Ini Kelakuan Pengantin yang Keterlaluan Menurut Wedding Organizer
Daniel Ngantung - wolipop
Selasa, 21 Jun 2016 18:44 WIB
Jakarta
-
Film 'Bride Wars' (2009) yang dibintangi Kate Hudson dan Anne Hathaway, menampilkan bagaimana sebuah acara pernikahan berubah menjadi bencana karena ulah pengantin yang keterluan. Bukan fiksi semata, kejadian tersebut ternyata juga terjadi di dunia nyata. Setidaknya begitu pengakuan para staf wedding organizer (WO).
Mereka membeberkan kelakuan para kliennya yang keterlaluan tersebut di media sosial. Tidak sedikit di antara mereka yang menjadi korban amukan para klien. Shock, kaget, kesal, dan muak. Itulah yang para staf rasakan. Namun suka atau tidak, sebagai staf WO yang profesional, mereka harus tetap menghadapi klien tersebut.
"Saya punya satu klien yang memuji betapa enaknya katering di acara pernikahannya. Tapi keesokan harinya, si mempelai wanita menulis ulasan buruk tentang makanan tersebut di Yelp (situs rekomendasi restoran). Dia mau menarik ulasan tersebut asalkan saya memberikannya diskon," ujar seorang staf WO seperti dikutip Daily Mail.
Ada lagi mempelai wanita yang tidak bisa mengendalikan amarahnya. Ia bahkan melempar sepatu ke wajah seorang staf WO. "Ia juga sempat melempar sebotol champagne, lalu berteriak kepada pelayan dan menampar pengiring pengantinnya. Tidak heran jika pernikahannya hanya cepat berakhir," tulis staf WO lainnya.
Staf WO juga pernah berurusan dengan mempelai wanita yang tiba-tiba meminta kuenya diganti tepat di hari-H. Alasannya, warna kue tersebut ternyata sudah banyak dipakai pengantin lain.
Tidak hanya mempelai wanita, para staf juga merasakan ulah pengantin pria yang menyebalkan.
"Muka teman saya seorang fotografer pernikahan pernah dipukul oleh pengantin karena. Ia bilang, si fotografer kebanyakan memfoto calon istrinya," ujar salah seorang staf WO. (dng/dng)
Mereka membeberkan kelakuan para kliennya yang keterlaluan tersebut di media sosial. Tidak sedikit di antara mereka yang menjadi korban amukan para klien. Shock, kaget, kesal, dan muak. Itulah yang para staf rasakan. Namun suka atau tidak, sebagai staf WO yang profesional, mereka harus tetap menghadapi klien tersebut.
![]() |
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ada lagi mempelai wanita yang tidak bisa mengendalikan amarahnya. Ia bahkan melempar sepatu ke wajah seorang staf WO. "Ia juga sempat melempar sebotol champagne, lalu berteriak kepada pelayan dan menampar pengiring pengantinnya. Tidak heran jika pernikahannya hanya cepat berakhir," tulis staf WO lainnya.
![]() |
Staf WO juga pernah berurusan dengan mempelai wanita yang tiba-tiba meminta kuenya diganti tepat di hari-H. Alasannya, warna kue tersebut ternyata sudah banyak dipakai pengantin lain.
Tidak hanya mempelai wanita, para staf juga merasakan ulah pengantin pria yang menyebalkan.
"Muka teman saya seorang fotografer pernikahan pernah dipukul oleh pengantin karena. Ia bilang, si fotografer kebanyakan memfoto calon istrinya," ujar salah seorang staf WO. (dng/dng)













































