Yang Perlu Dilakukan Wanita Saat Alami Kekerasan Finansial di Rumah Tangga

Anggi Mayasari - wolipop Jumat, 08 Des 2017 15:45 WIB
Foto: Thinkstock
Jakarta - Kekerasan dalam rumah tangga bukan hanya dalam bentuk fisik ataupun verbal, ada juga kekerasan finansial dalam rumah tangga. Tetapi, kerap kali pasangan tak menyadari jika hal tersebut adalah suatu bentuk kekerasan dalam kehidupan pernikahan.

"Pasangan tidak memberi nafkah. Pasangan tidak jujur dalam penggunaan gaji untuk keperluan pribadi. Pasangan berbuat KDRT hanya karena istri dinilai tidak bisa kelola uang," ungkap Perencana Keuangan Prita Hapsari Ghozie saat dihubungi Wolipop, Kamis (5/12/2017).

Banyak wanita yang menganggap hal tersebut adalah sesuatu yang biasa dan tak perlu dipermasalahkan. Padahal bentuk kekerasan finansial dalam rumah tangga biasanya berujung lebih buruk daripada kekerasan fisik dan berakhir dengan keretakan hubungan pernikahan bahkan perceraian.

Menurut Prita yang juga merupakan Chief Financial Planner di ZAP Finance, ada beberapa hal yang perlu dilakukan agar wanita bisa terhindar atau menghadapi kekerasan finansial dalam rumah tangga. Salah satunya dengan berkomunikasi dan mendiskusikannya bersama suami.

"Komunikasi dengan pasangan tentang tujuan rumah tangga. Tentukan siapa manajer keuangan rumah tangga," ujarnya.

Penting juga bagi istri untuk mengingatkan jika apa yang dilakukan sang suami itu salah. Mengingatkan tentang cinta serta komitmen yang pernah dibuat pada masa awal pernikahan bisa menyelamatkan kondisi keretakan hubungan dalam kasus kekerasan finansial di kehidupan rumah tangga. (agm/agm)