Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network

Calon Pengantin Nekat Pakai Gaun Terbakar Demi Foto Prewedding Dramatis

Hestianingsih - wolipop
Kamis, 25 Mei 2017 16:55 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Foto: Istimewa
Jakarta - Setiap calon pengantin tentu ingin segala hal tentang pernikahannya terlihat istimewa, termasuk foto prewedding. Tidak sedikit pula calon pengantin yang berani mengambil risiko demi mendapatkan foto prewedding yang luar biasa dan lain dari orang kebanyakan.

Seperti yang dilakukan wanita asal China ini. Ia nekat berpose dengan sebagian gaun yang dikenakannya terbakar demi mendapatkan sebuah foto dramatis.

Sang fotografer yang diketahui bernama Zheng membakar gaun putih kliennya sendiri untuk menampilkan efek yang dramatis. Dalam rekaman video yang di-posting di social media China, terlihat seorang wanita berdiri di tepi danau di provinsi Fujian, dengan mengenakan ballgown putih.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Calon Pengantin Nekat Pakai Gaun Terbakar Demi Foto Prewedding DramatisFoto: Istimewa


Salah seorang asisten fotografer kemudian menyalakan api dari ujung gaun, dan terlihat apinya menjalar ke bagian ekor. Begitu nyala api dirasa sudah cukup untuk menghasilkan efek dramatis, Zheng pun bergegas mengabadikan momen itu lewat jepretan kamera.

Api terus menjalar hingga ke bagian punggung wanita tersebut sehingga Zheng menginstruksikan asistennya untuk segera memadamkannya. Hal itu memang sudah diprediksi Zheng dan timnya pun telah menyiapkan alat pemadam kebakaran sebagai pencegahan.

Calon Pengantin Nekat Pakai Gaun Terbakar Demi Foto Prewedding DramatisFoto: Istimewa


"Kami sudah mengantisipasi sebelumnya, mulai dari pemilihan minyak, melakukan tes pada gaun pengantin dan waktu yang diperlukan untuk mematikan api, untuk memastikan semuanya berjalan lancar," ujar Zheng, seperti dikutip dari Daily Mail.

Zheng mengaku terinspirasi dari John Michael Cooper, fotografer spesialis pernikahan yang pertama kali memopulerkan tren ini. John dikenal dengan aksi yang ia sebut Trash the Dress pada 2001. Aksi ini dilakukan dengan menghancurkan gaun-gaun pengantin atas nama seni.

Tren menghancurkan gaun pengantin pun jadi populer karena hasil fotonya sangat indah, menantang sekaligus dramatis. Hal itulah yang kemudian membuat Zheng ingin melakukan tren yang sama.

Gayung bersambut, kliennya pun melihat itu sebuah ide yang bagus dan setuju untuk melakukannya. Zheng mengklaim efek api yang berkobar-kobar di belakang sang pengantin bukanlah manipulasi foto.

"Pemotretan mengambil tema elemen yang klasik. Foto-foto indah ini tidak di-photoshop karena sangat penting untuk menikmati proses pembuatannya," kata Zheng.

Di sisi lain, tindakan Zheng mengundang kekhawatiran di kalangan netizen di China. Seorang pengguna akun social media berpendapat bahwa foto tersebut sama sekali tidak indah.

"Who thinks the photos are pretty?" tulis pemilik akun mSurou.

Netizen lain dengan nama akun Zhangdaixia juga mengritik calon pengantin wanita yang tidak mempedulikan keselamatannya sendiri.

"Such an ignorant woman who is putting her life at risk," tulisnya.

Sementara itu Departemen Pemadam Kebakaran China juga mem-posting imbauan tentang bahaya membakar baju yang sedang dikenakan di Weibo, social media China mirip Twitter. Mereka mengatakan material yang digunakan untuk gaun pengantin cenderung sangat mudah terbakar. Terlambat sedikit saja mematikan api bisa berakibat fatal bagi si pemakai


(hst/eny)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Artikel Fokus Selanjutnya
Artikel Terkait
Detiknetwork
Hide Ads