Liputan Khusus Profesi Make-up Artist
Lizzie Parra, Tinggalkan Posisi Manajer Demi Menjadi Make-up Artist
Bekerja di perusahaan multinasional sebagai manager tidak membuat Lizzie Parra berpuas diri. Lizzie memilih fokus terjun menjadi make-up artist dan meninggalkan zona nyamannya sebagai junior manager di salah satu brand kecantikan.
"Seiring berjalannya waktu, pekerjaanku saat itu bukan passionku yang sebenarnya. Aku ingin orang bisa menadapatkan inspirasi dari apa yang aku lakukan. Sampai akhirnya aku mengambil keputusan besar. Aku mengikuti passionku di make-up dengan berhenti di zona nyaman sebagai wanita karir dan beralih ke makeup artist," ujar Lizzie kepada Wolipop, Jumat (27/9/2013).
Setelah lebih dari dua tahun menekuni dunia tata rias, kini nama Lizzie Parra semakin dikenal. Kliennya beragam, mulai dari wanita biasa sampai mendandani model internasional dan selebriti. Luna Maya, Raisa dan Cut Tary merupakan selebriti yang pernah dirias oleh wanita bertubuh mungil itu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dimulai dari brand name, Lizzie Parra, yang diambil dari nama depan dan terakhirku. Lalu logo, identitas warna dan website www.lizzieparra.com. Sehingga orang bisa melihatku sebagai professional makeup artist yang sesungguhnya," ujar wanita bernama lengkap Elizabeth Christina Parameswari.
Dalam blognya itu tidak hanya berisi oleh portfolionya saja, tapi juga terdapat informasi dan tips seputar make-up, mulai dari review produk kecantikan hingga tutorial cara merias. Tak heran, Lizzie menjadi blogger muda yang banyak menginspirasi, khususnya kaum wanita.
"Awalnya, aku buat blog itu untuk kepentingan portfolio makeup aja, cuma makin lama makin banyak orang yang suka tanya2 tentang rekomendasi produk dan cara pakai. Nah daripada aku ngejelasin berulang-ulang akhirnya aku putusin untuk sharing aja diblog. Ternyata tanggapannya positif, bahkan sekarang dunia blogging berkembang banget," pungkas wanita lulusan Marketing Bisnis itu.
Untuk make-up, Lizzie mengaku banyak terinspirasi dari gaya riasan barat, yang tidak berat dan menor. Ia lebih mengutamakan kompleksi wajah yang halus dan flawless. "Kalaupun ingin agak bereksperimen pasti tetap memiliki unsur beauty. Biasanya aku lebih ke beauty atau fashion spread dan wedding makeup," ujarnya.
(kik/kik)










































