Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network

Perhatikan! Ini Kunci Pernikahan Harmonis Walau Beda Prinsip dengan Pasangan

wolipop
Rabu, 30 Apr 2014 07:37 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Dok. Thinkstock
Jakarta - Tidak sedikit pasangan pengantin merasakan kehidupan cinta mereka menjadi berbeda dibandingkan masa pacaran. Perbedaan prinsip yang dulu sebenarnya sudah ada namun tidak menjadi masalah, kini setelah menikah dan hidup bersama berubah menjadi isu besar. Hal ini pun membuat pasangan jadi kerap bertengkar. Apakah Anda merasakannya? Ini saran dari psikolog agar pernikahan tetap harmonis walaupun Anda dan suami berbeda prinsip.

Psikolog Ratih Ibrahim mengatakan memang bukan hal yang mudah untuk menyatukan perbedaan. Apalagi kalau perbedaan tersebut menyangkut kebiasaan dan prinsip. Meski demikian bukan berarti dengan adanya perbedaan itu pasangan lantas menjadi tidak cocok. Justru yang harus diingat pasangan adalah bukan bagaimana menyatukan perbedaan itu karena menurut Ratih tidak mungkin perbedaan tersebut dapat disatukan.

"Kata kuncinya adalah pada respect, menghargai dan menerima perbedaan yang ada termasuk perbedaan dalam kebiasaan, budaya, pola asuh dan prinsip," ujar Ratih yang merupakan pimpinan di PT Personal Growth tersebut dalam konsultasi cintanya kepada pembawa Wolipop.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dengan menghargai dan menerima perbedaan, pasangan akan merasakan kehidupan pernikahannya menjadi lebih tenang. "Terdapat saling pemahaman dan pengertian di dalamnya," tambah Ratih.

Ketika sudah menerima perbedaan tersebut, tidak ada lagi harapan atau ekspektasi terlalu berlebihan terhadap pasangan. Suami atau istri tidak lagi berharap pasangannya mengubah kebiasaan, cara berpikir dan hal-hal lain yang sebenarnya bukan dirinya.

Jika saat pacaran Anda sudah menyadari adanya perbedaan prinsip dan kebiasaan dengan pasangan ini, sebaiknya jangan terlalu berekspektasi si dia akan berubah setelah menikah. Harapan untuk berubah justru akan menyebabkan kekecewaan. Apalagi kalau ternyata setelah menikah pasangan tidak berubah atau mengubah dirinya seperti yang Anda inginkan.

"Kenyataannya berubah itu bukanlah hal yang mudah bahkan bagi diri sendiri yang sudah memiliki keinginan dan kesadaran untuk berubah sekalipun, perubahan itu tidaklah mudah. Oleh karena itu akan lebih menyenangkan bila kita dengan sadar menjalani pernikahan dengan penerimaan sepenuhnya terhadap diri pasangan," urai Ratih.



(eny/eny)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Artikel Fokus Selanjutnya
Artikel Terkait
Detiknetwork
Hide Ads