Dituntut Orangtua Agar Segera Menikah? Ini Cara Menghadapinya
wolipop
Sabtu, 13 Sep 2014 16:00 WIB
Jakarta
-
Tidak sedikit wanita modern saat ini yang lebih mementingkan karier daripada kehidupan percintaannya. Oleh karena itu, banyak orangtua yang khawatir kalau putrinya akan sulit menikah. Tidak heran bila beberapa orangtua sudah menuntut Anda segera menikah terutama saat usia sudah cukup untuk berumah tangga. Ketika orangtua ingin Anda segera menikah, tapi diri sendiri masih merasa belum siap, berikut cara menghadapinya.
1. Cari Waktu yang Tepat
Psikolog Ratih Ibrahim menyarankan agar mencari waktu yang tepat untuk membicarakan hal ini dengan kedua orangtua. Pilih waktu santai seperti akhir pekan atau pada malam hari sebelum tidur. Hindari membicarakan topik tersebut ketika orangtua dalam keadaan emosi atau lelah agar tidak semakin memperburuk suasana.
2. Bicarakan Baik-baik dengan Orangtua
Ketika disinggung menikah oleh orangtua, hindari bersikap kasar atau mengabaikannya secara langsung. Sikap tersebut bisa membuat suasana semakin keruh. Coba bicarakan baik-baik dengan orangtua. Beritahukan alasan Anda mengapa belum ingin menikah. Bicarakan baik-baik tidak dengan intonasi yang tinggi. Bila orangtua marah, tahan emosi Anda, berusahalah tetap bersikap tenang menghadapinya.
Saat orangtua menasihati, dengarkan semua pembicaraan dan harapan kedepannya. Nasihat orangtua mungkin bisa Anda evaluasi kembali untuk mempertimbangkan apakah sebenarnya Anda sudah siap atau belum.
3. Pikirkan dengan Matang
Ketika sudah berbicara dengan orangtua, pikirkan kembali semua nasihat orangtua matang-matang. Menurut pendiri Conseling and Development Center PT Personal Growth itu, keputusan menikah adalah keputusan yang besar karena menyangkut masa depan Anda. Oleh karena itu, menikahlah bukan karena paksaan atau desakan orangtua tapi memang keinginan sendiri.
Ratih mengatakan, ada empat aspek yang perlu dipikirkan dengan sangat matang sebelum memutuskan menikah seperti kesiapan mental, keyakinan dengan pasangan, adanya kesepakatan bersama untuk kehidupan pernikahan termasuk soal finansial, dan terakhir memang karena rasa senang ingin membangun rumah tangga bukan paksaan.
4. Berikan Penjelasan yang Logis
Setelah mempertimbangkan beberapa hal di atas, coba kembali yakinkan orangtua. Yakinkan orangtua kalau Anda memiliki banyak pertimbangan. Berikan orangtua penjelasan yang logis agar ia mengerti keinginan Anda.
" Tujuannya adalah untuk membantu orangtua lebih memahami diri kamu dan kamu membuka diri terhadap opini / masukan orangtua. Dengan demikian dapat terjadi komunikasi dua arah dan harapannya akan terbentuk saling pengertian," saran Ratih.
(aln/aln)
1. Cari Waktu yang Tepat
Psikolog Ratih Ibrahim menyarankan agar mencari waktu yang tepat untuk membicarakan hal ini dengan kedua orangtua. Pilih waktu santai seperti akhir pekan atau pada malam hari sebelum tidur. Hindari membicarakan topik tersebut ketika orangtua dalam keadaan emosi atau lelah agar tidak semakin memperburuk suasana.
2. Bicarakan Baik-baik dengan Orangtua
Ketika disinggung menikah oleh orangtua, hindari bersikap kasar atau mengabaikannya secara langsung. Sikap tersebut bisa membuat suasana semakin keruh. Coba bicarakan baik-baik dengan orangtua. Beritahukan alasan Anda mengapa belum ingin menikah. Bicarakan baik-baik tidak dengan intonasi yang tinggi. Bila orangtua marah, tahan emosi Anda, berusahalah tetap bersikap tenang menghadapinya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
3. Pikirkan dengan Matang
Ketika sudah berbicara dengan orangtua, pikirkan kembali semua nasihat orangtua matang-matang. Menurut pendiri Conseling and Development Center PT Personal Growth itu, keputusan menikah adalah keputusan yang besar karena menyangkut masa depan Anda. Oleh karena itu, menikahlah bukan karena paksaan atau desakan orangtua tapi memang keinginan sendiri.
Ratih mengatakan, ada empat aspek yang perlu dipikirkan dengan sangat matang sebelum memutuskan menikah seperti kesiapan mental, keyakinan dengan pasangan, adanya kesepakatan bersama untuk kehidupan pernikahan termasuk soal finansial, dan terakhir memang karena rasa senang ingin membangun rumah tangga bukan paksaan.
4. Berikan Penjelasan yang Logis
Setelah mempertimbangkan beberapa hal di atas, coba kembali yakinkan orangtua. Yakinkan orangtua kalau Anda memiliki banyak pertimbangan. Berikan orangtua penjelasan yang logis agar ia mengerti keinginan Anda.
" Tujuannya adalah untuk membantu orangtua lebih memahami diri kamu dan kamu membuka diri terhadap opini / masukan orangtua. Dengan demikian dapat terjadi komunikasi dua arah dan harapannya akan terbentuk saling pengertian," saran Ratih.
(aln/aln)
Olahraga
Nggak Perlu Bingung! Ini Rekomendasi Sepatu Nike Wanita Nyaman & Kekinian 2026
Kesehatan
Dada Panas & Perut Perih? Madu Herbal Ini Jadi Solusi Favorit Penderita GERD!
Kesehatan
Rahasia Wanita Tetap Fit & Mood Stabil Setiap Hari, Cuma 1 Kapsul Herbal Ini!
Makanan & Minuman
ART Belum Balik dari Mudik? 3 Makanan Instan Ini Jadi Penyelamat Dapur Anti Ribet!
Artikel Terkait
ARTIKEL LAINNYA
The Real Cinta Sejati, Kisah Kakek 82 Tahun Tempuh 12 Jam Demi Istri di ICU
Kisah Pengusaha Nikahi Pria 30 Tahun Lebih Muda, Disebut Beri Mahar Rp 112 M
Istri Urus Suami yang Lumpuh Bareng Kekasih Baru, Tuai Pro Kontra
Kisah Pengantin Gagal Senyum Usai Botox Jelang Nikah
Tahu Diselingkuhi, Istri Malah Tawarkan Untuk 'Sewa Suami' ke Selingkuhan
Most Popular
1
Foto: Gaya Nelly Furtado Penuh Percaya Diri, Berjuang Lawan Body Shamming
2
Foto Prewedding Syifa Hadju-El di London, Cantik Unreal Bak Princess
3
Wanita Muda Akhiri Hidup dengan Eutanasia, Kisah Kontroversi yang Bikin Haru
4
Idol KPop Ungkap Profesi Baru Usai Jadi Korban Malpraktek Klinik Kecantikan
5
Gaya Kompak Ayu Ting Ting & Putrinya Tampil Bak Gadis China Pakai Hanfu
MOST COMMENTED











































