Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network

Liputan Khusus Jadi Pengusaha Kue

Dewi Utari, Resign dari Majalah Fashion Agar Fokus Bisnis Kue

Alissa Safiera - wolipop
Jumat, 24 Jan 2014 08:40 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Dok. Instagram Dewi Utari
Jakarta -

Sosok Dewi Utari dikenal di kalangan pecinta mode sebagai seorang fashion stylist. Diluar pekerjaannya sebagai pengarah gaya, kini wanita yang akrab disapa De-ut itu juga tengah menggeluti profesi lain yang tak ada hubungannya dengan industri fashion, yaitu menjadi seorang pengusaha kue. Beberapa waktu lalu, Wolipop pun berbincang dengan Dewi Utari mengenai kesibukan dan bisnis kue Delicakes, di Grand Indonesia Shopping Town, Jakarta Pusat.

Berawal dari coba-coba, bisnis kue Dewi saat ini bisa dibilang cukup sukses. Bahkan, ibu satu anak itu telah memiliki toko sendiri yang berlokasi di Foundry 8, SCBD, Jakarta. Kembali ke tahun 2012, saat Dewi masih bekerja sebagai editor di salah satu majalah fashion ternama di Indonesia. Saat itu, Dewi mengaku tidak bisa memasak dan hanya iseng memasak kue bersama sang suami. Keduanya ingin melakukan sesuatu yang baru dan bisa dilakukan berdua saat waktu senggang.

"Awalnya aku bikin green velvet, aku bikin itu dan aku Twitpic. Waktu itu Instagram masih belum ada. Terus ternyata dari situ ada yang mau beli, semuanya kolega dari kantor. 'Gue nggak jualan, cuma iseng' kata mereka 'Nggak apa-apa gue pengen beli'. Nah dari situ mulai banyak banget yang mau beli, aneh banget magic aja gitu,"

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Peluang tersebut langsung saja dimanfaatkan Dewi yang memang lulusan fakultas ekonomi tersebut. Berawal dari keisengan mengisi waktu senggang, Dewi mulai serius dengan bisnis kuenya. Nama 'Delicake' pun muncul, yang diambil dari nama anak perempuannya, Delifa. Saat itu, wanita penggemar desainer Biyan ini memanfaatkan sosial media seperti Twitter dan Instagram untuk pemasaran kue-kuenya.

Banyaknya pesanan kue yang diterima, membuat wanita yang juga penggemar Riccardo Tisci itu pun sempat mengalami kebimbangan. Iapun harus memilih antara bisnis yang dijalani, dengan pekerjaannya di majalah fashion yang sudah ditekuni selama 8 tahun. Akhirnya, pada Januari 2013 Dewi memutuskan untuk resign dan mulai fokus pada bisnis Delicake.

Meski sudah keluar dari majalah fashion yang membesarkan namanya itu, tapi Dewi masih memiliki kecintaan terhadap profesinya sebagai seorang stylist. Selain mengelola bisnis dessert, Dewi membagi waktunya dengan kegiatan sebagai seorang pekerja lepas atau freelance stylist.

"Fashion itu mendarah daging banget. Dari dulu aku fashion, jadi memang dari dulu aku sudah suka banget. Yang kalau sampai malam pun aku kerjain. Nggak capek kalau memang cinta. Bisnis kue ini pun aku kerjain lagi, jadi kayak cinta yang baru. Apalagi aku bisa pakai pelajaran yang jaman dulu aku pelajarin, aku kuliah ekonomi bisnis sampai 5 tahun akhirnya bisa aku pakai. Tapi kalo disuruh milih kayaknya aku nggak bisa milih deh, karna dua-duanya aku cinta," tuturnya.

(asf/ays)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Artikel Fokus Selanjutnya
Artikel Terkait
Detiknetwork
Hide Ads