Terobsesi pada Kucing, Wanita Ini Diceraikan Suami Usai 45 Tahun Nikah

Anggi Mayasari - wolipop Minggu, 07 Jun 2020 10:01 WIB
ilustrasi perceraian Ilustrasi perceraian. Foto: iStock
Singapura -

Kekerasan dalam rumah tangga hingga perselingkuhan biasanya jadi alasan seseorang untuk menceraikan pasangannya. Tapi, pasangan suami istri di Singapura ini bercerai setelah 45 tahun menikah karena alasan tak biasa.

Kasus perceraian aneh dari pasangan yang perpisahannya disebabkan oleh obsesi istri terhadap kucing. Sang istri yang memelihara puluhan kucing ini membuat suaminya terusir dari tempat tidurnya sendiri.

Seperti dilansir Oddity Central, hakim Sheik Mustafa Abu Hassan menyatakan perceraian resmi dari pasangan yang telah menikah selama 45 tahun. Pasangan yang tidak disebutkan namanya ini dilaporkan telah menikah pada 1975 dan memiliki tiga anak selama pernikahan mereka.

Sejumlah insiden dan alasan perceraian dikutip oleh sang suami, yang paling tidak biasa pastinya adalah obsesi istrinya terhadap kucing. Hakim Sheik pun menyatakan bahwa masalah pernikahan pasangan ini dimulai ketika sang istri mengembangkan obsesi terhadap kucing.

Obsesinya itu muncul ketika almarhum ibunya datang ke mimpinya dan menyuruhnya untuk bersikap baik kepada kucing. Wanita ini mulai percaya bahwa merawat kucing adalah cara untuk bisa masuk surga. Ia pun mulai berkeliling memberi makan kucing-kucing liar dan membawa beberapa dari mereka pulang.

Hal tersebut berlangsung selama bertahun-tahun, dan rumah mereka menjadi tempat berlindung bagi kucing liar. Kesabaran sang suami pun mulai habis, karena keadaan rumah menjadi berantakan dan bau.

"Memelihara kucing ini menciptakan gangguan. Kucing-kucing berkeliaran di sekitar rumah dengan bebas. Mereka tidak dilatih di toilet dan akan buang air kecil dan besar sembarangan," kata Hakim Sheik.

"Ada bau kotoran kucing dan urine yang berasal dari rumah mereka, yang menyebabkan banyak keluhan oleh tetangga. Polisi dan pihak berwenang lainnya muncul dan memperingatkan istri. Namun demikian, dia tidak menghentikan dan terus memelihara kucingnya," imbuhnya.

Karena tidak dapat tidur di ranjang, yang terus-menerus ternoda oleh kucing, sang suami mulai tidur di atas tikar sebagai gantinya. Hingga akhirnya sang suami memilih pindah dan pergi dari rumah karena dikencingi oleh kucing istrinya.

Hakim juga menyebutkan insiden lain yang semakin mengikis hubungan pasangan ini, seperti fakta bahwa istrinya mengambil beberapa ratus ribu dolar dari rekening pensiunnya. Namun, sang hakim mencatat bahwa masalah mereka pada awalnya disebabkan oleh obsesi si istri pada kucing.



Simak Video "Perceraian Meningkat saat Pandemi, Ini Kata Dokter Boyke"
[Gambas:Video 20detik]
(agm/agm)