Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network

Liputan Khusus

Pekerjaan Manajer Artis Itu Senang-senang & Glamour, Tapi...

wolipop
Selasa, 25 Sep 2012 09:07 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

dok. Thinkstock
Jakarta - Banyak orang bilang kalau bekerja di industri hiburan pasti menyenangkan. Selain pekerjaannya dianggap mudah, lingkungannya pun terlihat mewah. Namun, apa benar pekerjaan manajer artis hanya senang-senang dengan kehidupan yang glamour?

"Orang selalu mikir profesi manajer artis itu cuma senang-senang, glamour. Di balik itu kita harus kerja keras, saya bekerja sebagai jembatan antara artis dan klien," tutur Sulung Landung, seorang manajer artis profesional yang diwawancarai oleh wolipop Kamis (20/9/2012).

Sulung pun menjelaskan kalau dia harus menyiapkan segalanya untuk pekerjaan sang artis sampai pengembangan karier mereka ke depannya. Saat mendapatkan sebuah pekerjaan, manajer artis harus mempelajari acaranya, menyiapkan pakaian yang akan digunakan, kalau ada pakaian khusus, dia harus bekerja sama dengan desainer, hingga menyiapkan script (naskah) untuk artisnya agar sesuai dengan keinginan klien.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT


Belum lagi ditambah dengan jam kerja manajer artis yang sangat fleksibel. Anda bisa bekerja dari pagi sampai malam atau sebaliknya. Tidak hanya itu, hari Sabtu dan Minggu justru lebih padat karena artis 'kebanjiran’ pekerjaan saat liburan.

"Kerja jadi manajer artis itu kan fleksibel waktunya, kita bisa kerja dari pagi sampai malam, bahkan Sabtu-Minggu nggak ada liburnya karena kebanyakan jam kerja manajer artis nggak normal," ungkap pria yang hobi travelling dan berkebun itu.

Selain waktu, Anda harus pintar mengatur artis karena mereka bukanlah barang. Untuk itu, Anda harus mencintai profesi ini dan memiliki passion yang kuat agar bisa menjadi manajer yang sukses. Sulung mengatakan bahwa artis merupakan seseorang yang memiliki jiwa seni tinggi.

"Mengatur artis itu nggak gampang karena mereka manusia, mereka itu seniman. Mereka memiliki jiwa seni yang lebih tinggi dari kebanyakan orang, mood mereka suka naik turun. Maka kita harus bisa meng-handle mood mereka," tutup Sulung diakhir pembicaraan.
(fer/kik)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Artikel Fokus Selanjutnya
Artikel Terkait
Detiknetwork
Hide Ads