Liputan Khusus
Sudah Bertahun-tahun Kerja Tapi Belum Naik Jabatan? Ini Sebabnya!
Eny Kartikawati, Arina Yulistara - wolipop
Jumat, 11 Jan 2013 08:19 WIB
Jakarta
-
Apakah Anda berada dalam posisi sudah lama bekerja tapi belum juga mendapat promosi? Jika iya, pastinya Anda bertanya-tanya apa penyebabnya.
Naik jabatan tentunya penting apabila karyawan sudah bertahun-tahun kerja. Selain untuk pengembangan diri, gaji pun bisa semakin bertambah sesuai dengan jabatannya.
Dalam mempromosikan seorang karyawan, pihak perusahaan biasanya akan memberikan penilaian dengan pengukuran tertentu. Praktisi Human & Resources Development Kurnia Fitra Utama menjelaskan ada tiga hal yang biasanya jadi ukuran perusahaan ketika akan mempromosikan seorang karyawan.
"Kinerja, kompetensi dan kebutuhan organisasi atau perusahaan itu sendiri, ada atau tidak," ujar pria yang sudah delapan tahun bekerja di bidang HRD itu saat diwawancara wolipop Kamis (10/1/2013).
Kinerja biasanya diukur dari evaluasi tahunan. Perusahaan akan melihat dari KPI atau Key Performance Indicators, apakah target-target yang ditetapkan berhasil dicapai atau tidak. Sedangkan kompetensi mengukur seberapa baik buruknya kompetensi karyawan dalam melaksanakan pekerjaannya.
Fitra mencontohkan bisa jadi seorang karyawan tidak mendapatkan promosi jabatan meskipun kinerjanya sudah bagus. Hal itu karena secara kompetensi karyawan tersebut belum bisa memenuhi harapan perusahaan. "Kinerjanya sudah bagus. Tapi misalnya dari kompetensi tidak bisa memimpin orang," jelasnya.
Hal serupa juga diungkapkan pakar dari Experd Consultant, perusahaan yang bergerak dalam bidang konsultasi pengembangan sumber daya manusia. Chief Consultan Assessment di Experd Consultant Cherry Zulviyanti Riadi Lukman mengatakan seseorang dengan masa kerja lama bukan berarti bisa langsung menempati tempat yang dipromosikan.
"Ada orang yang sudah lama kerja tapi memang ya kemampuan kompetensinya terbatas, itu tidak bsia dipromosikan ke jabatan yang lebih tinggi," jelas Cherry.
"Ada juga yang masih baru, ibaratnya menempati posisi tersebut karena dia mempunyai ide yang cemerlang, kreatif, inovatif, dan meberikan perbaikan-perbaikan yang bermanfaat untuk perusahanan, pasti dia bisa langsung dipromosikan untuk jabatan yang lebih baik lagi," tambah wanita yang sudah enam tahun bekerja di Experd Consultant itu.
Kondisi lainnya yang menyebabkan seorang karyawan tidak mendapatkan kenaikan jabatan adalah kebutuhan perusahaan itu sendiri. Bisa jadi seorang karyawan yang kinerja dan kompetensinya bagus, tapi terus berada di posisi yang sama bertahun-tahun itu karena perusahaan belum membutuhkannya.
Kalau sudah demikian menurut Fitra, sudah waktunya karyawan tersebut melakukan evaluasi. "Kalau problemnya nggak ada kebutuhan di organisasi. Karyawan itu sebaiknya berpikir, apa ini saat yang tepat untuk mencari kerja di tempat lain," jelas pria lulusan Fakultas Sosiologi Universitas Indonesia itu.
Fitra berpandangan idealnya seorang karyawan melakukan evaluasi diri setiap tiga tahun sekali. Jika sudah tiga tahun bekerja dan merasa dari sisi kinerja maupun kompetensi baik, lihat apakah ada kesempatan untuk mendapatkan promosi jabatan atau tidak. Kalau ternyata tidak ada, mulailah berpikir ulang apakah mau tetap bertahan atau mengembangkan diri di tempat lain.
(eny/eny)
Dalam mempromosikan seorang karyawan, pihak perusahaan biasanya akan memberikan penilaian dengan pengukuran tertentu. Praktisi Human & Resources Development Kurnia Fitra Utama menjelaskan ada tiga hal yang biasanya jadi ukuran perusahaan ketika akan mempromosikan seorang karyawan.
