5 Hal yang Perlu Diperhatikan Saat Memilih Baju Pengantin

Hestianingsih - wolipop Rabu, 18 Jan 2017 09:25 WIB
Foto: Koleksi Rusli Tjohnardi
Jakarta - Busana pernikahan yang indah akan membuat pengantin terlihat cantik di hari istimewanya. Maka memikirkan dengan matang model maupun desain baju pengantin menjadi hal paling krusial bagi sang calon mempelai wanita. Baik itu berupa gaun, setelan kebaya maupun busana kontemporer.

Memilih busana pernikahan bisa dibilang susah-susah gampang, sebab keinginan untuk tampil sempurna dan banyaknya pilihan model gaun bisa sangat membingungkan. Tapi hal itu bisa terselesaikan dengan mengikuti lima tips berikut ini, seperti yang dikutip dari Medium.

1. Buat Janji Temu di Pagi Hari
Jika Anda memutuskan untuk membeli sendiri atau menjahit gaun pengantin ketimbang sewa, sebaiknya buat janji temu dengan desainer di pagi hari. Seorang desainer, penjahit atau stylist kenamaan biasanya akan banyak menangani klien seharian. Semakin siang, makin banyak keinginan klien yang harus diakomodir dan itu bisa membuat mereka kelelahan serta kurang fokus. Terlebih lagi di sore atau malam hari ketika butik atau workshop sudah akan tutup. Maka waktu terbaik untuk membicarakan desain ataupun model busana pengantin Anda adalah di pagi hari, ketika konsultan bridal maupun desainer ide-idenya masih segar dan bersemangat untuk diajak berdiskusi.

2. Pilih Baju dengan Siluet Klasik
Kenali dulu bentuk tubuh Anda, baru tentukan siluet gaun yang paling cocok. Soal warna dan pemilihan bahan bisa dilakukan belakangan. Gaun berpotongan A-line yang melebar ke bawah, atau gaun ala princess mungkin akan membuat penampilan terlihat megah dan fancy. Tapi belum tentu model tersebut cocok dengan bentuk tubuh Anda. Barangkali, Anda akan terlihat lebih cantik dengan gaun berpotongan mermaid, ballgown atau fishtail.

Ingatlah bahwa bentuk tubuh --bukan ukuran tubuh-- amat menentukan siluet gaun yang akan Anda kenakan. Setelah mengetahui bentuk tubuh dan siluet yang tepat, baru pikirkan untuk memilih model garis leher, gaun tanpa atau dengan tali, warna, bahan dan ornamen hiasan.

3. Fokus di Bagian Atas
Gaun atau kebaya pengantin sebaiknya difokuskan pada bagian atas. Artinya, ornamen penghias seperti bordir, payet, kristal atau manik-manik lebih banyak diaplikasikan pada bagian atas busana. Kenapa? Karena tamu biasanya akan lebih fokus melihat mulai dari bagian wajah pengantin hingga area torso. Boleh saja menambahkan ornamen pada bagian bawah maupun train tapi sebaiknya porsinya diperbanyak di bagian atas. Lagipula dalam foto-foto pernikahan, wajah Anda yang akan lebih banyak diekspos. Jadi jika bujet untuk baju pernikahan terbilang terbatas tapi tetap ingin tampil glamor, sediakan porsi yang lebih banyak untuk menghias bagian atas busana.

4. Jangan Terburu-buru
Memilih baju pengantin sebaiknya dilakukan jauh-jauh hari sebelum tanggal pernikahan, minimal enam bulan. Anda menginginkan yang terbaik untuk hari istimewa tersebut, maka tidak perlu terburu-buru memilih baju pengantin yang akan dikenakan. Cari beberapa rekomendasi salon atau butik bridal, referensi rancangan busana pengantin dari internet maupun majalah untuk mendapatkan gaun terbaik.

5. Jahit Sendiri
Tidak menemukan baju pengantin sesuai keinginan? Kenapa tidak membuat sketsa baju sendiri, lalu minta bantuan pada penjahit. Anda bisa mengutarakan model apapun yang diinginkan, mengombinasikan berbagai ide yang sudah dikumpulkan dari internet atau majalah, bahkan menambahkan aksesori milik sendiri. Mau gaun simpel, atau punya sentuhan couture, semuanya bisa dikreasikan sesuai keinginan. (hst/hst)