7 Tips Negosiasi Gaji yang Diinginkan
wolipop
Selasa, 06 Nov 2012 18:17 WIB
Jakarta
-
Sebagai karyawan yang sudah bertahun-tahun bekerja pada suatu perusahaan, tentu saja Anda berharap mendapatkan promosi bahkan kenaikan gaji dari atasan.
Jika hal itu tak kunjung datang, tak ada salahnya Anda bertanya kepada bos di kantor. Namun, ketika Anda memutuskan untuk meminta promosi atau kenaikan gaji kepada atasan, pastikan Anda dapat menunjukkan peningkatan kerja yang signifikan selama setahun terakhir. Berikut beberapa tips yang dikutip Savvy Sugar, agar dapat bernegosiasi untuk mendapatkan gaji yang diinginkan.
1. Membuat Daftar Prestasi
Buatlah daftar prestasi apa saja yang telah Anda peroleh selama bekerja. Catatlah pada sebuah dokumen, dan simpan sebagai catatan pribadi. Perbarui dokumen tersebut ketika Anda telah melakukan suatu pekerjaan yang baru. Tunjukkan kepada atasan saat ia melakukan kunjungan kerja. Dengan begitu ia akan melihat Anda sebagai karyawan yang rajin dan terorganisir.
2. Inisiatif Mengajukan Diri
Jika Anda ingin mendapatkan promosi, jadilah pribadi yang memiliki inisiatif. Ajukan diri Anda secara suka rela untuk memimpin suatu proyek baru. Berusahalah untuk melibatkan diri dalam setiap kegiatan perusahaan.
3. Mencari Bonus
Mengandalkan uang dari gaji saja rasanya tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Untuk menutupinya, carilah pekerjaan yang sekiranya dapat memberikan Anda bonus atau intensif di luar gaji bulanan.
4. Menunjukkan Prestasi
Ketika Anda meminta kenaikan gaji kepada atasan, jangan keluhkan tentang tagihan yang membengkak atau kisah kehidupan pribadi. Sebab, itu tidak akan membuat gaji Anda naik. Carilah perhatian bos dengan menunjukkan peningkatan kinerja Anda selama ini dan tunjukan semua prestasi yang menguntungkan bagi perusahaan.
Mendapatkan gaji yang tinggi tentu saja harus didukung dengan kinerja yang sama tingginya. Seorang atasan tidak akan memberikan Anda gaji yang tinggi apabila pegawainya tidak bekerja dengan baik.
5. Melihat Jadwal Pengalokasian Uang Perusahaan
Hal lain yang harus Anda pikirkan sebelum meminta kenaikan gaji adalah melihat kapan jadwal uang perusahaan dialokasikan. Apakah saat penutupan bulan, pengangkatan karayawan, dan sebagainya. Mengetahui kapan anggaran perusahaan dibuat dan disetujui oleh atasan adalah waktu terbaik untuk mengajukan kenaikan gaji. Dengan begitu ada kemungkinan Anda mendapatkan tambahan uang sebelum dana-dana tersebut dialokasikan.
6. Lihat Karakter Bos
Sebelum memutuskan untuk meminta kenaikan gaji, cobalah perhatikan karakter bos Anda terlebih dahulu. Jika ia pribadi yang tegas, tidak menyukai basa-basi, dan tipe orang yang to the point, lebih baik buatlah proposal dengan fakta dan data untuk mendukung argumen Anda. Tetapi, jika gaya bos Anda cukup santai dan bersahabat, Anda bisa sedikit bercerita dan berbasa-basi dengannya.
7. Kewajiban Sebelum Hak
Pastikan Anda melakukan tugas dengan baik dalam minggu-minggu terakhir, sehingga Anda dapat mencapai tujuan yang diinginkan. Apakah Anda sudah mendapatkan klien baru? Apakah Anda menyelesaikan tugas tepat waktu? Membuat proyek dengan menekan dana perusahaan? Jika hal tersebut sudah dilakukan, bersiaplah mengajukan laporan tersebut kepada atasan. Pastikan ia menyadari prestasi-prestasi yang telah Anda kerjakan.
(rma/aln)
Jika hal itu tak kunjung datang, tak ada salahnya Anda bertanya kepada bos di kantor. Namun, ketika Anda memutuskan untuk meminta promosi atau kenaikan gaji kepada atasan, pastikan Anda dapat menunjukkan peningkatan kerja yang signifikan selama setahun terakhir. Berikut beberapa tips yang dikutip Savvy Sugar, agar dapat bernegosiasi untuk mendapatkan gaji yang diinginkan.
1. Membuat Daftar Prestasi
Buatlah daftar prestasi apa saja yang telah Anda peroleh selama bekerja. Catatlah pada sebuah dokumen, dan simpan sebagai catatan pribadi. Perbarui dokumen tersebut ketika Anda telah melakukan suatu pekerjaan yang baru. Tunjukkan kepada atasan saat ia melakukan kunjungan kerja. Dengan begitu ia akan melihat Anda sebagai karyawan yang rajin dan terorganisir.
