Ini Caranya Kalau Mau Cepat Dapat Kesempatan Magang
wolipop
Selasa, 23 Jul 2013 18:33 WIB
Jakarta
-
Mahasiswa yang baru saja lulus atau sudah memasuki tingkat akhir biasanya memilih magang untuk belajar masuk ke dalam dunia kerja ataupun hanya untuk mengisi liburan. Tapi untuk bisa mendapatkan kesempatan magang tidaklah mudah karena persaingan untuk masuk ke dunia kerja sangatlah ketat. Berikut tips untuk mendapat kesempatan magang yang dikutip dari Female First
1. Siapkan CV
Jangan remehkan CV karena menganggapnya hanya sebagai bagian prosedur formalitas. CV merupakan gerbang pembuka untuk memberi kesan yang baik terhadap pemberi pekerjaan. Buat CV semenarik mungkin. Tulis kemampuan yang dimiliki dan apa yang membuat Anda lebih menonjol dibandingkan pelamar yang lain.
Bila pernah bekerja sebelumnya, cantumkan pengalaman tersebut namun tidak perlu semuanya. Cukup pilih beberapa yang memiliki catatan bagus dan berkaitan dengan bidang pekerjaan yang dilamar. Namun jika belum pernah bekerja, tuliskan kegiatan yang Anda ikuti selama di kampus seperti organisasi atau ekstrakurikuler.
CV perlu dibuat sedetail mungkin, tetapi jangan sampai terlalu panjang. Dua halaman saja cukup karena bila terlalu panjang akan membuat pihak yang membacanya bosan.
2. Rajin Mencari lowongan pekerjaan
Bila Anda benar-benar ingin mendapatkan pekerjaan, jangan ragu untuk terus mencari lowongan pekerjaan melalui internet, iklan di TV, ataupun bursa kerja. Anda juga dapat mencarinya dengan berkeliling ke beberapa perusahaan untuk menanyakan apakah ada lowongan. Dan bila melakukan itu, jangan lupa untuk selalu membawa CV agar dapat langsung melamar.
Atau ketika Anda sudah memutuskan ingin bekerja di suatu perusahaan, seringlah membuka website resmi perusahaan tersebut dan masuk ke bagian careers. Jika ada lowongan, di bagian itu akan diiklankan.
3. Interview
Selamat jika Anda telah memasuki tahap interview. Setidaknya Anda sudah maju satu langkah dalam mendapatkan pekerjaan. Gugup saat proses wawancara itu wajar, namun jangan sampai berlebihan. Masuklah ke dalam ruangan wawancara dengan yakin dan percaya diri.
Pihak pewawancara biasanya mencari seseorang yang dapat diajak bekerjasama. Ceritakan pengalaman yang dimiliki dan tunjukkan apa yang dapat Anda lakukan untuk perusahaan tempat Anda melamar. Jika Anda sama sekali tidak memiliki pengalaman, bicaralah jujur tapi cobalah bernegosisasi dengan menggunakan common sense. Jelaskan apa yang bisa Anda lakukan dan berguna untuk perusahaan tersebut meskipun belum punya pengalaman.
4. Tetap semangat
Jangan menyerah ketika belum diterima bekerja. Terus berusaha dan tidak perlu khawatir karena gagal setelah interview pertama itu wajar. Jadikan kegagalan itu sebagai pengalaman. Dan coba tanyakan kepada orang yang lebih berpengalaman mengenai kekurangan anda dan mintalah saran. Terus berusaha dan jangan takut gagal karena setidaknya Anda sudah mencoba.
(eny/eny)
1. Siapkan CV
Jangan remehkan CV karena menganggapnya hanya sebagai bagian prosedur formalitas. CV merupakan gerbang pembuka untuk memberi kesan yang baik terhadap pemberi pekerjaan. Buat CV semenarik mungkin. Tulis kemampuan yang dimiliki dan apa yang membuat Anda lebih menonjol dibandingkan pelamar yang lain.
Bila pernah bekerja sebelumnya, cantumkan pengalaman tersebut namun tidak perlu semuanya. Cukup pilih beberapa yang memiliki catatan bagus dan berkaitan dengan bidang pekerjaan yang dilamar. Namun jika belum pernah bekerja, tuliskan kegiatan yang Anda ikuti selama di kampus seperti organisasi atau ekstrakurikuler.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
2. Rajin Mencari lowongan pekerjaan
Bila Anda benar-benar ingin mendapatkan pekerjaan, jangan ragu untuk terus mencari lowongan pekerjaan melalui internet, iklan di TV, ataupun bursa kerja. Anda juga dapat mencarinya dengan berkeliling ke beberapa perusahaan untuk menanyakan apakah ada lowongan. Dan bila melakukan itu, jangan lupa untuk selalu membawa CV agar dapat langsung melamar.
Atau ketika Anda sudah memutuskan ingin bekerja di suatu perusahaan, seringlah membuka website resmi perusahaan tersebut dan masuk ke bagian careers. Jika ada lowongan, di bagian itu akan diiklankan.
3. Interview
Selamat jika Anda telah memasuki tahap interview. Setidaknya Anda sudah maju satu langkah dalam mendapatkan pekerjaan. Gugup saat proses wawancara itu wajar, namun jangan sampai berlebihan. Masuklah ke dalam ruangan wawancara dengan yakin dan percaya diri.
Pihak pewawancara biasanya mencari seseorang yang dapat diajak bekerjasama. Ceritakan pengalaman yang dimiliki dan tunjukkan apa yang dapat Anda lakukan untuk perusahaan tempat Anda melamar. Jika Anda sama sekali tidak memiliki pengalaman, bicaralah jujur tapi cobalah bernegosisasi dengan menggunakan common sense. Jelaskan apa yang bisa Anda lakukan dan berguna untuk perusahaan tersebut meskipun belum punya pengalaman.
4. Tetap semangat
Jangan menyerah ketika belum diterima bekerja. Terus berusaha dan tidak perlu khawatir karena gagal setelah interview pertama itu wajar. Jadikan kegagalan itu sebagai pengalaman. Dan coba tanyakan kepada orang yang lebih berpengalaman mengenai kekurangan anda dan mintalah saran. Terus berusaha dan jangan takut gagal karena setidaknya Anda sudah mencoba.
(eny/eny)











































