Pesta Pernikahan Palsu, Tren Baru di Kalangan Gen Z yang Lagi Viral
Tren pesta pernikahan palsu tengah menjadi perbincangan hangat di kalangan Gen Z India. Acara tersebut menampilkan seluruh kemeriahan pernikahan tradisional India, mulai dari musik Bollywood, tabuhan dhol, tarian, dekorasi mewah, hingga busana etnik.
Namun tak seperti pesta pernikahan pada umumnya, tak ada pasangan pengantin yang benar-benar menikah. Seluruh rangkaian diselenggarakan murni sebagai hiburan, tanpa beban adat maupun tuntutan keluarga.
Melansir Everything Experiential, fenomena ini menjadi viral usai seorang bankir investasi, Sarthak Ahuja, membagikan pengalamannya melalui LinkedIn. Ia mengungkapkan bahwa para penyelenggara acara kini memanfaatkan konsep pernikahan palsu tersebut sebagai pesta berbayar yang menguntungkan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Salah satu contoh, acara di Bengaluru yang berhasil menarik lebih dari 2.000 peserta. Di Delhi, pesta dengan anggaran sekitar ₹10 lakh atau setara Rp190 juta juga sukses meraup keuntungan. Harga tiket untuk mengikuti acara ini berkisar antara ₹2.000 (Rp380 ribu) hingga ₹15.000 (Rp2,85 juta) per orang, atau ₹10.000 (Rp1,9 juta) untuk pasangan.
Peserta umumnya dibagi menjadi dua kubu, pengantin pria dan pengantin wanita. Setelahnya mereka lalu diajak mengikuti permainan interaktif seperti Guess the Relative, menikmati hidangan prasmanan, dan menari diiringi lagu-lagu Bollywood. Beberapa penyelenggara menyediakan versi bebas alkohol demi menciptakan suasana yang aman dan ramah untuk semua kalangan.
Tren ini juga viral karena gaya hidup para profesional muda di kota-kota besar seperti Delhi, Mumbai, dan Bengaluru. Tinggal jauh dari keluarga membuat mereka mencari cara menikmati kemeriahan layaknya pesta pernikahan, namun tanpa tekanan emosional, pertanyaan pribadi, ataupun kewajiban adat.
Konsep pernikahan palsu ini juga memberi manfaat bagi industri pernikahan India yang bernilai sekitar ₹130 miliar atau Rp24,7 triliun. Bagi penyedia jasa dan venue, acara ini menjadi peluang untuk mengisi bulan-bulan sepi seperti Juni hingga Agustus, sehingga tetap mendapatkan pemasukan di luar musim pernikahan utama.
Menariknya, fenomena ini kini merambah ke berbagai negara. Frankfurt, Jerman, pernah menggelar pesta bertema 'Band Baaja Baarat' dengan dekorasi, musik, dan tarian ala India tanpa adanya pengantin. Dubai pun mulai mengikuti konsep serupa, dilengkapi lomba desain dan dance-off bertema pernikahan.
(vio/vio)
Home & Living
Pandaoma Mesin Cuci Mini Portable, Solusi Cuci Praktis buat Hidup yang Lebih Ringkas!
Olahraga
Cukup Satu Alat! Latihan Lebih Variatif di Rumah dengan B-STRONG BS-10 yang Adjustable dan Multifungsi
Perawatan dan Kecantikan
Rahasia Rambut Lembut & Berkilau dengan Perawatan Premium dari Jepang!
Perawatan dan Kecantikan
Airbot Aria HyperStyler, Satu Alat, Banyak Gaya Rambut Tanpa Ribet!
Most Popular: Viral Pengantin Paling Tak Bahagia, Muka Suram di Pernikahan
Viral Verificator
Viral Souvenir Pernikahan Tak Biasa, Tamu Bebas Merangkai Bunga Sendiri
TikTok Viral Verificator
Viral Momen Dosen Pertanian Mantu, Souvenir Bibit Tanaman Jadi Sorotan
TikTok Viral Verificator
Viral! Pengantin Bagikan Souvenir 100 Anak Ayam Warna-warni, Tuai Kritik
Daftar Tanggal Cantik 2026, Cocok Untuk Lamar Kekasih Hingga Gelar Pernikahan
7 Potret Siraman Anak Tommy Soeharto, Tata Cahyani Curi Atensi Berkebaya Floral
Foto: Transformasi Bradley Cooper Jadi Lebih Muda, Bikin Pangling Dikira Oplas
Most Popular: Viral Pengantin Paling Tak Bahagia, Muka Suram di Pernikahan
Ramalan Shio 2026
Rezeki Mengalir Deras! 5 Shio Paling Beruntung di Tahun 2026











































