Intimate Interview
Denny Wirawan Untung Besar Saat Baru Jadi Desainer karena Krisis Moneter
Denny Wirawan merupakan salah satu desainer Indonesia yang masih terus mempertahankan eksistensinya sampai saat ini. Denny mulai membangun labelnya sejak 1996 silam. Ia pun telah melalui masa-masa sulit selama kurang lebih 15 tahun termasuk ketika Indonesia mengalami krisis moneter 1997.
Saat berbincang dengan Wolipop akhir Desember lalu, Denny menuturkan bahwa krisis moneter memberikan pengaruh besar terhadap kariernya sebagai desainer pemula. Meskipun semua harga naik kala itu namun ternyata kenaikan tersebut memberikan dampak positif untuk para desainer lokal.
"Semua mengalami kenaikan yang fantastis sampai barang impor nggak terjangkau customer, baju-baju branded harganya naik drastis sehingga akhirnya yang diuntungkan yang lokal. Biasanya kita jual baju cuma Rp 200ribu sampai 250ribu, waktu itu bisa sampai Rp 800 ribu," tutur Denny kepada Wolipop di kantornya kawasan Cipete, Jakarta Selatan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Setelah berhasil melewati krisis moneter, Denny telah memiliki beberapa counter di department store. Denny tidak hanya berhasil bertahan tapi juga dapat meningkatkan kualitas rancangannya. Ini membuat koleksi pria yang kerap memakai kemeja itu dikenal masyarakat dan disukai oleh para pecinta fashion.
Perkembangan kariernya sebagai desainer juga didukung dengan pembangunan mal yang semakin banyak di kota-kota besar Indonesia. Menurut pria asal Surabaya itu tidak mudah mendapatkan 'hati' para pelanggan untuk membeli koleksinya tapi butuh kerja keras dan keyakinan. Belum lagi ditambah masuknya brand-brand dunia ke dalam pasar Indonesia.
"Tinggal bagaimana kita nggak hanya survive tapi bangkit. Desainer yang lebih dulu dari saya banyak yng tumbang waktu itu (krisis moneter) karena nggak kuat. Saya salah satu yang survive alhamdulillah sampai sekarang, di tengah serbuan brand baru, desainer baru, karya saya masih mendapat tempat di hati customer," ujar pria lulusan Susan Budiharjo itu.
Bagi Anda yang baru meniti karier sebagai desainer, Denny menyarankan agar tetap konsisten dengan karya Anda. Selain konsisten perlu adanya eksistensi di dunia fashion seperti mengikuti fashion show atau acara lainnya sebagai bentuk wujud diri Anda. Menurutnya, desainer itu pekerjaan yang menyenangkan dan menghasilkan uang tapi harus dikerjakan dengan rasa cinta.
"Tanpa adanya cinta, pekerjaan menjadi desainer itu menjadi tidak menyenangkan dan tidak menghasilkan uang," tambahnya di akhir perbincangan.
(aln/fer)
Olahraga
Legging High Waist untuk Yoga & Lari dari Seri Brand COSI! Pilih yang Sesuai dengan Aktivitasmu
Olahraga
Sepatu Lari Wanita Terbaik 2026! Ringan, Terjangkau, dan Ideal untuk Jogging Harian
Pakaian Wanita
Effortless Chic Tanpa Ribet! Tunik Monogram Elzatta untuk Look Rapi di Berbagai Momen
Kesehatan
Jaga Lambung dan Imun Selama Puasa Ramadan! PRO EM 1 Bantu Stabilkan Lambung dengan Bakteri Baik
7 Keuntungan Menjadi Perawat Home Care Dibanding Perawat Rumah Sakit
Mengenal Manfaat Lanyard Id Card dan Rekomendasi Tempat Memesannya
Motivasi Kerja Mulai Pudar? Bangkitkan Lagi dengan 5 Langkah Ini
Mooryati Soedibyo, Pionir Jamu dan Kosmetik Tradisional di Indonesia
Petinju Wanita Nangis Setelah Dipukul 278 Kali, Netizen Salut Semangatnya
Potret Maudy Koesnaedi Mesra Bareng Suami, Wajah Awet Muda Curi Atensi
Kylie Jenner Disebut Kembali ke 'Wajah Asli' Setelah Dipacari Timothee Chalamet
Viral Verificator
Viral! Pria Magelang Bikin Baju Lari Microfiber, Modal Cuma Rp 150 Ribu
Mantan Suami Barbie Hsu Dikaruniai Anak Pertama dari Istri Kedua











































