Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network

Serba-serbi Kondangan

Hindari 6 Perilaku yang Kurang Pantas Dilakukan Saat Kondangan

Intan Kemala Sari - wolipop
Jumat, 02 Sep 2016 10:36 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Foto: Ist.
Jakarta - Resepsi pernikahan menjadi momen penting bagi setiap pasangan. Mereka banyak mengundang para tamu untuk memberikan doa dan restunya. Bagi para tamu yang diundang, datang ke pesta pernikahan bisa jadi menyenangkan karena acara tersebut bisa menjadi ajang reuni dengan teman lama dan kerabat.

Meski demikian, ada beberapa hal yang harus diingat dan diperhatikan saat Anda pergi ke pesta pernikahan. Jangan sampai, hal-hal yang dilakukan selama jalannya pesta membuat tamu lain merasa tidak nyaman dengan Anda. Apa saja?

1. Membungkus Makanan
Banyak pengantin yang memesan porsi makanan lebih untuk menu prasmanan agar para tamu yang datang terlambat masih bisa menyantap hidangan. Namun dituturkan oleh jasa penyelenggara pernikahan Ayodya Wedding, Anindhitya, ada beberapa orang yang kedapatan membungkus-bungkus sisa makanan yang masih tersedia di atas meja meskipun resepsi pernikahan belum benar-benar berakhir.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Biasanya acaranya belum ditutup, masih ada beberapa tamu di sana, tapi ada yang sudah bungkus-bungkus makanan dan biasanya itu orang-orang dekat si pengantin. Kalau seperti itu sebaiknya bisa ditanya ke wedding organizer dulu, sudah boleh dibawa pulang atau belum," tutur Anindhitya saat dihubungi Wolipop, Selasa (30/8/2016).

2. Mengambil Properti Dekorasi
Dekorasi pesta pernikahan banyak dihiasi oleh bunga-bunga baik bunga segar maupun hiasan bunga yang ditaruh di dalam vas. Wanita yang menjadi wedding organizer sejak tiga tahun lalu itu mengatakan ada beberapa tamu undangan yang mengambil hiasan vas bunga yang diletakkan di atas meja. Padahal vas tersebut bisa dipakai untuk acara pernikahan lainnya.

"Untuk dekorator pernikahan, properti yang hilang itu sudah hal biasa. Bagi mereka itu mengesalkan sih, lebih banyak ambil fresh flower aja nggak apa-apa. Ada juga kalau table party, di tengah meja ada dekorasi lilin, itu juga suka diambilin. Mungkin niatnya bukan jahat, tapi karena dekorasinya lucu orang jadi ingin bawa pulang," kata wanita yang biasa disapa Dhitya itu.

3. Meminta Souvenir Lebih
Setiap tamu undangan mendapatkan souvenir pernikahan sebagai tanda kenangan atas kehadirannya. Tetapi tak jarang ada pula ada beberapa tamu meminta souvernir lebih dengan berbagai alasan. Hal tersebut sebenarnya terlihat sepele, namun jika pengantin yang memesan souvenir sesuai jumlah tamu yang hadir, tentu permintaan tersebut agak sulit dikabulkan.

"Itu pasti di setiap acara pernikahan ada. Makanya dari awal aku ngobrol dengan calon pengantin, aku tanya berapa jumlah souvenirnya. Kalau ternyata dari pengantinnya mengizinkan untuk dikasih, ya nggak masalah kasih souvernir lebih," jelasnya lagi.

4. Mengambil Makanan Berlebihan
Dhitya menambahkan, salah satu kebiasaan orang Indonesia dalam menghadiri pesta pernikahan adalah gemar mencicipi berbagai macam makanan yang tersedia di gubuk atau stand makanan termasuk pula mencicipi menu prasmanan yang bisa diambil sendiri. Sayangnya, banyak tamu undangan yang tidak menghabiskan makanannya sehingga masih tersisa banyak.

Sebaiknya, ambillah makanan secukupnya sesuai porsi masing-masing. Pikirkan pula tamu lain yang datang terlambat agar mereka masih bisa menyantap hidangan yang disuguhkan.

5. Tidak Membuka Makanan Sebelum Dipersilakan
Sebelum dipersilakan oleh pembawa acara untuk menikmati hidangan yang disajikan, hindari untuk membuka makanan yang masih tertutup rapat dan mencicipinya. Tunggulah sampai pembawa acara mempersilakan Anda untuk menyantap sajian yang disuguhkan. Begitu juga saat mengantre, berdirilah di depan stan yang sudah ditentukan dengan tertib dan tidak menyelak antrean.

6. Jangan Ajak Tamu Tak Diundang
Dilansir dari Huffington Post, jika Anda diundang ke pesta pernikahan sendirian, jangan ajak tamu tak diundang untuk menemani Anda pergi ke pesta. Pakar etika dari Emily Post Institute, Anna Post mengatakan, mengundang Anda ke pesta pernikahan baik sendiri atau bersama pasangan merupakan suatu keputusan yang telah dibuat.

"Jangan menelpon calon pengantin dan bertanya bolehkan untuk mengajak orang lain? Meminta mereka untuk mengubah undangan adalah tindakan yang kurang sopan dan mereka akan menjadi canggung dengan Anda," kata Anna. (itn/itn)
Tags

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Artikel Fokus Selanjutnya
Artikel Terkait
Detiknetwork
Hide Ads