Liputan Khusus Persiapan Pernikahan
Kapan Waktu yang Tepat untuk Membuat Undangan Pernikahan?
Intan Kemala Sari - wolipop
Jumat, 14 Okt 2016 10:51 WIB
Jakarta
-
Undangan pernikahan menjadi hal krusial yang harus dipersiapkan matang-matang dalam merencanakan pernikahan untuk menunjukkan waktu dan tempat berlangsungnya acara. Tak heran, banyak calon pengantin yang seakan direpotkan dengan urusan tersebut meskipun resepsi pernikahan masih lama dilakukan. Lantas sebenarnya kapan waktu yang tepat untuk membuat undangan pernikahan?
Syita Sophiaan, founder dari jasa penyelenggara pernikahan Amaya Wedding menuturkan, waktu yang aman untuk mencetak undangan pernikahan idealnya tiga sampai empat bulan sebelum acara. Jika dilakukan terlalu mepet, dikhawatirkan produksi undangan tidak selesai, namun jika membuat undangan pernikahan terlalu jauh dari jadwal pernikahan, hal itu menjadi tidak efisien karena biasanya vendor akan memproduksi dalam waktu yang berdekatan dengan pernikahan.
"Saya kasih pemikiran ke klien untuk menarik mundur waktu. Misalnya menikah November, berarti dalam satu bulan sebelum acara undangan sudah harus selesai. Kenapa? Kalau ada tamu dari luar kota, perlu waktu untuk mengirimnya. Mereka juga bisa booking transportasi dan hotel tanpa terburu-buru," tuturnya saat berbincang dengan Wolipop di Lotte Shopping Avenue, Jakarta Selatan, Selasa (11/10/2016).
Wanita 28 tahun ini melanjutkan, sedangkan untuk tamu undangan yang berada dalam satu kota, idealnya undangan diberikan dua minggu sebelum berlangsungnya acara. Untuk itu, undangan harus berada di tangan calon pengantin untuk ditempeli label nama dan dikirimkan ke alamat masing-masing.
Dari sisi vendor, dalam memproduksi undangan biasanya memerlukan waktu tiga minggu hingga satu bulan. Belum lagi ditambah waktu untuk mendesain undangan serta revisi desain yang biasanya memakan waktu hingga satu bulan.
"Jadi kalau ditarik mundur lagi, dari desain undangan dan produksi saja sudah makan waktu dua bulan, makanya idealnya tiga sampai empat bulan," lanjut Syita.
Menurutnya, desain undangan para calon pengantin di Jakarta tengah didominasi oleh nuansa floral. Ia seringkali melihat undangan dengan motif bunga-bunga di para vendor percetakan.
"Kalau undangan itu mayoritas diberikan ke tamunya orangtua. Mereka biasanya lebih suka yang nuansa songket atau batik, jadi solusinya sekarang banyak pasangan yang bikin dua versi undangan. Misalnya satu versi batik berbentuk hard copy, satu versi floral berbentuk digital untuk dikirim ke email atau whatsapp," kata wanita yang pernah mengikuti konferensi wedding organizer di Las Vegas, Amerika itu.
Syita melihat, para generasi milenial yang berusia di bawah 30 tahun kini tidak mempermasalahkan undangan fisik. Mereka sudah terbiasa dengan undangan digital dan sebisa mungkin datang ke pesta pernikahan meski tidak memegang undangan fisik.
"Saya selalu bilang ke klien, undang lewat e-mail atau Facebook boleh, tapi jangan lupa hitung jumlah tamunya. Kadang ada yang seperti memberikan pengumuman saja kalau mereka akan menikah, tapi yang baca undangan itu mereka sebenernya mau dateng lho," pungkas wanita kelahiran 1988 itu. (itn/itn)
Syita Sophiaan, founder dari jasa penyelenggara pernikahan Amaya Wedding menuturkan, waktu yang aman untuk mencetak undangan pernikahan idealnya tiga sampai empat bulan sebelum acara. Jika dilakukan terlalu mepet, dikhawatirkan produksi undangan tidak selesai, namun jika membuat undangan pernikahan terlalu jauh dari jadwal pernikahan, hal itu menjadi tidak efisien karena biasanya vendor akan memproduksi dalam waktu yang berdekatan dengan pernikahan.
