Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network

Kaget Usai Menikah, Istri Gugat Suami karena Ternyata Botak

Vina Oktiani - wolipop
Senin, 12 Jan 2026 08:00 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

ilustrasi wanita sedih
Foto: Getty Images/iStockphoto/Suphansa Subruayying
Jakarta -

Dalam kehidupan sehari-hari, kejujuran menjadi salah satu hal terpenting dalam sebuah hubungan, terutama dalam pernikahan. Hal itu yang juga mejadi sumber permasalahan seorang perempuan di India yang merasa dirinya telah dibohongi sejak awal menikah.

Melansir Oddity Central, seorang wanita bernama Lavika Gupta, warga Gaur City Avenue-1 di Noida, India, melaporkan suaminya ke polisi setelah mengetahui fakta-fakta yang menurutnya disembunyikan sebelum pernikahan. Laporan tersebut juga menyeret empat anggota keluarga sang suami.

Dalam laporan resmi atau First Information Report (FIR) yang diajukan ke kantor polisi Bisrakh, Lavika menyebut bahwa ia menikah dengan Sanyam Jain pada 16 Januari 2024. Namun, setelah menikah, ia baru menyadari bahwa suaminya tidak sesuai dengan informasi yang disampaikan sebelumnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Salah satu hal yang paling disorot adalah penampilan fisik. Lavika mengaku dijanjikan calon suami dengan rambut tebal dan sehat. Kenyataannya, setelah menikah, ia mengetahui bahwa suaminya botak dan selama ini mengenakan wig atau penutup kepala untuk menyamarkannya.

Tak hanya soal rambut, Lavika juga mengungkap kebohongan lain. Ia menyebut pendidikan dan kondisi finansial suaminya tidak sesuai dengan data diri yang diberikan. Dalam biodata, sang suami tertulis sebagai lulusan Sarjana Ekonomi (BCom), padahal kenyataannya hanya lulus hingga kelas 12. Pendapatan yang diklaim mencapai 18 lakh rupee (sekitar Rp 336 juta) per tahun juga disebut tidak benar.

ADVERTISEMENT

Masalah rumah tangga ini semakin serius setelah Lavika menuduh suaminya melakukan kekerasan fisik saat mereka bepergian ke luar negeri. Ia juga mengklaim mendapat tekanan untuk membawa ganja dari Thailand ke India, sebagaimana disampaikan pihak kepolisian kepada media.

Hingga saat ini kasus tersebut telah ditangani oleh kepolisian setempat dan masih dalam tahap penyelidikan. Peristiwa tersebut sekaligus menjadi pengingat bahwa keterbukaan dan kejujuran sejak awal adalah hal penting untuk membangun kepercayaan dalam sebuah pernikahan.

(vio/vio)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Artikel Fokus Selanjutnya
Artikel Terkait
Detiknetwork
Hide Ads