Liputan Khusus
Bujet Penampilan PR, Mulai dari Baju Hingga Sepatu
wolipop
Jumat, 31 Agu 2012 10:52 WIB
Jakarta
-
Selain kemampuan berkomunikasi yang baik, salah satu hal penting untuk menunjang profesi sebagai public relations (PR) adalah penampilan. Bisa dikatakan, PR merupakan representasi dari sebuah perusahaan. Bagaimana imej perusahaan terbentuk, peran PR sangat berperan di sini.
"PR itu lebih ke arah image yang baik. Misalnya ada perusahaan yang ingin dikenal sebagai brand yang glamour, gimana caranya sampai di tahap menginformasikan itu ke publik," terang Ratu Maulia Ommaya, public relations & social media manager The Body Shop saat diwawancara wolipop melalui telepon, belum lama ini.
Maka tak heran jika sejumlah PR memiliki bujet khusus untuk berbelanja kosmetik maupun pakaian agar tampil menarik saat berhadapan dengan klien, media maupun acara-acara publik yang berkaitan dengan kepentingan perusahaan. Lalu, berapa biaya yang biasanya dianggarkan para PR dalam sebulan?
"Mungkin sekitar Rp 2-3 juta tapi itu tidak melulu setiap bulan. Baju misalnya, nggak pernah dikhususin per bulan, ya seperti perempuan pada umumnya aja. Yang pasti rapi yang penting nyaman," ungkap wanita yang akrab disapa Maya ini.
Sementara itu Maurin Handayani yang merupakan media expert di perusahaan communications consultant Inke Maris & Associates, mengaku tidak memiliki bujet khusus dalam berbelanja pakaian dan kosmetik. Namun untuk sepatu, Maurin memang menyiapkan biaya ekstra.
"Aku bukan orang yang mengalokasikan khusus untuk bujet, tapi ada. Kalau bujet tertentu nggak, cuma kalau sepatu ada bujet khusus, karena aku agak invest untuk sepatu, aksesori dan jam. Sebulan sekali sih nggak, paling tiga bulan sekali aku suka beli," urai Maurin kepada wolipop di kantor Inke Maris, Tebet, Jakarta Selatan.
Dalam berpakaian, wanita berusia 34 tahun ini lebih suka mix 'n match baju dengan memadukan beberapa item lama dan baru. Itulah sebabnya ia tak mengkhususkan bujet untuk belanja pakaian.
"Aku tipe orang yang suka mix and match, jadi kalau ada outfit yang lama-lama masih bisa kita gunakan lagi. Tapi intinya apa yang aku nyaman gunakan aku akan pakai. Tidak terlalu lihat harga," tambahnya.
Lain lagi dengan PR Manager Shy Rooftop Herlina Widowati. Ia mengatakan, meskipun tidak memiliki bujet khusus untuk melakukan perawatan, belanja pakaian selalu ada dalam daftar bulanannya.
"Saya pribadi tidak memiliki bujet khusus untuk melakukan perawatan. Tetapi untuk menunjang penampilan pakaian selalu ada dalam list belanja saya setiap bulannya," pungkas Herlina dalam wawancara melalui email.
(hst/hst)
"PR itu lebih ke arah image yang baik. Misalnya ada perusahaan yang ingin dikenal sebagai brand yang glamour, gimana caranya sampai di tahap menginformasikan itu ke publik," terang Ratu Maulia Ommaya, public relations & social media manager The Body Shop saat diwawancara wolipop melalui telepon, belum lama ini.
Maka tak heran jika sejumlah PR memiliki bujet khusus untuk berbelanja kosmetik maupun pakaian agar tampil menarik saat berhadapan dengan klien, media maupun acara-acara publik yang berkaitan dengan kepentingan perusahaan. Lalu, berapa biaya yang biasanya dianggarkan para PR dalam sebulan?
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara itu Maurin Handayani yang merupakan media expert di perusahaan communications consultant Inke Maris & Associates, mengaku tidak memiliki bujet khusus dalam berbelanja pakaian dan kosmetik. Namun untuk sepatu, Maurin memang menyiapkan biaya ekstra.
"Aku bukan orang yang mengalokasikan khusus untuk bujet, tapi ada. Kalau bujet tertentu nggak, cuma kalau sepatu ada bujet khusus, karena aku agak invest untuk sepatu, aksesori dan jam. Sebulan sekali sih nggak, paling tiga bulan sekali aku suka beli," urai Maurin kepada wolipop di kantor Inke Maris, Tebet, Jakarta Selatan.
Dalam berpakaian, wanita berusia 34 tahun ini lebih suka mix 'n match baju dengan memadukan beberapa item lama dan baru. Itulah sebabnya ia tak mengkhususkan bujet untuk belanja pakaian.
"Aku tipe orang yang suka mix and match, jadi kalau ada outfit yang lama-lama masih bisa kita gunakan lagi. Tapi intinya apa yang aku nyaman gunakan aku akan pakai. Tidak terlalu lihat harga," tambahnya.
Lain lagi dengan PR Manager Shy Rooftop Herlina Widowati. Ia mengatakan, meskipun tidak memiliki bujet khusus untuk melakukan perawatan, belanja pakaian selalu ada dalam daftar bulanannya.
"Saya pribadi tidak memiliki bujet khusus untuk melakukan perawatan. Tetapi untuk menunjang penampilan pakaian selalu ada dalam list belanja saya setiap bulannya," pungkas Herlina dalam wawancara melalui email.
(hst/hst)
Perawatan dan Kecantikan
Glowing Maksimal Sebelum Lebaran! Rahasia Eksfoliasi Biar Kulit Cerah dan Mulus dalam Hitungan Minggu
Perawatan dan Kecantikan
Review Parfum SAFF & Co, Irai Leima atau Ostara, Mana yang Lebih Cocok untuk Karakter Kamu?
Perawatan dan Kecantikan
Kerja di Ruangan AC Bikin Kulit Makin Kering? Ini Body Lotion yang Wajib Kamu Punya
Perawatan dan Kecantikan
Kulit Badan Lebih Halus dan Cerah Tanpa Scrub Kasar, Saatnya Pakai Toner Glycolic Acid
Artikel Terkait
ARTIKEL LAINNYA
7 Keuntungan Menjadi Perawat Home Care Dibanding Perawat Rumah Sakit
Mengenal Manfaat Lanyard Id Card dan Rekomendasi Tempat Memesannya
Motivasi Kerja Mulai Pudar? Bangkitkan Lagi dengan 5 Langkah Ini
Mooryati Soedibyo, Pionir Jamu dan Kosmetik Tradisional di Indonesia
Petinju Wanita Nangis Setelah Dipukul 278 Kali, Netizen Salut Semangatnya
Most Popular
1
Bikin Iri! Jisoo BLACKPINK Kencan Bareng Aktor-aktor Ganteng di Drakor
2
Potret Alyssa Daguise Olahraga Angkat Beban saat Hamil Besar, Kuat & Bugar
3
Influencer Populer Dijuluki 'Lip King' Meninggal Dunia setelah Operasi Plastik
4
Kelly Osbourne Ngamuk Usai Disebut Terlalu Kurus bak Mayat Hidup
5
Kate Middleton Tampil Dreamy di BAFTA 2026 dengan Gaun Gucci Lama
MOST COMMENTED











