"Saya kasih pemikiran ke klien untuk menarik mundur waktu. Misalnya menikah November, berarti dalam satu bulan sebelum acara undangan sudah harus selesai. Kenapa? Kalau ada tamu dari luar kota, perlu waktu untuk mengirimnya. Mereka juga bisa booking transportasi dan hotel tanpa terburu-buru," tuturnya saat berbincang dengan Wolipop di Lotte Shopping Avenue, Jakarta Selatan, Selasa (11/10/2016).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dari sisi vendor, dalam memproduksi undangan biasanya memerlukan waktu tiga minggu hingga satu bulan. Belum lagi ditambah waktu untuk mendesain undangan serta revisi desain yang biasanya memakan waktu hingga satu bulan.
"Jadi kalau ditarik mundur lagi, dari desain undangan dan produksi saja sudah makan waktu dua bulan, makanya idealnya tiga sampai empat bulan," lanjut Syita.
Menurutnya, desain undangan para calon pengantin di Jakarta tengah didominasi oleh nuansa floral. Ia seringkali melihat undangan dengan motif bunga-bunga di para vendor percetakan.
"Kalau undangan itu mayoritas diberikan ke tamunya orangtua. Mereka biasanya lebih suka yang nuansa songket atau batik, jadi solusinya sekarang banyak pasangan yang bikin dua versi undangan. Misalnya satu versi batik berbentuk hard copy, satu versi floral berbentuk digital untuk dikirim ke email atau whatsapp," kata wanita yang pernah mengikuti konferensi wedding organizer di Las Vegas, Amerika itu.
Syita melihat, para generasi milenial yang berusia di bawah 30 tahun kini tidak mempermasalahkan undangan fisik. Mereka sudah terbiasa dengan undangan digital dan sebisa mungkin datang ke pesta pernikahan meski tidak memegang undangan fisik.
"Saya selalu bilang ke klien, undang lewat e-mail atau Facebook boleh, tapi jangan lupa hitung jumlah tamunya. Kadang ada yang seperti memberikan pengumuman saja kalau mereka akan menikah, tapi yang baca undangan itu mereka sebenernya mau dateng lho," pungkas wanita kelahiran 1988 itu. (itn/itn)
Home & Living
Saatnya Ganti Tempat Sampah yang Bikin Rumahmu Lebih Higienis Sekaligus Estetik!
Home & Living
3 Pilihan Keranjang Laundry Ini Harus Ada di Rumah, Bikin Cucian Jadi Gak Numpuk Berantakan!
Health & Beauty
Mykonos Hawaiian Crush Extrait de Parfum, Parfum Wangi Tropis yang Bikin Mood Naik!
Elektronik & Gadget
Airbot X40 Master, Robot Vacuum Super Pintar untuk Rumah Bersih Tanpa Ribet!
Artikel Terkait
ARTIKEL LAINNYA
Viral Verificator
Viral Souvenir Pernikahan Tak Biasa, Tamu Bebas Merangkai Bunga Sendiri
TikTok Viral Verificator
Viral Momen Dosen Pertanian Mantu, Souvenir Bibit Tanaman Jadi Sorotan
TikTok Viral Verificator
Viral! Pengantin Bagikan Souvenir 100 Anak Ayam Warna-warni, Tuai Kritik
Daftar Tanggal Cantik 2026, Cocok Untuk Lamar Kekasih Hingga Gelar Pernikahan
Istri Ceraikan Suami Usai Lihat Bukti Perselingkuhan Dari Promosi di TikTok
Most Popular
1
Foto Cantik BCL-Alyssa Daguise Hadiri Pernikahan 'Pangeran Jaksel' di Maroko
2
Foto Vidi Aldiano Tampil Berkumis Jadi Groomsman Pernikahan Sahabat di Maroko
3
Emily Ratajkowski Berhijab Sambut Wali Kota Muslim New York, Unggahan Dikritik
4
7 Potret G-Dragon Pakai Bandana Emas Berhias Permata, Cuma Ada Satu di Dunia
5
7 Potret Aurelie Moeremans Tetap Cantik Pamer Baby Bump yang Makin Besar
MOST COMMENTED











