2. Inisiatif Mengajukan Diri
Jika Anda ingin mendapatkan promosi, jadilah pribadi yang memiliki inisiatif. Ajukan diri Anda secara suka rela untuk memimpin suatu proyek baru. Berusahalah untuk melibatkan diri dalam setiap kegiatan perusahaan.
3. Mencari Bonus
Mengandalkan uang dari gaji saja rasanya tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Untuk menutupinya, carilah pekerjaan yang sekiranya dapat memberikan Anda bonus atau intensif di luar gaji bulanan.
4. Menunjukkan Prestasi
Ketika Anda meminta kenaikan gaji kepada atasan, jangan keluhkan tentang tagihan yang membengkak atau kisah kehidupan pribadi. Sebab, itu tidak akan membuat gaji Anda naik. Carilah perhatian bos dengan menunjukkan peningkatan kinerja Anda selama ini dan tunjukan semua prestasi yang menguntungkan bagi perusahaan.
Mendapatkan gaji yang tinggi tentu saja harus didukung dengan kinerja yang sama tingginya. Seorang atasan tidak akan memberikan Anda gaji yang tinggi apabila pegawainya tidak bekerja dengan baik.
5. Melihat Jadwal Pengalokasian Uang Perusahaan
Hal lain yang harus Anda pikirkan sebelum meminta kenaikan gaji adalah melihat kapan jadwal uang perusahaan dialokasikan. Apakah saat penutupan bulan, pengangkatan karayawan, dan sebagainya. Mengetahui kapan anggaran perusahaan dibuat dan disetujui oleh atasan adalah waktu terbaik untuk mengajukan kenaikan gaji. Dengan begitu ada kemungkinan Anda mendapatkan tambahan uang sebelum dana-dana tersebut dialokasikan.
6. Lihat Karakter Bos
Sebelum memutuskan untuk meminta kenaikan gaji, cobalah perhatikan karakter bos Anda terlebih dahulu. Jika ia pribadi yang tegas, tidak menyukai basa-basi, dan tipe orang yang to the point, lebih baik buatlah proposal dengan fakta dan data untuk mendukung argumen Anda. Tetapi, jika gaya bos Anda cukup santai dan bersahabat, Anda bisa sedikit bercerita dan berbasa-basi dengannya.
7. Kewajiban Sebelum Hak
Pastikan Anda melakukan tugas dengan baik dalam minggu-minggu terakhir, sehingga Anda dapat mencapai tujuan yang diinginkan. Apakah Anda sudah mendapatkan klien baru? Apakah Anda menyelesaikan tugas tepat waktu? Membuat proyek dengan menekan dana perusahaan? Jika hal tersebut sudah dilakukan, bersiaplah mengajukan laporan tersebut kepada atasan. Pastikan ia menyadari prestasi-prestasi yang telah Anda kerjakan.
(rma/aln)
Pakaian Pria
Minimalis Tapi Berkelas, Menyambut Ramadan dengan CUTOFF Ammar Collarless Shirt Kemeja Koko Cotton yang Bikin Hari Raya Makin Berarti!
Hobi dan Mainan
Ngabuburit Makin Seru Bareng Keluarga dengan KINGLUCKY K88 Speaker Karaoke 2MIC 1set Bluetooth yang Praktis & Suaranya Mantap!
Pakaian Pria
Outfit Pria Simple Tapi Tetap Keren untuk Bukber, Kombinasi Oversized Tee & Celana Chinos Pendek yang Bikin Kamu Stand Out!
Kesehatan
Rahasia Kulit Cerah Saat Lebaran, Rekomendasi Body Scrub Ini Harus Kamu Pakai dari Sekarang!
Artikel Terkait
ARTIKEL LAINNYA
7 Keuntungan Menjadi Perawat Home Care Dibanding Perawat Rumah Sakit
Mengenal Manfaat Lanyard Id Card dan Rekomendasi Tempat Memesannya
Motivasi Kerja Mulai Pudar? Bangkitkan Lagi dengan 5 Langkah Ini
Mooryati Soedibyo, Pionir Jamu dan Kosmetik Tradisional di Indonesia
Petinju Wanita Nangis Setelah Dipukul 278 Kali, Netizen Salut Semangatnya
Most Popular
1
Visual Awet Muda Aktris Drakor 41 Tahun Ini Bikin Syok, Disebut Mirip AI
2
7 Ide Makanan Sahur untuk Diet, Tinggi Protein Bikin Kenyang
3
Beda Gaya Berkaftan Ashanty, KD & Geni Faruk, 3 Nenek di Ultah Ameena
4
Romantis Banget! Potret Lengket Timothee Chalamet & Kylie Jenner di BAFTA 2026
5
Potret Manon KATSEYE Diduga Dapat Perlakuan Rasis Usai Diumumkan Hiatus
MOST COMMENTED











































