Asyiknya di Jerman, Bos Dilarang Ganggu Karyawan Pasca Jam Kerja
Dona Rema - wolipop
Selasa, 03 Sep 2013 15:00 WIB
Jakarta
-
Kementerian Tenaga Kerja Jerman telah mengeluarkan peraturan baru. Mereka melarang para bos untuk menelpon atau mengirimkan email kepada karyawannya di luar jam kerja.
Meskipun demikian, para atasan masih bisa menelpon karyawannya jika dalam keadaan darurat. Ursula von der Leyem, Menteri Tenaga Kerja Jerman menegaskan, peraturan ini sengaja dibuat untuk mencegah para pekerja terlalu stres dan lelah.
"Para pekerja harus tahu kapan mereka harus bekerja, dan kapan mereka bisa menolak menerima pekerjaan. Hal itu harus sejelas hitam dan putih," tegas von der Leyen, seperti dikutip dari Telegraph.
"Akan sangat menguntungkan bagi perusahaan bahwa para pekerja bisa benar-benar berhenti bekerja. Pasalnya, jika tidak, mereka akan kelelahan," tambahnya.
Dalam aturan itu menyatakan, bahwa tidak ada karyawan yang harus dihukum bila mereka mematikan telepon genggam, atau tidak membaca pesan dari pimpinan mereka di akhir pekan, maupun di luar jam kerja. Kementerian Tenaga Kerja Jerman menyebut atasan diizinkan menghubungi pekerjanya jika tugas yang akan diberikan tidak bisa ditunggu hingga hari kerja berikutnya.
Daily Sueddeutsche Zeitung melaporkan, peraturan ini juga sama dengan aturan yang diberlakukan sejumlah perusahaan Jerman, seperti Volkswagen (VW), Deutsche Telekom, BMW, dan Puma. Bahkan di perusahaan VW, para bos berhenti mengirimkan email kepada karyawannya dari server milik perusahaan setengah jam setelah jam kerja berakhir. Sedangkan perusahaan lain telah menyatakan bahwa pekerja tidak perlu memeriksa email di akhir pekan atau di waktu senggang mereka.
(rma/rma)
Meskipun demikian, para atasan masih bisa menelpon karyawannya jika dalam keadaan darurat. Ursula von der Leyem, Menteri Tenaga Kerja Jerman menegaskan, peraturan ini sengaja dibuat untuk mencegah para pekerja terlalu stres dan lelah.
"Para pekerja harus tahu kapan mereka harus bekerja, dan kapan mereka bisa menolak menerima pekerjaan. Hal itu harus sejelas hitam dan putih," tegas von der Leyen, seperti dikutip dari Telegraph.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam aturan itu menyatakan, bahwa tidak ada karyawan yang harus dihukum bila mereka mematikan telepon genggam, atau tidak membaca pesan dari pimpinan mereka di akhir pekan, maupun di luar jam kerja. Kementerian Tenaga Kerja Jerman menyebut atasan diizinkan menghubungi pekerjanya jika tugas yang akan diberikan tidak bisa ditunggu hingga hari kerja berikutnya.
Daily Sueddeutsche Zeitung melaporkan, peraturan ini juga sama dengan aturan yang diberlakukan sejumlah perusahaan Jerman, seperti Volkswagen (VW), Deutsche Telekom, BMW, dan Puma. Bahkan di perusahaan VW, para bos berhenti mengirimkan email kepada karyawannya dari server milik perusahaan setengah jam setelah jam kerja berakhir. Sedangkan perusahaan lain telah menyatakan bahwa pekerja tidak perlu memeriksa email di akhir pekan atau di waktu senggang mereka.
(rma/rma)
Fashion
Jordan Luka 5 PF, Sepatu Basket Tangguh dengan Desain Modern
Elektronik & Gadget
iPhone User Wajib Punya, Charger 20W Ini Bisa Isi Baterai 50% Cuma 30 Menit!
Perawatan dan Kecantikan
Bibir Glossy dengan Make Over Powerstay Glazed Lock Lip Pigment
Home & Living
3 Rekomendasi Alat Bersih-Bersih Anak Kos yang Praktis & Hemat Tempat
Artikel Terkait
ARTIKEL LAINNYA
7 Keuntungan Menjadi Perawat Home Care Dibanding Perawat Rumah Sakit
Mengenal Manfaat Lanyard Id Card dan Rekomendasi Tempat Memesannya
Motivasi Kerja Mulai Pudar? Bangkitkan Lagi dengan 5 Langkah Ini
Mooryati Soedibyo, Pionir Jamu dan Kosmetik Tradisional di Indonesia
Petinju Wanita Nangis Setelah Dipukul 278 Kali, Netizen Salut Semangatnya
Most Popular
1
Jerawat di Selangkangan Jangan Diabaikan, Kenali Jenis dan Cara Mengatasinya
2
Megan Fox Blokir Machine Gun Kelly di Instagram, Unggah Foto Seksi di Kamar
3
Ini Li Keyi, Ratu Drama Pendek China Bintangi 29 Judul dalam Setahun
4
Lisa BLACKPINK Cetak Sejarah, Idol K-Pop Pertama Gelar Konser Rutin Las Vegas
5
Kisah Kelam Jools Lebron, Ngaku Hidupnya Rusak karena Viralkan 'Very Demure'
MOST COMMENTED











































