Cerita Pengantin di Bogor Ganti Prasmanan dengan Nasi Box Gara-gara Corona

Gresnia Arela Febriani - wolipop Sabtu, 21 Mar 2020 15:02 WIB
Wedding in the mountains Mangup in Crimea Foto: Thinkstock
Jakarta -

Virus corona berdampak pada berbagai sisi kehidupan, termasuk acara pernikahan. Para calon pengantin pun mengubah acara pernikahan mereka gara-gara virus corona yang semakin menyebar.

Seperti kisah calon pengantin di Bogor ini. Antisipasi penyebaran virus corona, membuat calon pengantin yang bernama Hany Zuyyina Luthfa atau biasa dipanggil Hany yang hendak melaksanakan pernikahannya pada Minggu 22 Maret 2020 ini, memilih untuk tak mempersiapkan prasmanan untuk para tamu undangan.

"Kami akhirnya memutuskan nggak ada prasmanan karena mikirnya kalo ada pasti bakal ada antrean yang bikin semakin mudahnya virus menyebar. Kita juga nggak bisa jamin prasmanan itu bebas droplets dari para tamu undangan yang akan ngambil makanan. Jadi setelah didiskusikan akhirnya kami memilih menggunakan box. Jadi kalau pun nanti yang hadir sedikit (karena Bogor saat ini sedang menjadi sorotan dari kasus corona ini) kami bisa membagikannya kepada tetangga atau orang yang membutuhkan," ungkap Hanny saat dihubungi oleh Wolipop, Jumat (20/3/2020).

Cerita Pengantin di Bogor Ganti Prasmanan dengan Nasi Box Gara-gara CoronaFoto: dok. Pribadi



Wanita yang akan melaksanakan acara pernikahan di Villa Tindahia, Bogor ini menceritakan ia dan keluarganya khawatir terhadap virus corona yang sudah menyebar di Bogor. Apalagi Wali kota Bogor, Bima Arya Sugiarto juga dinyatakan positif virus corona.

"Kami sangat khawatir, terlebih baru-baru ini banyak kasus terjadi di Bogor, mulai dari Wali kota hingga ada juga yang dekat dari lokasi nikah kami di Bojonggede. Makin khawatirlah jadinya. Sebelumnya kami sekeluarga cukup concern dengan isu ini dari awal sebelum Indonesia dinyatakan positif corona, jadi lumayan paham kalo wabah ini nggak bisa dianggap remeh. Nyangka nggak nyangka sih, tapi sering baca literatur jadi memang cepat atau lambat virus ini bisa menular dengan mudah," ucap Hany.

Anak ketiga dari enam bersaudara ini mengungkapkan pernikahannya hanya akan ada acara akad saja. Dia dan calon suami tak menggelar resepsi.

"Saat ini aku lagi berusaha untuk ngasih tau ke temen-temen yang sebelumnya aku undang bahwa acara aku hanya akan ada akad nikah tanpa resepsi. Itu supaya nggak banyak orang akan berkumpul di satu tempat yg sama dalam waktu lama, yang bisa jadi tempat penyebaran virus corona itu sendiri," kata wanita 26 tahun itu.

Hany menuturkan jika ia tak memakai jasa wedding organizer. Dia dan keluarga sepakat untuk merancang acara sendiri dan dibantu keluarga terdekat. Dari awal merencakan menikah, ia dan pasangannya sudah melunasi semua biaya persiapan agar bisa dipersiapkan dengan matang.

"Di awal pun kami sepakat untuk melunasi semuanya, biar nggak ada hutang. Alhasil ketika wabah ini terjadi kami nggak bisa mendapatkan uang kami kembali. Kecuali dari katering sih, karena kebetulan ambil katering di keluarga, jadi bisa didiskusikan kembali terkait jumlah dan harganya. Selebihnya yang lain ya kami pakai saja karena ngga bisa di-cancel juga kan," jelas Hany pasrah.

Hany menambahkan dia juga menyebarkan pemberitahuan dan imbauan kepada para tamu undangan pernikahannya melalui media sosial. Berikut daftar pemberitahuan dan imbauan tersebut:

1. Meniadakan acara resepsi yang dimana orang akan lama berkumpul.
2. Meniadakan prasmanan dan gubukan makanan, dan memilih memberikan nasi kotak kepada tamu undangan.
3. Menyediakan screening suhu tubuh sebelum masuk lokasi. Jika ada yanh suhu tubuhnya di atas suhu normal, disarankan tidak masuk ke lokasi pernikahan dan di rumah saja.
4. Menyediakan hand soap dan hand sanitizer di lokasi saat acara pernikahan.
5. Mendata setiap tamu undangan yang hadir (nama-asal-no HP).
6. Mengimbau tamu untuk menggunakan masker.


Berbagai cara yang dilakukan Hany dan calon suaminya untuk mencegah penyebaran virus Corona ini menurutnya menuai protes dari pihak keluarga. Oleh karena itu ia berusaha meyakinkan berdasarkan fakta yang sedang terjadi mengenai virus corona ini.

"Dalam setiap keputusan pastinya ada perbedaan pendapat. Apalagi ini membawa dua keluarga besar. Tapi alhamdulillahnya setelah mencoba meyakinkan dengan fakta-fakta yang banyak beredar saat ini, akhirnya kedua pihak sama-sama sepakat dengan keputusan yang kami ambil ini," ucapnya lega.

Ia berharap agar acaranya esok hari bisa berjalan lancar ditengah pandemi virus corona ini. Dan dia juga tak memaksakan kerabatnya untuk tetap datang ke acaranya.

"Semoga acara kami dapat berjalan lancar. Meski di awal kami berharap banyak yang datang di acara kami, tapi semenjak semakin mewabahnya virus ini kami justru ingin ikut imbauan pemerintah agar #dirumahaja dan melakukan #socialdistancing. Nggak papa kalian nggak datang, yang penting kalian aman di rumah #kamisayangkalian, kurang lebih gitu isi hati kami saat ini," ungkapnya.



Simak Video "Resepsi Nikah Ditunda karena Corona, Gimana Vendor Fotografi Menyikapinya?"
[Gambas:Video 20detik]
(kik/eny)