Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network

Jokowi Mantu

Arti Penggunaan Paes dalam Riasan Pengantin Selvi, Menantu Jokowi

Hestianingsih - wolipop
Sabtu, 13 Jun 2015 11:17 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Dok. Detikfoto
Jakarta - Pernikahan anak Presiden Joko Widodo, Gibran Rakabuming Raka dan Selvi Ananda yang berlangsung di gedung Graha Saba Buana, Solo, Kamis (11/6/2015) lalu sangat kental nuansa dan tradisi Jawa, khususnya Solo. Untuk riasan wajah, Selvi memilih tata rias gaya Solo Putri klasik. Sesuai pakem riasan Solo Putri, dahi mempelai wanita harus dibuat paes hitam pekat.

Ternyata ada makna tersendiri di balik riasan paes Solo yang dilukis perias pengantin Dra. Conny Supriyanto untuk wanita berusia 25 tahun itu. Paes Solo Putri terdiri dari empat bagian, sebelum diisi warna hitam, lengkungan paes disebut dengan cengkorongan.

"Cengkorongan itu bentuk ukirannya. Setelah diisi warna hitam baru namanya paes," jelas Conny saat berbincang dengan Wolipop di rumahnya, Jalan Siwalan No. 37 A, Solo, Jawa Tengah, Jumat (12/6/2015).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Baca Juga: 25 Pernikahan Keluarga Kerajaan Termegah di Dunia

Ada empat bagian dalam bentuk paes, dan masing-masing memiliki artinya tersendiri. Pada cengkorongan yang melengkung di bagian tengah disebut dengan gajahan, lalu yang berbentuk meruncing dinamakan ngapit. Lengkungan yang lebih kecil di dahi bagian samping adalah penitis dan yang meruncing ke bawah dekat telinga disebut godek.

"Yang di tengah namanya gajahan (melambangkan) Tuhan Yang Maha Esa. Lalu yang kecil (runcing) ini ibu (ngapit), (sampingnya) bapak (penitis) dan yang bawah ini godek, godek itu artinya anak," tutur Conny, yang merupakan mitra bisnis wedding organizer Chili Pari milik Gibran, sejak empat tahun lalu.

Jadi, jika diartikan secara keseluruhan, paes Solo Putri yang dikenakan Selvi saat ijab kabul dan resepsi pernikahannya mengandung arti pertemuan antara ayah, ibu, sehingga membuahkan anak. Sementara gajahan diharapkan keluarga tersebut bisa berbakti kepada Tuhan Yang Maha Esa.

Conny mengatakan, memerlukan waktu sekitar 3,5 jam untuk merias Selvi dengan dandanan Solo Putri. Selain akad nikah dan resepsi, Wanita yang berpengalaman di tata rias tradisional selama 26 tahun itu juga bertanggungjawab mempercantik wajah Putri Solo tersebut saat pre-wedding, tembungan, siraman serta midodareni.

(hst/aln)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Artikel Fokus Selanjutnya
Artikel Terkait
Detiknetwork
Hide Ads