34% Orang Pernah Diam-diam Intip Isi Email & Facebook Pasangannya
wolipop
Kamis, 02 Agu 2012 07:37 WIB
Jakarta
-
Apakah Anda pernah merasa sangat penasaran pada aktivitas pasangan di dunia maya, hingga akhirnya membuka email atau Facebooknya? Jika iya, Anda tidak sendiri, survei terbaru mengungkapkan ada 34% orang yang melakukan hal sama.
Survei tersebut dibuat oleh Askem dan dinamai '2012 AskMen and AskWomen'. Askmen bekerjasama dengan situs TresSugar. Dari 50 ribu orang yang ikut survei, 49 ribunya adalah pria dan wanitanya hanya 1.000.
Dalam survei itu, 50 ribu responden ditanya 'Apakah pernah membaca pesan di Facebook, email atau korespondensi elektronik lainnya punya pasangan?'. Ada 17 ribu orang atau sekitar 34% yang menjawab pernah membuka email atau akun surat-menyurat lainnya milik pasangan mereka tanpa izin terlebih dulu.
Responden kemudian ditanya lagi, apakah mereka selalu memantau aktivitas pasangan di dunia maya? Jawaban responden, 43% mengaku tidak selalu memantau. Mereka hanya sesekali melihat apa yang dilakukan pasangannya.
Pertanyaan survei dilanjutkan soal apakah memang para responden merasa nyaman jika pasangan mereka berteman dengan mantan di Facebook. 40% orang menjawab tidak masalah, 40% lainnya mengatakan hal sebaliknya.
Temuan baru juga terungkap dari survei Ask Men ini saat responden wanita ditanya untuk siapa mereka berdandan. Ada 34% wanita yang menjawab mereka berdandan untuk mempesonal teman-teman di sosial media.
Sosial media seperti Facebook dan Twitter, sekarang ini memang tengah jadi idola orang terutama untuk urusan mengetahui apa yang sedang dilakukan orang lain, terutama pasangan. Perasaan ingin tahu ini, selama masih dalam tahap wajar sebenarnya sah-sah saja. Namun jika sudah berlebihan dan membuat suami atau istri gusar, tentu bisa berdampak buruk pada pernikahan.
Penulis buku 'You Are Not Your Brain: The 4-Step Solution for Changing Bad Habits, Ending Unhealthy Thinking, and Taking Control of Your Life', Jeffrey M. Schwartz MD menjelaskan ada dampak negatif jika Anda terlalu ingin tahu segala sesuatu urusan pasangan. Misalnya, Anda jadi merasakan kekhawatiran yang berlebihan sehingga mengubah fungsi otak. Otak bisa menciptakan pola untuk memproduksi kortisol dan adrenalin yang sering dihubungkan dengan semakin tingginya kegelisahan. Yang perlu diingat, berdasarkan data National Institute of Mental Health, wanita 60% lebih berisiko ketimbang pria mengalami gangguan kegelisahan.
(eny/eny)
Survei tersebut dibuat oleh Askem dan dinamai '2012 AskMen and AskWomen'. Askmen bekerjasama dengan situs TresSugar. Dari 50 ribu orang yang ikut survei, 49 ribunya adalah pria dan wanitanya hanya 1.000.
Dalam survei itu, 50 ribu responden ditanya 'Apakah pernah membaca pesan di Facebook, email atau korespondensi elektronik lainnya punya pasangan?'. Ada 17 ribu orang atau sekitar 34% yang menjawab pernah membuka email atau akun surat-menyurat lainnya milik pasangan mereka tanpa izin terlebih dulu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pertanyaan survei dilanjutkan soal apakah memang para responden merasa nyaman jika pasangan mereka berteman dengan mantan di Facebook. 40% orang menjawab tidak masalah, 40% lainnya mengatakan hal sebaliknya.
Temuan baru juga terungkap dari survei Ask Men ini saat responden wanita ditanya untuk siapa mereka berdandan. Ada 34% wanita yang menjawab mereka berdandan untuk mempesonal teman-teman di sosial media.
Sosial media seperti Facebook dan Twitter, sekarang ini memang tengah jadi idola orang terutama untuk urusan mengetahui apa yang sedang dilakukan orang lain, terutama pasangan. Perasaan ingin tahu ini, selama masih dalam tahap wajar sebenarnya sah-sah saja. Namun jika sudah berlebihan dan membuat suami atau istri gusar, tentu bisa berdampak buruk pada pernikahan.
Penulis buku 'You Are Not Your Brain: The 4-Step Solution for Changing Bad Habits, Ending Unhealthy Thinking, and Taking Control of Your Life', Jeffrey M. Schwartz MD menjelaskan ada dampak negatif jika Anda terlalu ingin tahu segala sesuatu urusan pasangan. Misalnya, Anda jadi merasakan kekhawatiran yang berlebihan sehingga mengubah fungsi otak. Otak bisa menciptakan pola untuk memproduksi kortisol dan adrenalin yang sering dihubungkan dengan semakin tingginya kegelisahan. Yang perlu diingat, berdasarkan data National Institute of Mental Health, wanita 60% lebih berisiko ketimbang pria mengalami gangguan kegelisahan.
(eny/eny)
Perawatan dan Kecantikan
Bibir Lembab dan Terlindungi dengan 3 Lip Balm SPF yang Wajib Ada di Tas Kamu!
Elektronik & Gadget
Lebaran Makin Seru dengan KiiP Wireless Y8 Bluetooth Portable Karaoke yang Bikin Suasana Bareng Keluarga Jadi Hidup!
Elektronik & Gadget
Saatnya Upgrade Smartwatch ke Favorit HUAWEI WATCH FIT 4 Pro yang Lebih Premium & Powerful!
Perawatan dan Kecantikan
Rahasia Wajah Cerah dan Glowing di Hari Lebaran dengan Dua Serum Skintific Andalan!
Artikel Terkait
ARTIKEL LAINNYA
TikTok Viral Verificator
Viral Souvenir Pernikahan Unik Berisi Sayur Segar, Tamu Pulang Bawa Labu Siam
TikTok Viral Verificator
Tidak Gengsi! Viral Pasangan Gen Z yang Pilih Nikah Sederhana di KUA Malang
Most Pop: Viral Pernikahan Tak Biasa, Wanita Nikahi 2 Pria Sekaligus
TikTok Viral Verificator
Viral Pasangan Nikah di KUA, Demi Investasi Masa Depan Cuma Gelar Syukuran
Viral 7 Tahun Berumah Tangga, Wanita Ini Rela Suami Nikahi Sahabat di Rumah
Most Popular
1
Tampil Sederhana, Pekerjaan Wanita Ini Ternyata Bikin Kaget
2
Potret Vanesha Prescilla Umrah, Tampil Beda Dengan Hijab & Cadar
3
Foto: Margot Robbie Pamer Rambut Bob Pendek di Paris Fashion Week
4
7 Hampers Lebaran 2026 yang Unik dan Kekinian, Harga Mulai dari Rp 50 Ribu
5
Sebut Suami Selamanya, Kenangan Manis Sheila Dara & Vidi Aldiano di FFI 2025
MOST COMMENTED











