"Kinerja, kompetensi dan kebutuhan organisasi atau perusahaan itu sendiri, ada atau tidak," ujar pria yang sudah delapan tahun bekerja di bidang HRD itu saat diwawancara wolipop Kamis (10/1/2013).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Fitra mencontohkan bisa jadi seorang karyawan tidak mendapatkan promosi jabatan meskipun kinerjanya sudah bagus. Hal itu karena secara kompetensi karyawan tersebut belum bisa memenuhi harapan perusahaan. "Kinerjanya sudah bagus. Tapi misalnya dari kompetensi tidak bisa memimpin orang," jelasnya.
Hal serupa juga diungkapkan pakar dari Experd Consultant, perusahaan yang bergerak dalam bidang konsultasi pengembangan sumber daya manusia. Chief Consultan Assessment di Experd Consultant Cherry Zulviyanti Riadi Lukman mengatakan seseorang dengan masa kerja lama bukan berarti bisa langsung menempati tempat yang dipromosikan.
"Ada orang yang sudah lama kerja tapi memang ya kemampuan kompetensinya terbatas, itu tidak bsia dipromosikan ke jabatan yang lebih tinggi," jelas Cherry.
"Ada juga yang masih baru, ibaratnya menempati posisi tersebut karena dia mempunyai ide yang cemerlang, kreatif, inovatif, dan meberikan perbaikan-perbaikan yang bermanfaat untuk perusahanan, pasti dia bisa langsung dipromosikan untuk jabatan yang lebih baik lagi," tambah wanita yang sudah enam tahun bekerja di Experd Consultant itu.
Kondisi lainnya yang menyebabkan seorang karyawan tidak mendapatkan kenaikan jabatan adalah kebutuhan perusahaan itu sendiri. Bisa jadi seorang karyawan yang kinerja dan kompetensinya bagus, tapi terus berada di posisi yang sama bertahun-tahun itu karena perusahaan belum membutuhkannya.
Kalau sudah demikian menurut Fitra, sudah waktunya karyawan tersebut melakukan evaluasi. "Kalau problemnya nggak ada kebutuhan di organisasi. Karyawan itu sebaiknya berpikir, apa ini saat yang tepat untuk mencari kerja di tempat lain," jelas pria lulusan Fakultas Sosiologi Universitas Indonesia itu.
Fitra berpandangan idealnya seorang karyawan melakukan evaluasi diri setiap tiga tahun sekali. Jika sudah tiga tahun bekerja dan merasa dari sisi kinerja maupun kompetensi baik, lihat apakah ada kesempatan untuk mendapatkan promosi jabatan atau tidak. Kalau ternyata tidak ada, mulailah berpikir ulang apakah mau tetap bertahan atau mengembangkan diri di tempat lain.
Elektronik & Gadget
Udara Rumah Tetap Bersih & Wangi Selama Ramadan dengan Ravelle Airy Premium Air Purifier HEPA13 + Aromatherapy!
Home & Living
Cara Efektif Usir Serangga untuk Toilet Lebih Bersih, Segar, dan Minim Bau
Home & Living
Keran Wastafel Berkerak? Begini Cara Praktis Membersihkan ala Certified Cleaner
Pakaian Pria
Rekomendasi Peci Pria untuk Lebaran! 3 Model Peci Premium Ini Bikin Tampilan Makin Rapi
Artikel Terkait
ARTIKEL LAINNYA
7 Keuntungan Menjadi Perawat Home Care Dibanding Perawat Rumah Sakit
Mengenal Manfaat Lanyard Id Card dan Rekomendasi Tempat Memesannya
Motivasi Kerja Mulai Pudar? Bangkitkan Lagi dengan 5 Langkah Ini
Mooryati Soedibyo, Pionir Jamu dan Kosmetik Tradisional di Indonesia
Petinju Wanita Nangis Setelah Dipukul 278 Kali, Netizen Salut Semangatnya
Most Popular
1
Geng Artis Bukber Bareng, Gaya Mulan Jameela dan Yuni Shara Curi Atensi
2
Wajah Nyaris Tak Dikenali, Jim Carrey Diduga Jalani 5 Prosedur Kosmetik Ini
3
Adidas Superstar Papua Meluncur, Hadir dalam Corak Suku Asmat yang Vibrant
4
Tara Basro Pemotretan Pakai Kamera Kuno Dengan Nuansa Bali, Begini Hasilnya
5
Skandal Kontes Kecantikan Unta, 20 Ekor Didiskualifikasi karena Ketahuan Botox
MOST COMMENTED











































