Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network

Liputan Khusus

Fasilitas 'Wah' di Kantor Buat Karyawan Lebih Semangat Kerja

wolipop
Selasa, 24 Jul 2012 10:33 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Dok. Thinkstock
Jakarta - Setiap orang tentunya ingin bekerja dengan nyaman di kantornya. Bagaimana tidak, mereka harus bekerja sekitar delapan hingga sembilan jam perhari di tempat kerja. Kantor pun ibarat rumah kedua mereka. Tak heran bila kebanyakan karyawan menginginkan bekerja di lingkungan yang sehat, ramah dan nyaman. Namun yang ditakutkan, apakah suasana yang nyaman dapat membuat seseorang justru menjadi malas bekerja? Tentunya pernyataan itu salah besar.

Bagaimana perasaan Anda jika memiliki kantor dengan fasilitas lampu yang redup, kursi dan meja kerja yang kotor, lalu bekerja terus menerus di balik meja seharian setiap harinya? Tentunya akan merasa risih dan tidak dapat berkonsentrasi saat bekerja. Hal ini justru yang dapat membuat seorang karyawan menjadi malas bekerja.

Lalu, adakah perusahaan yang menyediakan fasilitas tak terduga? Tentu saja ada. Kantor Google misalnya. Perusahaan IT terbesar ini memiliki suasana yang berbeda dari perusahaan-perusahaan lainnya. Mereka memberikan fasilitas kepada karyawannya layaknya seperti berada di 'tempat bermain'.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Sebenarnya bekerja di balik meja dari pukul 9 - 5 sore itu hanya pemikiran dari zaman revolusi dulu. Jadi tidak ada yang salah dengan adanya penyediaan fasilitas seperti yang disediakan oleh Google," papar Rene Suhardono, seorang Career Coach saat diwawancara oleh Wolipop melalui telepon, Senin (23/07/2012).

Kantor Google di Singapura, memiliki fasilitas karaoke room yang biasanya dijadikan tempat meeting oleh para pekerjanya. Lalu ada juga permainan nintendo wii, billiard, pingpong, dan lain sebagainya. Dengan suasana kantor seperti itu menjadikan pertanyaan oleh banyak orang, apakah hal ini untuk meningkatkan semangat kerja para pegawainya?

"Maksud Google memberikan fasilitas seperti ini yaitu agar lebih efektif. Semuanya bisa dilakukan di sana oleh karyawannya. Ibaratnya agar mereka tak perlu lagi keluar-keluar karena segala macam fasilitas sudah tersedia," tutur pria lulusan Universitas Indonesia itu.

Ia menambahkan, Google bukanlah perusahaan pertama yang menerapkan fasilitas 'wah' kepada karyawan di kantornya. Menurutnya ada banyak perusahaan lain yang juga 'memanjakan' para tenaga kerjanya.

"Sebelum Google, sudah ada banyak yang menerapkan fasilitas seperti itu, misalnya perusahaan Microsoft. Mereka membuat apa yang tadinya tidak ada di tempat kerja, menjadi ada di situ. Sehingga menjadikan tempat yang asik dan kondusif," ujar Rene yang sempat mengunjungi kantor Google di Singapura dan Montreal.

Standar perusahaan yang baik memang bisa dilihat dari interior menarik yang dimilikinya. Hal tersebut untuk menjadikan sebuah lingkungan kerja yang nyaman. Jadi jika ada suasana yang negatif, maka para pekerja tidak akan betah untuk bekerja setiap harinya.


(hst/rma)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Artikel Fokus Selanjutnya
Artikel Terkait
Detiknetwork
Hide Ads