Ada Kisah Pilu di Balik Pria yang Gelar Pernikahan di Pemakaman Pacar

Anggi Mayasari - wolipop Rabu, 23 Okt 2019 06:18 WIB
Foto: Weibo Foto: Weibo

Jakarta - Pernikahan seharusnya menjadi momen bahagia bagi setiap pasangan yang saling mencintai. Tapi, tidak bagi pria asal China ini yang dirundung duka saat menikahi kekasihnya, yang ternyata sudah meninggal.

Xu mengubah ruang duka menjadi tempat pernikahan pada Minggu (20/10/2019) untuk memenuhi keinginan terakhir istrinya. Pria yang berasal dari Dalian, China ini pun mengucapkan selamat tinggal terakhir kepada kekasihnya yang terbujur kaku di sebuah peti terbuka yang dikelilingi oleh mawar pink.



Pacar Xu yang bernama Yang meninggal karena kanker payudara setelah berjuang melawan penyakit itu selama lima setengah tahun. Seperti dilansir AsiaOne, pasangan ini telah mendaftarkan pernikahan mereka pada 2013. Xu dan Yang kemudian menunda upacara pernikahan mereka ketika Yang mulai merasa sakit di payudara kanannya.

Mereka berharap itu adalah tumor jinak, tetapi dokter mengonfirmasi bahwa Yang menderita kanker payudara. Yang, saat itu berusia 28 tahun, diberi tahu bahwa ia hanya memiliki lima tahun untuk hidup.

Meskipun prognosisnya suram, Yang tetap optimis dan bertekad untuk mengalahkan kanker. Selama beberapa tahun berikutnya, Yang menjalani beberapa kemoterapi, radioterapi, dan terapi. Dia juga mendokumentasikan perjalanan kankernya di Weibo dan memberikan kata-kata penghiburan bagi ribuan rekan pasien kanker lainnya.

Ada Kisah Pilu di Balik Pria yang Gelar Pernikahan di Pemakaman PacarFoto: Weibo


Setelah menunjukkan tanda-tanda penyembuhan dari penyakit Yang, pasangan ini merencanakan pernikahan mereka lagi. Tetapi, sebelum mereka bertukar janji suci, kanker Yang kembali lagi pada 2018.



Yang pun menyerah pada penyakitnya karena kanker dengan cepat menyebar ke bagian lain dari tubuhnya. Sebelum menghembuskan nafas terakhir, Yang kerap mengatakan kepada orang-orang yang dicintainya untuk tidak menangisi kepergiannya.

"Aku tahu aku berjanji kepadamu bahwa aku tidak akan menangis, tapi maaf, aku tidak bisa melakukannya," kata Xu yang mencoba yang terbaik untuk menahan air matanya di pesta pernikahan, tetapi menangis ketika Yang dibawa pergi untuk dikremasi. (agm/hst)