Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network

Sejarah 'Menyeramkan' di Balik Pemakaian Veil Pada Pengantin Wanita

Rahmi Anjani - wolipop
Sabtu, 09 Apr 2016 16:45 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Foto: Thinkstock
Jakarta - Tak sedikit pengantin yang memilih tampil dengan gaun pernikahan ala Barat yang konvensional. Selain berwarna putih dan bersiluet ballgown, sebagian dari mereka juga ada yang menerapkan veil atau penutup kepala. Aksesori tersebut pun membuat mempelai terlihat lebih anggun sekaligus misterius oleh para tamu dan calon suami.

Veil memang dapat menciptakan tampilan megah sehingga menarik atensi banyak mata. Namun tahukah Anda jika penutup kepala itu punya sejarah menyeramkan di baliknya. Seperti awal mula kehadiran bridesmaids yang hadir sebagai pengecoh setan, penutup kepala itu ternyata juga muncul untuk alasan mistis yang tersembunyi.

Dilansir Cosmopolitan, penutup kepala pada gaun pengantin populer pada masa Roman. Ketika itu veil yang banyak digunakan berwarna merah dan diberi nama flammeum. Kain tersebut diaplikasikan dari kepala hingga kaki untuk membuat mempelai wanita terlihat seperti sedang terbakar. Hal tersebut dilakukan untuk menakuti roh jahat agar tidak mengganggu hari bahagia pasangan yang akan menikah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Selain untuk mengusir roh jahat, penutup kepala juga membuat mempelai pria tidak bisa melihat pengantinnya sampai pernikahan resmi dilakukan. Ketika pria dimita untuk membuka veil, hal tersebut pun menjadi simbol pemindahan 'kepemilikan' pengantin wanita dari ayah ke suami.

Untuk memberi kesan pernikahan yang megah dan tradisional, pengantin juga kerap mengenakan penutup kepala sekaligus train atau bagian belakan gaun yang dibuat panjang. Namun kemegahan ternyata juga bukan tujuan awal dari kehadirannya. Menurut Bustle, detail tersebut diterapkan untuk mencegah pengantin melarikan diri dan memudahkan wanita dibawa oleh mempelai pria yang sering kali belum pernah bertemu sebelumnya. (ami/ami)
Tags

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Artikel Fokus Selanjutnya
Artikel Terkait
Detiknetwork
Hide Ads