Kerja dari Rumah Bikin Orang Lebih Cepat Lelah
wolipop
Senin, 14 Nov 2011 13:18 WIB
Jakarta
-
Beberapa perusahaan memberlakukan kebijakan yang membolehkan karyawannya bekerja dari rumah. Baik itu saat jam kerja maupun lembur (di luar jam kantor). Mengerjakan tugas dari luar kantor memang dianggap bisa membuat waktu kerja lebih efisien, terutama bagi ibu bekerja.
Namun, menurut penelitian terbaru di Amerika yang dilansir Times of India, bekerja dari rumah justru meningkatkan rasa lelah karena timbulnya konflik antara pekerjaan dan keluarga. Profesor Timothy Golden dari Rensselaer Polytechnic Institute di Troy, New York, mempelajari pengaruh telework (penggunaan teknologi komputer untuk bekerja dari rumah) terhadap peningkatan rasa lelah.
Dia menemukan bahwa tingkat kelelahan dipengaruhi oleh tipe telework yang dilakukan serta besarnya konflik antara pekerjaan dan keluarga yang dialami. Penelitiannya ini telah dipublikasikan secara online di Springer's Journal of Business and Psychology.
Jumlah orang yang menggunakan telework semakin meningkat terutama di negara-negara industri, karena mereka berpikir bahwa mengerjakan pekerjaan di rumah dapat mengurangi beban kerja mereka dan meningkatkan intensitas bertemu dengan keluarga. Profesor Golden mencoba memahami kapan konflik pekerjaan-keluarga mempengaruhi tingkat kelelahan. Dia menemukan, semakin tinggi tuntutan pekerjaan dan keluarga, semakin tinggi rasa lelah yang dirasakan.
Mereka yang telah memiliki konflik pekerjaan-keluarga akan mengalami tingkat kelelahan lebih tinggi ketika mengerjakan tugas kantor dari rumah, baik saat jam kerja normal (09.00 - 17.00) maupun di luar jam kerja (lembur). Namun bagi mereka yang tidak memiliki konflik tersebut (single atau belum berkeluarga-red), bekerja dari rumah memang mampu mengurangi tingkat kelelahan.
Profesor Golden berkata, "Mereka yang tidak memiliki konflik pekerjaan dan keluarga akan mendapatkan manfaat dari penggunaan telework, yaitu meningkatkan kualitas hidup mereka dan mengurangi kelelahan, daripada mereka yang memiliki konflik pekerjaan dan keluarga."
(hst/hst)
Namun, menurut penelitian terbaru di Amerika yang dilansir Times of India, bekerja dari rumah justru meningkatkan rasa lelah karena timbulnya konflik antara pekerjaan dan keluarga. Profesor Timothy Golden dari Rensselaer Polytechnic Institute di Troy, New York, mempelajari pengaruh telework (penggunaan teknologi komputer untuk bekerja dari rumah) terhadap peningkatan rasa lelah.
Dia menemukan bahwa tingkat kelelahan dipengaruhi oleh tipe telework yang dilakukan serta besarnya konflik antara pekerjaan dan keluarga yang dialami. Penelitiannya ini telah dipublikasikan secara online di Springer's Journal of Business and Psychology.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mereka yang telah memiliki konflik pekerjaan-keluarga akan mengalami tingkat kelelahan lebih tinggi ketika mengerjakan tugas kantor dari rumah, baik saat jam kerja normal (09.00 - 17.00) maupun di luar jam kerja (lembur). Namun bagi mereka yang tidak memiliki konflik tersebut (single atau belum berkeluarga-red), bekerja dari rumah memang mampu mengurangi tingkat kelelahan.
Profesor Golden berkata, "Mereka yang tidak memiliki konflik pekerjaan dan keluarga akan mendapatkan manfaat dari penggunaan telework, yaitu meningkatkan kualitas hidup mereka dan mengurangi kelelahan, daripada mereka yang memiliki konflik pekerjaan dan keluarga."
(hst/hst)
Pakaian Wanita
Kaos Kaki Ankle Tidak Mudah Melar, THE MUDS Tutty Fruity yang Awet Dipakai Rutin
Pakaian Pria
Inspirasi Outift Pria untuk Bukber di Bulan Ramadhan, Rapi, Stylish, dan Tetap Nyaman Dipakai!
Pakaian Pria
Merayakan Lebaran dengan Tas Baru, BANGE BG7566 Tas Selempang Pria Waist Bag Favorit yang Wajib Kamu Punya!
Hobi dan Mainan
Fantech Gamepad HALL EFFECT Wireless WGP13S, Kontrol Presisi Tanpa Drama untuk Gamer Serius!
Artikel Terkait
ARTIKEL LAINNYA
7 Keuntungan Menjadi Perawat Home Care Dibanding Perawat Rumah Sakit
Mengenal Manfaat Lanyard Id Card dan Rekomendasi Tempat Memesannya
Motivasi Kerja Mulai Pudar? Bangkitkan Lagi dengan 5 Langkah Ini
Mooryati Soedibyo, Pionir Jamu dan Kosmetik Tradisional di Indonesia
Petinju Wanita Nangis Setelah Dipukul 278 Kali, Netizen Salut Semangatnya
Most Popular
1
Mengenal 2 Putri Pangeran Andrew yang Jadi Sorotan Usai Ayahnya Ditangkap
2
Langkah Emas Raih Kemenangan
Cara Detoks Gula Saat Ramadan, Ini Makanan dan Minuman yang Disarankan
3
Mirip Boneka, Aktris Drakor Ini Diikuti Ayah Saat Kuliah karena Terlalu Cantik
4
Gaya Febby Rastanty Berkebaya di Pernikahan Adik, Sempat Tak PD Pakai Sanggul
5
Gaya Hidup Mewah Putri Beatrice Jadi Sorotan, Ada Dugaan Dibiayai Epstein
MOST COMMENTED











































