Seperti Tiga Setia Gara, Model Indonesia Ini Juga Pernah Alami KDRT di AS

Eny Kartikawati - wolipop Senin, 16 Sep 2019 20:08 WIB
Dylan Sada pernah curhat alami kekerasan. Foto: Instagram Dylan Sada pernah curhat alami kekerasan. Foto: Instagram

Jakarta - Kasus KDRT Tiga Setia Gara bukan yang pertama dialami wanita Indonesia di Amerika Serikat. Sebelumnya ada model Dylan Sada yang juga pernah curhat mengalami hal serupa seperti Tiga.

Curhatan Dylan Sada menarik atensi netizen setelah dia mengunggah video yang memperlihatkan dirinya terbaring di rumah sakit dengan wajah penuh luka memar. Tak hanya itu, Dylan Sada juga menunjukkan kerontokkan rambut yang dialaminya karena mengalami kekerasan fisik. Curhatan yang diunggahnya pada Maret 2018 ini pun viral.

Model yang tinggal di New York itu menuliskan pengalaman pedihnya disiksa oleh pasangannya. Dylan Sada menuliskan ketika kekerasan fisik terjadi untuk pertama kalinya, ia telah mengatakan kepada pasangannya ingin meninggalkan sang kekasih. Namun, Dylan merasa takut karena ia juga dianiya secara verbal.



"Saya harus berbohong pada pekerjaan modeling yang menawarkan saya bahwa saya mengalami kecelakaan, jatuh, dan melukai wajah saya," ceritanya di akun @Dylan_Sada yang kini sudah tidak eksis lagi di Instagram.

Kekerasan fisik pun terus-menerus dialami lagi oleh Dylan Sada. Ia menceritakan bagaimana kronologi penganiayaan yang dialaminya, diikat hingga dipukuli.

Dylan Sada pernah mengunggah foto saat jadi korban kekerasan kekasihnya.Dylan Sada pernah mengunggah foto saat jadi korban kekerasan kekasihnya. Foto: Instagram


"Rambutku ditarik begitu keras lalu dibanting ke lantai. Saya memiliki benjolan besar di kepala sehingga saya melakukan CT scan," ungkap Dylan Sada.

Dylan saat itu mengungkapkan alasannya menceritakan kisah sedihnya karena dia tidak mau wanita lain mengalami hal serupa dengannya. Model kelahiran 27 Mei 1984 itu pun menyarankan jika wanita lain mengalami kekerasan meski hanya secara verbal agar segera meninggalkan pasangan.



"Saya adalah orang bodoh yang sedang jatuh cinta yang mengira bisa berubah. Saya terluka dan sangat patah hati, tapi saya berhasil menyembunyikan rasa sakit ini. Pelecehan verbal kepada saya adalah yang terburuk daripada pelecehan fisik, bekas luka dan memar hilang tapi rasa sakit di dalamnya berlangsung selamanya,"imbuhnya.

Namun sehari setelah mengunggah curhatannya itu, Dylan kembali mengungkap di Instagram bahwa dia sudah memaafkan kekasihnya yang melakukan kekerasan padanya. Menurutnya, mereka juga akan memulai lembaran baru.

""Saya sudah maafkan dia. Kami berdua akan memulai lembaran baru dengan hal yang positif dan saling menghormati satu sama lain," tulis model dnegan nama asli Aldila Wulandari Kusumashanty Pranadjaja itu.



Simak Video "Saat Api Menari Mengikuti Alunan Musik"
[Gambas:Video 20detik]
(eny/eny)