Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network

5 Tanda Klien Jadi Bosan Oleh Omongan Anda

wolipop
Senin, 15 Agu 2011 12:48 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

dok. Thinkstock
Jakarta - Dalam dunia bisnis, tidak bisa dipungkiri bahwa obrolan dengan klien harus dimulai dengan serangkaian basa-basi sebelum berlanjut kepada hal yang serius. Namun seringkali orang terjebak akan basa-basi yang justru membuat awal pembicaraan makin membosankan dan tidak jelas ujungnya.

Untuk mengetahui apakah orang tersebut bosan dengan Anda, cukup mudah. Menurut situs howtodothings, lihat raut wajah dan gestur tubuhnya. Namun Anda juga perlu ingat bahwa di masa modern ini, lawan bicara ingin menjaga perasaan Anda dan berakting tidak bosan menghadapinya. Hindarilah obrolan yang menjenuhkan dengan segera mengganti topik pembicaraan dengan hal yang memang ingin dibahas. Simak beberapa petunjuk jika lawan bicara mulai bosan.

1. Mata

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Apakah pandangan matanya kosong? melamun? sering melihat ke arah lain? Jika ia tidak melakukan kontak mata dengan Anda, ia mulai bosan dengan obrolan Anda. Tanda orang yang tertarik dengan omongan Anda adalah ia akan mengobrol dan menatap mata lawan bicaranya.

2. Postur Tubuh

Jika lawan bicara Anda tertarik dengan apa yang Anda sampaikan, secara tidak langsung ia akan menyondongkan tubuhnya ke depan. Jika ia semakin tertarik, ia akan melakukan gerakan tangan atau kepala sebagai isyarat mengiyakan. Jika ia bosan, ia akan bersandar ke belakang atau memundurkan tubuhnya dari arah Anda. Lawan bicara yang bosan hanya membuang waktu dan tenaga Anda berbicara.

3. Menguap

Lawan bicara yang menguap bisa jadi ia kurang tidur atau memang Anda menyayikan lagu nina bobo dengan omongan Anda. Namun sebenarnya, ketika orang begitu tertarik dengan lawan bicaranya, ia akan siaga mendengarkan, tidak peduli kondisi apapun yang ia alami.

4. Responsif

Sering kita melihat seseorang terlalu mendominasi obrolan dan membicarakan dirinya sepanjang waktu. Dan ketika kita melontarkan pertanyaan ataupun meminta respon balik ternyata ia diam, berarti apa yang Anda sampaikan dari awal hanya 'masuk kuping kanan dan keluar kuping kirinya.' Hal ini terjadi saat Anda berbicara terlalu banyak, pikirannya sudah ada di tempat lain.

5. Gelisah

Beberapa orang menunjukkan respon yang berbeda saat ia merasa bosan. Jika ia terus-menerus mengubah posisi duduknya saat mengobrol, atau tidak berhenti menghentak-hentakkan kakinya, atau melakukan gerakan berulang dengan tangannya, bisa jadi itu tanda dirinya sudah tidak sabar untuk meninggalkan pembicaraan dengan Anda.

Jika kelima hal ini sudah ditunjukkan oleh lawan bicara, segera ambil tindakan. Ubah topik pembicaraan dan lempar kendali obrolan ke lawan bicara Anda. Biarkan dia yang menyampaikan segala argumen dan dengarkan dengan baik. Berhentilah membicarakan diri Anda dan dengarkan dahulu apa yang ingin disampaikan lawan bicara.

(fer/kik)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Artikel Fokus Selanjutnya
Artikel Terkait
Detiknetwork
Hide Ads