Tanda-tanda Anda Jadi Korban Bully di Kantor & Cara Menghadapinya
Dona Rema - wolipop
Senin, 13 Mei 2013 11:11 WIB
Jakarta
-
Tak hanya di sekolah atau di kampus saja, bully juga bisa terjadi di tempat kerja. Apakah Anda mengalaminya? Dikutip dari Forbes, berikut ini beberapa tanda yang menunjukkan Anda dibully oleh rekan kerja atau bos di kantor.
1. Selalu Dikritik
Kritikan tajam yang terus-menerus dari rekan kerja senior atau bos, bisa menjadi salah satu contoh bahwa Anda sedang dibully.
Padahal, Anda sudah bekerja sebaik dan seobjektif mungkin, tapi masih saja dikritik dan selalu salah. Agar tak emosi, cobalah berusaha menerima kritikan tersebut dan jadikan sebagai pemicu untuk semakin sukses.
2. Ditikam dari Belakang
Jika si bos atau rekan kerja selalu menyebarkan gosip atau kebohongan tentang Anda, ini juga merupakan wujud Anda sedang dibully. Tukang bully biasanya sering menikam dari belakang tanpa berani untuk berbicara secara langsung. Apabila memang ini terjadi pada Anda, coba bicarakan pada si tukang gosip tersebut. Tanyakan mengapa mereka melakukan ini pada Anda.
3. Mencuri Ide Anda
Contoh lainnya yang menunjukkan bahwa Anda dibully yaitu apabila ada rekan kerja yang suka mencuri ide Anda, lalu ia menerima pujian dari atasan di kantor. Sebelum marah, ada baiknya jika Anda mengambil langkah untuk menenangkan diri terlebih dahulu. Jangan langsung protes atau mengadu ke bos bahwa ide yang dilontarkan rekan kerja tersebut milik Anda. Jangan bahayakan karir karena nantinya Anda malah akan dianggap sebagai tukang ngadu.
4. Sabotase
Kolega yang suka membully, biasanya selalu berusaha untuk membuat Anda gagal dalam setiap pekerjaan. Misalnya, rekan kerja senior meminta Anda melakukan suatu pekerjaan di saat Anda sedang dalam mengerjakan sesuatu yang harus diselesaikan dengan cepat. Pada akhirnya, pekerjaan Anda pun tidak akan selesai tepat waktu. Untuk mengatasi hal ini, Anda bisa mengatakan tidak kepada kolega. Bicaralah secara halus dan katakan Anda sudah dikejar deadline.
5. Suka Marah-marah
Jika kolega sering marah-marah, mempermalukan Anda depan orang banyak, atau bahkan sampai menghina, padahal Anda merasa tak ada salah apapun, itu juga pertanda dibully. Bicaralah pada rekan kerja bahwa tak semestinya mereka melakukan hal tersebut pada Anda. Dan tanyakan juga sebenarnya apa salah Anda pada mereka.
(hst/hst)
1. Selalu Dikritik
Kritikan tajam yang terus-menerus dari rekan kerja senior atau bos, bisa menjadi salah satu contoh bahwa Anda sedang dibully.
Padahal, Anda sudah bekerja sebaik dan seobjektif mungkin, tapi masih saja dikritik dan selalu salah. Agar tak emosi, cobalah berusaha menerima kritikan tersebut dan jadikan sebagai pemicu untuk semakin sukses.
2. Ditikam dari Belakang
Jika si bos atau rekan kerja selalu menyebarkan gosip atau kebohongan tentang Anda, ini juga merupakan wujud Anda sedang dibully. Tukang bully biasanya sering menikam dari belakang tanpa berani untuk berbicara secara langsung. Apabila memang ini terjadi pada Anda, coba bicarakan pada si tukang gosip tersebut. Tanyakan mengapa mereka melakukan ini pada Anda.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Contoh lainnya yang menunjukkan bahwa Anda dibully yaitu apabila ada rekan kerja yang suka mencuri ide Anda, lalu ia menerima pujian dari atasan di kantor. Sebelum marah, ada baiknya jika Anda mengambil langkah untuk menenangkan diri terlebih dahulu. Jangan langsung protes atau mengadu ke bos bahwa ide yang dilontarkan rekan kerja tersebut milik Anda. Jangan bahayakan karir karena nantinya Anda malah akan dianggap sebagai tukang ngadu.
4. Sabotase
Kolega yang suka membully, biasanya selalu berusaha untuk membuat Anda gagal dalam setiap pekerjaan. Misalnya, rekan kerja senior meminta Anda melakukan suatu pekerjaan di saat Anda sedang dalam mengerjakan sesuatu yang harus diselesaikan dengan cepat. Pada akhirnya, pekerjaan Anda pun tidak akan selesai tepat waktu. Untuk mengatasi hal ini, Anda bisa mengatakan tidak kepada kolega. Bicaralah secara halus dan katakan Anda sudah dikejar deadline.
5. Suka Marah-marah
Jika kolega sering marah-marah, mempermalukan Anda depan orang banyak, atau bahkan sampai menghina, padahal Anda merasa tak ada salah apapun, itu juga pertanda dibully. Bicaralah pada rekan kerja bahwa tak semestinya mereka melakukan hal tersebut pada Anda. Dan tanyakan juga sebenarnya apa salah Anda pada mereka.
(hst/hst)
Kesehatan
Cara Praktis Rawat Luka Ringan dengan Betadine Ointment
Pakaian Pria
Jordan Rare Air WSH 84 SS Crew, Worth It Dibeli? Simak Panduannya
Pakaian Wanita
Rekomendasi Pakaian Muslim Wanita yang Cocok di Lebaran 2026
Pakaian Wanita
Lebih Mudah Ibadah Saat Bepergian atau Mudik! 3 Legging Wudhu Friendly Praktis untuk Muslimah
Artikel Terkait
ARTIKEL LAINNYA
7 Keuntungan Menjadi Perawat Home Care Dibanding Perawat Rumah Sakit
Mengenal Manfaat Lanyard Id Card dan Rekomendasi Tempat Memesannya
Motivasi Kerja Mulai Pudar? Bangkitkan Lagi dengan 5 Langkah Ini
Mooryati Soedibyo, Pionir Jamu dan Kosmetik Tradisional di Indonesia
Petinju Wanita Nangis Setelah Dipukul 278 Kali, Netizen Salut Semangatnya
Most Popular
1
Ratu Yordania Memohon Putranya Dibebaskan Setelah Batal Jadi Calon Raja
2
Foto Maia Estianty Bukber Bareng Anak-Calon Mantu, Ada Bumil & Calon Manten
3
Rekomendasi Hijab Pashmina Viscose untuk Lebaran 2026, Harga Mulai Rp 60 Ribu
4
Viral Divorce Dust, Tren Makeup untuk Bongkar Pasangan Selingkuh
5
Potret Ganteng Gubernur Termuda Jepang Saat Kerja, Pesonanya Bikin Salfok
MOST COMMENTED











































