Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network

Liputan Khusus

Ini Kata PNS Soal Stigma Suka Bolos & KKN

Arina Yulistara dan Eny kartikawati - wolipop
Jumat, 02 Nov 2012 11:54 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

ist.
Jakarta - Profesi Pegawai Negeri Sipil (PNS) tak lepas dari anggapan negatif yang beredar di kalangan masyarakat. Mulai dari pegawai yang suka pulang cepat, sering membolos, hingga gaji yang minim sehingga cenderung menimbulkan KKN. Apa kata para PNS?

"Itu (gaji kecil menimbulkan KKN) mungkin pandangan lama. Ya kita harus mengubah pandangan baru. Artinya, gaji pegawai negeri sekarang nggak kalah dengan swasta," jelas Gatot Sugiarto, kepala Biro Hukum dan Humas Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi. Saat berbincang dengan wolipop, belum lama ini.

Dengan gaji dan tunjangan yang menurut Gatot bisa disejajarkan dengan karyawan swasta, PNS diharapkan dapat menjaga diri dari perilaku menyimpang.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sementara menurut Irwan (bukan nama sebenarnya), salah satu PNS di bagian kesejahteraan sosial, stigma tersebut ada benarnya. Setidaknya itu yang dia saksikan di instansi pemerintahan tempatnya bekerja. "Iya memang seperti itu, ya makanya kita butuh orang muda. Tapi (sekarang) intensitasnya semakin lama makin berkurang," ujarnya ketika dihubungi wolipop, Selasa (30/10/2012).

Pendapat Irwan dibenarkan oleh Eka Prasetyawati yang bekerja di Badan Pembinaan Konstruksi Kementerian Pekerjaan Umum. Menurutnya masih ada beberapa PNS yang melakukan praktek KKN, malas bekerja dan suka membolos walaupun jumlahnya tak sebanyak dulu. "Masih ada beberapa PNS di daerah dan pusat yang kayak gitu. Tapi sekarang sudah nggak banyak," tutur Eka.

Sedang menurut Kharisma Citra, bagian Publikasi Kementerian Kelautan dan Perikanan, banyak hal yang ia bisa banggakan dari instansi tempatnya bekerja. "Ternyata nggak seburuk dan sehina itu loh. Orang pikirkan makan uang rakyat tapi memang tergantung orangnya, atau memang mau dedikasi kerja. Awalnya aku berpikir seperti itu, ternyata pas dijalanin nggak," tuturnya.

Citra tak menampik memang ada beberapa pihak melakukan seperti apa yang dianggap kebanyakan orang. Namun menurutnya itu hanya sebagian kecil. "Menurut yang aku lihat sekarang itu cuma oknum. Orang melihatnya cuma sebagian kecilnya saja. Hampir 99 persen orang yang pernah kerja sama aku sampai kaget. Berkas (pekerjaan) ku banyak segala macam. Aku coba menerangkan ke orang-orang terdekat aku apa adanya," urai wanita yang hobi masak ini.

Ditambahkan Gatot, kini PNS dituntut untuk memiliki integritas, disiplin dan memiliki kemampuan profesional. Hal tersebut kembali kepada diri masing-masing. Jika mereka bisa memahami itu, tentunya tidak akan suka bolos, pulang cepat dan kerja semaunya. Untuk itu, diperlukan peran pimpinan yang tegas mengawasi anak buahnya.

"Kita sebagai pimpinan harus menegaskan kepada staf misi apa yang bisa menjadi tujuan yang jelas. Makanya staf harus dikirimi kerjaan sehingga mereka tidak bisa pulang cepat, seenaknya masuk, bolos dan sebagainya," terang ayah dari empat anak ini.

(hst/hst)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Hide Ads