Cantiknya Putri Keraton Solo Saat Menikah Pakai Kebaya Didiet Maulana

Alissa Safiera - wolipop Selasa, 12 Mar 2019 16:04 WIB
Putri Keraton Solo Tunku Atiah Menikah dengan Kebaya Didiet Maulana. Foto: Dok. Owlsome Project Putri Keraton Solo Tunku Atiah Menikah dengan Kebaya Didiet Maulana. Foto: Dok. Owlsome Project

Jakarta - Keraton Solo rampung melangsungkan pernikahan antara Tunku Atiah dan pria bernama Mohamad Zaini (Zizi) pada Sabtu (9/3/2019) lalu di Pendopo Ageng Puro Mangkunegaran, Solo. Pesta pernikahan dibalut dalam nuansa Jawa yang kental, pun pada busananya.

Tunku Atiah merupakan putri dari Gusti Raden Ayu (GRAy) Retno Astrini, yang tak lain adalah anak dari Kanjeng Gusti Pangeran Adipati Arya (KGPAA) Mangkunegara VIII dan KPH Tunku Abu Bakar Dut Hadiningrat (dari Johor Bahru).

Di hari istimewanya, Tunku Atiah cantik dibalut kebaya bernuansa hijau zaitun. Penampilannya disempurnakan riasan paes pengantin Jawa Solo.

Cantiknya Putri Keraton Solo Saat Menikah dengan Kebaya Didiet MaulanaPutri Keraton Solo Tunku Atiah Menikah dengan Kebaya Didiet Maulana. Foto: Dok. Owlsome Project

"Konsep busana yang dipakai kedua mempelai adalah berbagai riset yang telah dilakukan mengenai busana adat trah Mangkunegaran. Saya terinspirasi busana kebaya panjang yang biasa dilakukan oleh para Puteri keraton," ungkap Didiet dalam pernyataan resminya.

Pengantin mengenakan kebaya dari lini Svarna by IKAT Indonesia rancangan Didiet Maulana. Sang desainer menyelipkan sentuhan personal ketika menyematkan manik-manik kristal yang mencerminkan warna dari elemen yang ada dalam Pendopo Ageng, tempat berlangsungnya acara. Manik terdiri dari 5 warna di antaranya emas,tembaga, dan olive green.

Sebagai padanan kebaya brokat Prancis, kain batik memadankan penampilan pengantin. Kain yang dipakai pun memiliki nilai sentimentil bagi Tunku Atiah.
Cantiknya Putri Keraton Solo Saat Menikah dengan Kebaya Didiet MaulanaPutri Keraton Solo Tunku Atiah Menikah dengan Kebaya Didiet Maulana. Foto: Dok. Owlsome Project

"Kain yang dipakai adalah kain cinde sutera seperti yang digunakan oleh ibundanya ketika menikah dulu dengan teknik pemakaian disampir di bawah," jelas desainer kelahiran 1981 ini.

Zizi, mempelai pria memakai beskap berwarna khaki yang mengadaptasi model beskap bernama langenarjan seperti ketika ayah Atiah menikah. Beskap dipadukan dengan kain batik tulis sogan motif Candi Luhur latar cemeng (latar belakang hitam).

Kedua mempelai menaiki kereta kuda yang membawa mereka dari Pendopo Prawedanan menuju Pendopo Ageng Puro Mangkunegaran. Acara diisi dengan berbagai tarian khas Mangkunegaran, dan panganan khas Solo. Dan gending yang memberikan background musik dan syahdu.

Cantiknya Putri Keraton Solo Saat Menikah dengan Kebaya Didiet MaulanaPutri Keraton Solo Tunku Atiah Menikah dengan Kebaya Didiet Maulana. Foto: Dok. Owlsome Project
(asf/asf)