Awas! Stres Jenis Ini Menular dengan Cepat di Kantor
wolipop
Jumat, 01 Mar 2013 19:02 WIB
Jakarta
-
Apakah Anda sering mendengarkan keluhan rekan kerja tentang pekerjaan, atasan, percintaan, atau bahkan cicilan kartu kreditnya? Berhati-hatilah! Seorang psikolog dari University of Hawaii, Profesor Elaine Hatfield, menemukan fakta bahwa stres dapat menular di tempat kerja Anda seperti flu.
Hal ini disebut stres pasif atau stres turunan. Dalam penelitiannya, Hatfield menemukan bahwa manusia mempunyai sifat seperti sebuah spons. Mereka cenderung menyerap penyakit emosional yang dipancarkan oleh orang-orang di sekitar mereka.
Dalam kasus stres pasif, Anda mulai menyerap stres orang lain dan lama kelamaan merasa tertekan juga. Hatfield berkata, "Ketika kita mendengarkan keluhan teman kita, telinga kita bertindak sebagai depresan yang mampu mengubah pikiran kita untuk berpikir negatif."
Masih menurut Profesor Hatfield, tanpa disadari, ketika mengalami stres pasif, Anda akan meniru bahasa tubuh lawan bicara seperti mengangkat alis ketika berbicara dengan mereka. Hal ini terjadi karena Anda mulai merasakan apa yang mereka rasakan.
Stres pasif lebih sering dialami oleh para wanita karena para pria lebih resisten terhadap stres di tempat kerja. Mereka mempunyai kekebalan terhadap situasi ini karena sifat mereka cenderung lebih keras daripada wanita, seperti dikutip dari Mai Onlinel.
Hatfield menambahkan, "Wanita lebih berisiko mengalami stres pasif karena mereka lebih peduli terhadap situasi sekitar." Chartered Institute of Personnel and Development, Inggris menyebut stres pasif sebagai 'The Black Death of the 21st Century' karena stres pasif sangat berbahaya bagi para pekerja.
Masalah yang sebenarnya kecil, menjadi terlihat lebih besar dari aslinya karena adanya stres turunan ini sehingga hal tersebut mampu mempengarui produktivitas pakerja. Jika Anda berada dalam situasi seperti ini, sebaiknya segera keluar sebelum karir Anda merosot. Karena stres pasif dapat menyerang siapa saja tanpa disadari.
(fer/fer)
Hal ini disebut stres pasif atau stres turunan. Dalam penelitiannya, Hatfield menemukan bahwa manusia mempunyai sifat seperti sebuah spons. Mereka cenderung menyerap penyakit emosional yang dipancarkan oleh orang-orang di sekitar mereka.
Dalam kasus stres pasif, Anda mulai menyerap stres orang lain dan lama kelamaan merasa tertekan juga. Hatfield berkata, "Ketika kita mendengarkan keluhan teman kita, telinga kita bertindak sebagai depresan yang mampu mengubah pikiran kita untuk berpikir negatif."
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Stres pasif lebih sering dialami oleh para wanita karena para pria lebih resisten terhadap stres di tempat kerja. Mereka mempunyai kekebalan terhadap situasi ini karena sifat mereka cenderung lebih keras daripada wanita, seperti dikutip dari Mai Onlinel.
Hatfield menambahkan, "Wanita lebih berisiko mengalami stres pasif karena mereka lebih peduli terhadap situasi sekitar." Chartered Institute of Personnel and Development, Inggris menyebut stres pasif sebagai 'The Black Death of the 21st Century' karena stres pasif sangat berbahaya bagi para pekerja.
Masalah yang sebenarnya kecil, menjadi terlihat lebih besar dari aslinya karena adanya stres turunan ini sehingga hal tersebut mampu mempengarui produktivitas pakerja. Jika Anda berada dalam situasi seperti ini, sebaiknya segera keluar sebelum karir Anda merosot. Karena stres pasif dapat menyerang siapa saja tanpa disadari.
(fer/fer)
Home & Living
Rekomendasi Kulkas 1 Pintu Terbaik 2026: Bye-bye Bunga Es
Pakaian Pria
Satu Tas untuk Semua Aktivitas, Rekomendasi Tas Ransel Pria yang Siap Diajak Berpetualang Seharian!
Pakaian Pria
Tiga Pilihan Celana Pria yang Bikin Tampilan Makin Rapi, Proporsional, dan Siap Dipakai dari Kantor sampai Hangout!
Pakaian Pria
Tampil Elegan dan Berkelas di Bulan Ramadan dengan Baju Koko Signature Pilihan Terbaik!
Artikel Terkait
ARTIKEL LAINNYA
7 Keuntungan Menjadi Perawat Home Care Dibanding Perawat Rumah Sakit
Mengenal Manfaat Lanyard Id Card dan Rekomendasi Tempat Memesannya
Motivasi Kerja Mulai Pudar? Bangkitkan Lagi dengan 5 Langkah Ini
Mooryati Soedibyo, Pionir Jamu dan Kosmetik Tradisional di Indonesia
Petinju Wanita Nangis Setelah Dipukul 278 Kali, Netizen Salut Semangatnya
Most Popular
1
Sinopsis The Legend of Tarzan di Bioskop Trans TV, Dibintangi Margot Robbie
2
60 Tahun di Dunia Model, Begini Cara Twiggy Awet Muda di Usia 76
3
Selamat! Tiffany Girls' Generation Resmi Menikah dengan Byun Yo Han
4
Foto Pernikahan Virgoun & Lindi Fitriyana, Kompak Pamer Cincin di Jari Manis
5
Preppy Chic, Gaya Raisa di Milan Fashion Week yang Curi Atensi
MOST COMMENTED











































