Gaya Dekorasi Pernikahan yang Lagi Tren di Kalangan Influencer

Daniel Ngantung - wolipop Selasa, 11 Feb 2020 17:02 WIB
Dekorasi Pernikahan Bergaya Sculptural Design Sculptural design menjadi salah satu tren dekorasi pernikahan 2020. (Foto: Instagram/@cosaprojects)
Jakarta -

Mau menikah dalam waktu dekat, tapi masih bingung memilih tema dekorasi acara pernikahan? Dekorasi bergaya sculptural design yang tengah tren di kalangan influencer Instagram boleh dilirik.

"Sculptural design adalah perkawinan dari sculpture dan styling. Jadi sangat memerhatikan konstruksi dan shape dari dekorasi tersebut, baik untuk floral atau detail lainnya," ungkap Christyna Theosa, pendiri vendor dekorasi pernikahan Cosa, saat ditemui Wolipop di Bridestory Fair di BSD, Tangerang Selatan, baru-baru ini.

Menurut Christyna, dekorasi pernikahan bergaya sculptural design mulai diminati setahun belakangan. Kebanyakan klien Cosa yang memakai dekorasi ini adalah pasangan muda dengan latar pendidikan desain yang sangat mengedepankan estetika dan detail.

[Gambas:Instagram]


Ia menyimpulkan, hampir semua kliennya punya selera gaya kontemporer yang clean look dan minimalis. Itu mengapa, tambah Christyna, dekorasi sculptural design akan sangat cocok untuk acara pernikahan yang berskala kecil alias intimate.

"Mereka yang mau acara pernikahannya lebih modern dan berani keluar dari zona nyaman untuk acara pernikahannya, this is the right fit," sambung wedding stylist yang pernah menempuh pendidikan desain di Pasadena, California, AS, itu.

Untuk warna, dekorasi wedding bergaya sculptural design tak memiliki pakem tertentu karena setiap klien memiliki pilihan yang berbeda. Namun, palet warna yang muted atau kalem cukup menjadi favorit. Terlepas dari itu, Cosa yang berbasis di Bali juga pernah menerima permintaan sculptural design dengan permainan warna bold yang mencolok.

[Gambas:Instagram]


Jenis bunga tertentu juga menjadi elemen penting untuk dekorasi ini. Beberapa di antaranya, bunga anthurium dengan bentuk bunganya yang menyerupai mangkuk besar dan anggrek. "Sekarang juga lagi tren bunga anggrek yang diwarnai ulang dengan teknik tie-dye untuk memberi efek yang lebih dramatis," tambah Christyna yang pernah menangani dekorasi pernikahan Raisa dan Hamish Daud.

Di antara klien-klien Cosa yang memilih dekorasi ini untuk hari bahagianya, ada dua influencer asal Filipina. Sama-sama menggelar pernikahan di Bali, Martine Cajucom dan Jeanne Grey menyempurnakan hari bahagianya dengan dekorasi bergaya sculptural design. "Bisa dibilang, dekorasi sculptural design lagi menjadi favorit di kalangan influencer," katanya.

Lantas, berapa bujet yang harus dipersiapkan untuk menghadirkan dekorasi bergaya sculptural design di acara pernikahan? Cosa sendiri mematok harga Rp 125 juta untuk paket 100 orang. Selain dekorasi table-setting, paket tersebut juga mencakup welcoming area hingga photo-booth.



Simak Video "Ini Dia Tren Pernikahan Impian di Tahun 2018"
[Gambas:Video 20detik]
(dtg/dtg)