Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network

Tips Agar Suami Bisa Menjadi Rekan Bisnis

wolipop
Senin, 22 Okt 2012 18:33 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Dok. Thinkstock
Jakarta - Sepasang suami istri yang terlibat bersama dalam suatu bisnis bukanlah hal yang baru. Membangun bisnis bersama adalah hal yang dapat menimbulkan suka dan duka dalam kehidupan pernikahan. Berikut ini ada beberapa tips agar suami bisa juga berperan sebagai rekan bisnis Anda, seperti dikutip dari situs iDiva.

Cara Menghemat Uang dan Tenaga:

1. Memulai Perlahan
Sebelum memulai bisnis bersama, tentukan dahulu siapa yang harus meninggalkan pekerjaan lamanya. Pertimbangan yang paling masuk akal adalah dengan melihat pihak mana yang berpenghasilan lebih sedikit.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

2. Siapkan Dana Darurat
Karena salah satu pihak meninggalkan pekerjaan lamanya, maka penghasilan yang ada pun berkurang ditambah lagi dengan sedang dibangunnya bisnis baru. Untuk itu, persiapkanlah tabungan yang dapat dipakai sewaktu-waktu untuk kondisi darurat dalam membangun bisnis baru.

3. Menghemat Biaya Sewa
Saat baru membuka bisnis, Anda tidak memerlukan tempat mewah yang biaya sewanya cukup mahal melainkan Anda dapat menyulap ruangan tak terpakai di rumah sebagai ruang kerja Anda. Biaya sewa yang harusnya dikeluarkan pun dapat disimpan untuk membeli peralatan dan teknologi yang dibutuhkan untuk membangun bisnis.

4. Membatasi Tugas
Jika Anda dan suami sama-sama mengerjakan tugas yang sama dalam membangun bisnis, maka cenderung akan terjadi keributan dan perkembangan bisnis pun terhambat. Untuk itu, bagilah tugas sesuai bidang yang dikuasai masing-masing.

Cara Menghadapi Rintangan:

1. Dana Rintangan
Modal bisnis yang ada dari tabungan Anda dan suami kadang tidak cukup dan ada beberapa masalah yang berhubungan dengan uang. Untuk menghadapinya, siapkanlah uang untuk menghadapi masalah yang sewaktu-waktu dapat terjadi dan bisa juga meminta bantuan dari orang lain.

2. Perceraian, Kematian, dan Ketidakmampuan
Perdebatan kecil dapat menjadi penyebab awal perceraian, yang sangat berdampak buruk bagi rencana bisnis yang sudah dibangun bersama. Untuk mencegahnya, buatlah persetujuan dengan suami mengenai tanggung jawab masing-masing sampai siapa yang mengurus keuntungan. Jika Anda atau suami memiliki suatu penyakit yang dapat berdampak besar bagi bisnis, lindungilah perusahaan dengan asuransi yang dapat menjadi penolong ketika hal yang tidak diinginkan terjadi.

Cara Menyeimbangkan Rumah Tangga dan Bisnis:

1. Pembagian Uang Merata

Anda dan suami bersama-sama membangun bisnis, untuk itu keuntungan yang didapatkan baiknya dibagi secara seimbang untuk masing-masing pihak. Sisihkanlah separuh keuntungan untuk keperluan bisnis, sedangkan sisanya untuk dibagi dua antara Anda dan suami.

2. Bersikap Profesional
Bersikaplah profesional dengan tidak membawa pertengkaran yang terjadi di rumah ke pekerjaan. Pertengkaran di rumah yang dibawa ke pekerjaan hanya akan membuat suasana antara Anda dan suami menjadi tidak enak.

3. Memisahkan Urusan Pekerjaan dengan Urusan Rumah
Saat pulang ke rumah, berhentilah membicarakan urusan pekerjaan dengan suami karena dapat membuat buah hati merasa terganggu. Jika ingin membicarakan tentang bisnis, pergilah berdua dengan suami ke tempat tertentu untuk membahas bisnis yang dibangun bersama.

(rma/rma)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Artikel Fokus Selanjutnya
Artikel Terkait
Detiknetwork
Hide Ads