Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network

Wow! 24 Ribu Pasangan Ikut Nikah Massal Lewat Internet

Alissa Safiera - wolipop
Selasa, 19 Feb 2013 08:19 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Dok. BBC
Jakarta - Sekitar 3.500 pasangan menikah secara massal di Gapyeong, Korea Selatan, Minggu (17/02/2013). Menariknya tak hanya warga Korea yang mengikuti acara ini. Tercatat, 24.000 pasangan dari negara lain ikut serta dengan menggunakan link video di internet.

Pernikahan massal yang diadakan di stadion besar itu bukan kali pertama terjadi. Seperti dikutip dari BBC, awalnya pernikahan masal ini terjadi diawal tahun 1960-an dan diikuti hanya beberapa pasangan. Namun semakin lama mulai menarik perhatian masyarakat Korea hingga luar negeri. Siapa yang memulai tren ini? Ia adalah Sun Myung Moon, pemilik gereja yang dikenal dengan gereja penyatuan yang begitu kontroversial.

Moon memberikan restunya pada pasangan yang ingin menikah sejak gereja ini didirikan. Namun semenjak ia meninggal tahun 2012 lalu, gereja yang didirikan pria berumur 92 tahun itu tidak lagi mengadakan nikah masal. Baru di Februari 2013 ini, istri dari Moon memulai kembali ritual pemberkatan ini, yang ternyata menarik perhatian masyarakat hingga berbagai media.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Uniknya, kebanyakan pasangan yang akan menikah tersebut baru berkenalan dengan mempelainya beberapa jam sebelum mengucapkan janji di gereja itu. "Aku sangat grogi, tiba-tiba saja dia melamarku dan aku jawab iya," ujar Jin Davidson, seorang warga Amerika berusia 21 tahun.

Jin menikahi wanita asal Jepang, Kotona Shimizu. "Aku bahkan sama sekali tidak bisa bahasa Jepang dan dia hanya bisa sedikit bahasa Inggris. Tapi kami melihat ini sebagai tantangan yang menyenangkan dan membuktikan kesetiaan kami," tuturnya lagi.

Dalam pernikahan itu, setiap pasangan harus bersumpah bahwa mereka masih perawan. Pasangan juga tidak boleh melakukan hubungan seksual dengan pasangannya selama 40 hari pertama pernikahan.

(asf/eny)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Artikel Fokus Selanjutnya
Artikel Terkait
Detiknetwork
Hide Ads