaan.
5. Ambil Hikmahnya
Jika tidak ada yang bisa Anda lakukan, cobalah berusaha mensyukuri dan mengambil hikmah dari kejadian ini, Mempunyai pengalaman memiliki atasan yang kurang menyenangkan membuat Anda bisa lebih menghargai atasan Anda yang bersifat lebih baik. Pengalaman tersebut bisa dijadikan pelajaran agar Anda tidak berperilaku seperti dia ketika suatu hari Anda berada di posisi yang sama. (ami/asf)











































