ADVERTISEMENT

Mengintip Tema Dekorasi Pernikahan Kaesang & Erina Gudono, Kental Unsur Adat

Vina Oktiani - wolipop Rabu, 07 Des 2022 10:47 WIB
Kapan Kaesang menikah? Waktu pernikahan Kaesang dengan Erina menjadi perbincangan publik. Simak sederet informasi jelang pernikahan Kaesang dan Erina. Foto: dok. Instagram/@kaesangp
Jakarta -

Pernikahan Kaesang Pangarap dan Erina Gudono kini tinggal menghitung hari. Akan digelar di beberapa tempat, salah satunya Pura Mangkunegaran, berbagai persiapan pun sudah dilakukan di sana, salah satunya ialah dekorasi pernikahan.

Sama seperti pernikahan anak-anak Jokowi yang sebelumnya, Gibran dan Kahiyang, untuk acara pernikahan Kaesang Pangarep dan Erina Gudono di Pura Mangkunegaran, pihak keluarga kembali mempercayakan Ranu Asmoro dari Asmoro Dekorasi untuk menghias dan mempercantik lokasi acara. Kepada Wolipop, Ranu Asmoro menjelaskan mengenai tema dan persiapan yang dilakukan menjelang hari pernikahan Kaesang dan Erina.

"Kalau soal tema biasanya kan kita selalu ada prosesnya mba, mulai dari komunikasi dulu, tetap pihak keluarga menghendaki sesuatu tema tertentu. Kayak kemarin kan mas Kaesang untuk acara yang di logigandrung ini kan mengusung tema Jawa klasik, cuma kan masih general sifatnya. Kemudian kita menggali tema itu dan muncullah ide menjadi ke arah nuasa Mataram Islam. Sehingga kita deskripsikan di desain, kita sampaikan ke keluarga, kebetulan keluarga langsung menyetujui," terang Ranu Asmoro kepada Wolipop saat diwawancarai pada Selasa (6/11/22).

"Mataram Islam kan secara historis merupakan cikal bakal dari keraton. Kasunanan Surakarta dan kesultanan Yogyakarta. Kenapa kita pilih itu, karena mengingat calon mempelai kan berasal dari Solo dan Yogya," tambahnya.

Ranu mengatakan jika dekorasi pernikahan Kaesang dan Erina itu akan kental dengan unsur Solo dan Yogya, mengingat kedua mempelai yang berasal dari sana. Unsur-unsur tersebut akan terlihat melalui detail pada dekorasi di pernikahan Kaesang dan Erina.

"Salah satunya ada beberapa unsur atau elemen di dekorasi yang nanti kita tampilkan. Kayak di belakang sana ini kan ini yang rencana mau dipakai. Ini kan modelnya nanti untuk gebyok atau background untuk yang di belakang pengantin. Detailnya itu pun kan perpaduan antara ukiran Solo dan Yogya. Solo kan lebih fauna, Yogya lebih ke flora. Fauna contohnya seperti ada harimau, burung, rusa. Kalau Yogya kesulur daun. Itu salah satu contoh penerapannya," jelas Ranu.

Untuk pembuatan dekorasinya sendiri Ranu menjelaskan sudah sejak sekitar satu setengah bulan. Baginya pernikahan kali ini terasa lebih spesial karena merupakan pernikahan menantu terakhir Jokowi. Tak hanya itu saja, untuk kali ini Ranu juga menyebut jika pernikahan Kaesang dan Erina melibatkan para seniman-seniman tradisi, seperti pengukir, ahli tapah sugih, pengrajin, dan sebagainya, tak seperti pernikahan-pernikahan yang sebelumnya.

Sementara untuk dekorasi, nantinya akan didominasi oleh warna putih. Hal itu sesuai dengan permintaan dari calon pengantin dan keluarga. Beberapa bunga yang akan dipakai diantaranya ada anggrek bulan, baby breath, kala lily, melati, dan sebagainya. Sementara untuk daunnya ada mostera, silver dollar, pakis sisir, dan lain-lain.

Bunga-bunga yang akan dipakai tentunya hanya yang merupakan kelas premium. Ranu sendiri juga menjelaskan bahwa tidak ada makna di balik pemilihan bunga-bunga segar tersebut.

Lebih lanjut Ranu mengatakan jika seluruh tema dan desain tersebut sudah disetujui oleh kedua calon pengantin dan keluarga. Walaupun komunikasi antara Ranu dan pihak keluarga serta calon pengantin terbatas, namun hal itu tak menjadi kendala.

"Kalau mas Kaesang dan keluarga, seperti Pak Jokowi dan Ibu Iriana kita memang sangat terbatas untuk komunikasi langsung. Pernah juga sekali saya sama ibu cuma habis itu kan beliau sibuk sekali. Jadi ada perwakilan keluarga yang jadi mediatornya," ungkap Ranu.



Simak Video "Teka-teki Hilangnya Kaesang Pangarep dari Twitter Kini Terjawab"
[Gambas:Video 20detik]
(vio/vio)