Manfaat Bulan Madu Kedua Untuk Kehidupan Pernikahan

- wolipop Senin, 12 Nov 2012 07:26 WIB
Dok. Thinkstock
Jakarta - Anda bukan lagi pengantin baru, namun bukan berarti kemesraaan di fase bulan madu ditinggalkan begitu saja. Banyak manfaat yang bisa Anda dan pasangan ambil dengan merencanakan bulan madu kedua, ketiga dan seterusnya. Berikut beberapa manfaat menjaga kemesraan rumah tangga, seperti yang dikutip dari Helium.

1. Waktunya untuk Bermesra-mesraan
Berbulan madu membuat Anda dan pasangan jadi punya waktu untuk bermesra-mesraan. Menyisakan waktu untuk cinta dan gairah sangat penting untuk dapatkan hubungan yang sehat dan kuat.

Orang selalu ingin merasa dicintai, merasa dirinya yang paling menarik dan diinginkan oleh pasangannya. Memiliki waktu bermesraan, mampu meningkatkan harga diri dan suasana hati secara keseluruhan. Entah bagaimana cara Anda, usahakan agar 'waktu pasangan' ini terhindar dari barbagai ganguan. Misalnya, telepon atau email dari kantor.

2. Kesempatan Fokus Kepada Pasangan
Bulan madu ini hanya ditujukan bagi Anda berdua. Tinggalkan segala pekerjaan dan kewajiban harian Anda. Satu-satunya kewajiban Anda hanyalah menghabiskan waktu dengan pasangan. Yang harus Anda lakukan adalah saling berbincang, berciuman, dan melakukan berbagai hal yang Anda berdua sukai bersama seperti hiking, berbaring di pantai, atau hanya sekadar berjalan-jalan santai.

3. Meningkatkan Kepercayaan
Kecurigaan pasti akan merajalela saat Anda dan pasangan tak lagi saling bermesraan. Anda bisa saja berpikir bahwa pasangan mungkin saja bisa menemukan 'kehangatan' di tempat lain. Begitu juga sebaliknya.

Kecurigaan yang tak berujung ini hanya akan membuat kehidupan pernikahan Anda menjadi goyah. Sebaliknya, saat Anda menunjukkan rasa cinta Anda saat pergi berbulan madu seperti memegang tangan pasangan sambil berjalan di kota yang cantik, mengecup pipi dengan pemandangan matahari tenggelam, dan sebagainya, ia pun akan terdorong untuk melakukan hal yang sama. Pernikahan Anda pun semakin harmonis.

4. Melancarkan Komunikasi
Masalah pernikahan yang paling berbahaya adalah ketika Anda dan pasangan hidup hanya sebagai teman serumah. Suami sibuk dengan pekerjaanya, sedangkan Anda sibuk dengan kegiatan si kecil. Bahkan ketika ada acara menonton televisi bersama, Anda dan pasangan hanya bisa diam atau mengobrol seperlunya.

Kehidupan pernikahan dapat dikatakan berada di ujung tanduk bila kedua pasangan tak lagi merasa terhubung dan berkomunikasi. Dan ketika hal ini terjadi pada Anda, salah satu solusinya adalah pergi berbulan madu. Dengan mengunjungi tempat baru bersama, Anda dan pasangan memiliki kesempatan untuk kembali mengenal pribadi satu sama lain. Waktu berkualitas itu bisa digunakan untuk membagi pikiran, dan meningkatkan komunikasi.

5. Meningkatkan Ikatan
Bulan madu yang kesekian kalinya bisa dikatakan sebagai sesi konseling pernikahan, namun dengan pemandangan yang indah. Walau hanya dalam beberapa hari, liburan dapat meningkatkan ikatan sebagai pasangan suami istri. Bagi beberapa orang, ikatan terhadap pasangan bisa memudar. Ikatan harus terus dipupuk dengan cara membuat waktu bersama dan terus berkomunikasi. Liburan penting bagi dua orang yang ingin meningkatkan keterikatan.

5. Meningkatkan Kualitas Seks dan Keintiman
Saat seseorang rileks dan cukup istirahat, ia akan memiliki energi dan hasrat lebih untuk melakukan seks. Ia bahkan biasanya lebih berkeinginan untuk mengeksplorasi hal-hal baru dan sedikit bersenang-senang. Bahkan, liburan juga dapat membuat Anda berdua lebih mudah berbincang mengenai masalah yang penting dalam hubungan. Anda akan lebih terbuka satu sama lain, yang akan membantu Anda untuk lebih dekat dan saling mengenal lebih jauh.


(eya/eny)