Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network

Wanita Ini Habiskan 8 Bulan Demi Buat Sendiri Dekorasi Pesta Pernikahan

Alissa Safiera - wolipop
Selasa, 09 Feb 2016 16:17 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Foto: Dok. Steve Fuller
Jakarta - Tak sedikit pasangan yang memberi sentuhan personal mereka ke dalam pesta pernikahan. Ada yang melakukannya dengan bantuan Wedding Organizer, ada yang memanfaatkan keluarga dan teman, ada pula yang benar-benar melakukan segala persiapannya sendiri, seperti wanita Inggris satu ini.

Adalah Marrianne Mercer, seorang wanita yang memiliki visi yang spesifik untuk mewujudkan pesta pernikahan impiannya. Ia tidak mau dibantu oleh jasa profesional, melainkan memikirkan ide hingga membuatnya dengan tangan sendiri.

"Melakukan proyek membuat kreasi sendiri (DIY) sangat menyenangkan. Setelah bertunangan aku memiliki visi untuk membuat upacara pemberkatan dan resepsi untuk kami. Kami memilih lokasi gereja kecil di perkebunan yang indah dan kanvas hitam untuk resepsi. Aku suka warnanya dan tak tahan untuk memberi warna terang dengan palet musim panas," ujar Marrianne kepada Huffington Post.

Wanita 32 tahun ini melakukan pesta pernikahan di bulan Agustus 2013 lalu dengan pasangannya, David Miall. Marianne membuat semuanya dari mulai dekorasi, confetti sampai kue pernikahan dalam jangka waktu yang tidak sebentar, yakni delapan bulan seperti dikutip dari Daily Mail.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Marrianne yang seorang desainer grafis mempublikasikan hasil karyanya dalam sebuah buku berjudul 'My Handmade Wedding'. Rencananya buku itu akan rilis bulan Mei 2016.

Ia mengakui jika membuat pestanya sendiri bukan hal yang mudah. Marianne juga mendapat sedikit bantuan dari keluarga dan teman. Ibu dari suaminya membantu untuk membuat lilin wangi sebagai dekorasi.

"Tamu-tamuku menyukai dekorasinya dan menikmati hari yang santai. Dekorasinya begitu cerah dan kami beruntung sepanjang hari sangat cerah jadi kami bisa menikmati aktivitas luar ruangan yang didekorasi. Beberapa tamu bahkan membawa bunga kertas itu sebagai kenang-kenangan," ujar Marianne.

Dilansir oleh Huffington Post dari Daily Mail, Marianne menghabiskan bujet US$ 13.000 atau sekitar Rp 177 jutaan untuk pestanya. Walau tak juga bisa disebut murah, namun Marianne mengatakan jika ia tidak ingin mengubah apapun dari pestanya.

"Aku akan melakukannya persis sama. Kunci untuk DIY wedding yang sukses adalah harus terorganisir dan membuat daftar apa yang harus dilakukan tiap orangnya. Mulai dari apa yang akan mereka buat, penyelesaian, membeli, organisir dan lain-lain. Kami berdua memiliki hari yang indah dan ingin melakukannya lagi di kemudian hari," tutup Marianne. (asf/asf)
Tags

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Artikel Fokus Selanjutnya
Artikel Terkait
Detiknetwork
Hide Ads