Cerita Pengantin Curi Bunga dari Kebun Tetangga untuk Pesta Pernikahan

Rahmi Anjani - wolipop Jumat, 26 Apr 2019 08:55 WIB
Ilustrasi pengantin Foto: iStock Ilustrasi pengantin Foto: iStock

Jakarta - Mempersiapkan pernikahan memang bisa jadi hal yang melelahkan dan tentu saja menguras tabungan. Tak heran jika banyak calon pengantin jadi sedikit 'gila' karenanya. Banyak cerita menarik mengenai obsesi para 'bridezilla' demi menggelar pesta sempurna. Cerita berikut bisa dibilang lucu tapi juga miris. Seorang pengantin dilaporkan mencuri bunga tetangga untuk digunakan di pestanya.

Hal ini terungkap dalam sebuah grup Facebook yang sering membahas mengenai pernikahan. Netizen tersebut mengaku bahwa pernah ada seorang pengantin yang tertangkap mencuri bunga dari kebunnya. Masalahnya bunga yang dicuri bukan hanya satu atau dua batang. Dikatakan jika sang pengantin mengambil semua hasil kebun, termasuk lili, daisy, tulip, peony, bahkan beberapa bunga lain yang jenisnya langka.



"Aku keluar kebunku pada Jumat pagi dan menemukan semua mawar di kebun dipotong dan impatien serta petunia dalam potku hilang, pot-pot, dan semuanya. Wajar saja aku sangat sedih. Mawar-mawarku semua dipotong, termasuk Amelia Earhart hybrid tea langka yang aku cari sampai tiga tahun.

"Aku melayangkan laporan pada polisi tapi tidak banyak yang bisa mereka lakukan. Yang bisa aku lakukan adalah memotong mereka dan mencoba membujuk agar mereka mau bersemi lagi," tulisnya.

Wanita itu pun kemudian mengetahui jika tetangganya lah yang telah mencuri bunga-bunga kesayangannya dari informasi seorang teman. Dikatakan jika ada tetangga mereka yang menikah pada hari kebunnya dijarah. Pengantinnya pun mengunggah foto-foto bunga di media sosial yang dicuragai adalah hasil curian dari kebunnya.

Wanita tersebut langsung bisa mengetahui jika bunga-bunga tersebut diambil dari kebunnya karena bunga petunia dan impatien cukup langka, Ia juga melihat pengantin dan kedua bridesmaid membawa mawar-mawarnya yang juga tak bisa didapatkan di banyak tempat.



Setelah diinvestigasi, pengantin itu ternyata memang sempat melihat-lihat isi kebun beberapa hari sebelum menikah. Oleh polisi, ia pun sudah dikenakan denda karena perbuatannya. Sayangnya, pengantin itu hanya dikenakan tuduhan masuk tanpa izin bukan pencurian dan harus membayar $50 atau sekitar Rp 711 ribuan.

Tentu saja itu tak sebanding dengan kerugian wanita tersebut. Padahal ia mengaku mau menjualnya dengan harga lebih murah jika si penganti mau meminta. (ami/kik)