Pro Kontra Pesta Pernikahan Tradisional Vs Modern di Masa Pandemi

Content Promotion - wolipop Rabu, 31 Mar 2021 17:21 WIB
Parakrama Foto: Parakrama
Jakarta -

Semua orang pasti setuju bahwa pernikahan itu hendaknya hanya dilakukan sekali seumur hidup. Sehingga hal inilah yang menyebabkan persiapan pesta pernikahan harus dibuat begitu sempurna. Sebab, selain sebagai hari bahagia, juga sebagai awal dari perjalanan baru bahtera rumah tangga.

Dengan demikian, banyak pasangan yang akan menikah mempersiapkan segala macam perencanaan secara matang, termasuk ketika membahas konsep pakaian dan tema pernikahan yang akan dipilih.

Tahukah kamu, bahwa saat pemilihan tema atau pakaian pernikahan menjadi waktu yang paling rumit, membingungkan, serta penuh dengan pertentangan dari sana sini? Baik itu dari pengantinnya atau dari keluarga besar masing-masing mempelai. Umumnya, mereka mendiskusikan mengenai tema pernikahan apa yang akan dipilih antara tradisional atau modern.

Apalagi di tengah pandemi seperti sekarang ini, ada begitu banyak pertimbangan yang membuat pemilihan konsep ini menjadi semakin sulit. Lantas, apa saja hal yang harus diperhatikan? Simak penjelasan selengkapnya dari 165 Wedding Expo berikut ini.

1. Pemilihan Desain Pakaian
Biasanya, pakaian adat atau pakaian tradisional memiliki konsep yang monoton atau dengan kata lain tidak berubah dari masa ke masa. Jadi, jika kamu dan pasangan memilih pernikahan dengan tema tradisional, pasti akan merasakan bagaimana ribetnya mengenakan pakaian tersebut.

Namun kini, pakaian tradisional sudah mulai dikembangkan menjadi lebih modern oleh banyak desainer Indonesia, khususnya dalam hal kombinasi warna. Dengan begini, kamu pun bisa lebih banyak ruang untuk berkreasi jika ingin memadukan dengan konsep modern. Simpel, tapi tetap berbudaya.

2. Pemilihan Konsep Warna
Sama seperti yang telah dijelaskan di atas, kini telah banyak pilihan warna yang bisa dipadukan dengan busana tradisional, termasuk dengan latar dari tempat pernikahan kamu. Jika pernikahan tradisional identik dengan nuansa etnik, maka pernikahan modern lebih mengarah ke warna warna netral seperti putih. Menariknya, dengan warna busana tradisional yang semakin berani, maka kamu dan pasangan juga bisa memadukannya dengan warna modern tadi yang terkesan lebih bersih.

3. Pemilihan Lokasi
Salah satu hal yang paling krusial ketika mengadakan pernikahan di tengah pandemi seperti sekarang ini adalah pemilihan lokasi. Tentu, tidak semua bisa dijadikan lokasi pernikahan saat ini. Padahal, jika kamu mengusung tema modern, kamu dan pasangan bisa melangsungkan pernikahan dengan konsep garden party. Dan jika kamu menggunakan konsep tradisional, kamu bisa mengadakan pernikahan di gedung.

Akan tetapi, dengan lokasi dan tamu undangan yang terbatas seperti sekarang ini, kamu bisa memadukan kedua konsep tersebut. Seperti misalnya, mengadakan konsep garden party dengan tema tradisional seperti kebaya, namun dilakukan secara sederhana dan dengan membatasi jumlah pengunjung serta mengikuti protokol kesehatan yang berlaku.

Jadi, jika kamu dan pasangan bersikeras untuk tetap mengusung tema tradisional dan modernmaka kamu bisa mengakalinya dengan cara menggunakan pakaian adat pada saat akad nikah, kemudian barulah menggunakan busana modern untuk kegiatan pesta. Yang jelas, berbagai kegiatan adat yang mengundang banyak kerumunan orang harus dibatasi dan harus mengikuti semua protokol kesehatan yang berlaku.

Bagaimana menurut kamu? Cukup menarik bukan info di atas. Yang jelas, jika kamu ingin mendapatkan informasi lebih banyak seputar pernikahan di kala pandemi seperti sekarang ini, maka kamu bisa langsung datang ke Pameran Pernikahan 165 Wedding Expo yang akan diselenggarakan 3-4 April ini di Menara 165 Jakarta. Kunjungi www.165weddingexpo.com untuk informasi lengkapnya.

(ads/ads)